
Putri Andara sengaja menyebut nama Ratu agar raja tidak melakukan pengecualian karena dia juga termasuk seorang wanita.
" Ratu Biang Kerok , sepertinya lubang semutpun tidak bisa lagi menampungmu untuk bersembunyi . Tapi aku tidak akan sampai hati membuatmu di hukum hanya akan mempermainkanmu saja . Arina , ya yang menyamar mungkin itu kamu dan akan ku kirim kamu ke tempat Zalima berada !!". Kata Putri Andara dalam hatinya.
Semua pengawal di kerahkan untuk mengumpulkan para wanita yang saat ini berada di Istana Kencana.
Ratu Bianca menyuruh Putri Indira dan Arina untuk melalukan kepergian ke luar sebelum semua nya terbongkar .
" Maaf Putri Indira dan Nona Arina , kalian adalah seorang wanita . Maka tidak boleh di perkenankan untuk ke luar Istana saat ini atas perintah Yang Mulia ". Ujar Penjaga Gerbang Istana depan.
" Hari ini sangat mendesak karena ada kepentingan yang harus di selesaikan dan sudah mendapatkan izin untuk keluar , tolong buka gerbangnya sekarang ". Kata Putri Indira.
Seorang Pengawal melapor pada Jonathan jika Putri Indira memaksa untuk pergi ke luar Istana.
" Mengapa mereka harus melakukan kepergian saat situasi seperti ini ? apa jangan - jangan ---". Jonathan mencurigai Putri Indira.
Putri Indira terus saja memaksa hingga mengancam Penjaga Gerbang depan hingga pada akhirnya dia lolos .
" Akhirnya bisa lolos juga , Kak Arina !! kita akan pergi kemana ". Ucap Putri Indira.
" Bagaimana jika pergi ke tempat makan saja , apakah kamu tidak merasa lapar ?". Kata Arina.
Sementara di dalam Istana , semua wanita sudah terkumpul di aula utama , Pangeran Jacob dan Pangeran Jason dengan teliti mengenali satu persatu dari mereka.
Namun tidak ada satupun yang di kenali , Putri Andara meminta Minda untuk membawa 2 poster yang tergulung sangat rapi , entah apa itu isinya.
" Mereka semua bukan wanita itu ?". Kata Pangeran Jacob.
" Benar !! lalu dimana wanita itu ". Sahut Pangeran Jason.
Pangeran Mahkota datang bersama Gubernur Albiru , begitu menyaksikan aula utama sangat ramai dengan seluruh wanita barulah bertanya - tanya .
" Ayah ! ada apa ini sebenarnya ". Kata Pangeran Mahkota.
" Seseorang telah menyamar dan memfitnah sebagai adikmu , Andara ". Jelas Raja Erlangga .
" Keterlaluan sekali ." Geram Pangeran Mahkota.
Gubernur Albiru menatap ke arah Putri Andara yang tetap terlihat tenang walaupun namanya sempat di fitnah oleh orang lain.
Seluruh wanita sudah di lakukan pemeriksaan namun tidak satupun yang terbukti , Ratu Bianca sangat lega .
" Pangeran Jason , ini hadiah untukmu sebagai pertanda minta maafku padamu ". Ucap Putri Andara .
Pangeran Jason menerimanya dengan sangat senang bahkan merasa betuntung .
Pangeran Jason membuka dua gulungan poster yang di dapatkan dari Putri Andara , begitu membukanya dia sangat terkejut melihat gambar seorang wanita yang di kenalinya.
" ini !! ". Kejut Pangeran Jason.
" Ada apa Jason ?". tanya Raja George.
" Kedua wanita yang berada di gambar ini adalah wanita yang telah mempermainkanku ". Ungkap Pangeran Jason.
Raja Erlangga segera melihat gambar yang di pegang oleh Pangeran Jason itu.
" Indira , Arina !!!". Pekik Raja Erlangga.
Ratu Bianca sangat terkejut hingga memejamkan kedua matanya , karena riwayat Putri Indira bakal tamat .
" Dasar wanita sialan , aku selama ini telah meremehkan Andara !! ternyata benar dugaan Indira jika dia sanngat licik ". Umpat Ratu Bianca dalam hatinya yang kesal.
Raja Erlangga meminta Jonathan untuk memanggil Putri Indira dan Arina namun dia memberanikan diri berkata jika Putri Indira telah kabur bersama Arina.
Raja Erlangga sangat murka bahkan sangat emosi begitu mendapati Putri Indira dalang dari semuanya.
" Ayah !! kendalikam emosimu ". Kata Putri Andara.
" Tidak bisa Andara , Indira telah melewati batas . Dia telah berani memfitnah bahkan melakukan penyiksaan pada tamu kehormatan ". Teriak Raja Erlangga.
Raja Erlangga juga memanggil Ratu Bianca atas perbuatan yang telah di lakukan oleh Putri Indira.
Ratu Bianca meminta maaf atas kesalahan Putri Indira dan berlutut di depan Raja Erlangga.
" Yang Mulia , mohon ampuni Indira ? karena mereka mungkin belum mengerti dengan keadaan dan bisa saja mereka berniat hanya bercanda saja ". Ucap Ratu Bianca .
" Ini bukan Bercanda , Ratu Bianca !!". Teriak Raja George.