
Seketika tubuh Putri Andara langsung berdegup tidak karuan karena perkataannya dapat di dengar oleh orang lain.
Dan ternyata itu adalah suara dari Dokter Reinhard .
" Dok---dokter Reinhard ". Serunya .
" Mengapa kamu sendirian disini ? biasanya di temani nona Minda dan nona Albina ". Kata Dokter Reinhard .
" Hanya ingin sendiri saja , tumben dokter kemari dan hari ini penampilannya cukup instagramable deh ". Puji Putri Andara .
" Instagramable ? baru ku dengar kata - kata ini ". Gumam Dokter Reinhard .
" Ahh itu , maksutnya dokter itu sangat cocok sekali dengan penampilan yang seperti ini ". Jelas Putri Andara .
" Kamu suka gak ". Kata kejut dari Dokter Reinhard yang membuat Putri Andara tercengang .
" Aaa , su -- ya suka sih , hehehe yaa suka suka ? aku suka sekali ---- Doraemon ". Ujar Putri Andara .
" Kamu sedang bernyanyi ya ". Kata Dokter Reinhard .
" Iya , karena memuji memakai lagi itu luarbiasa ." alasan Putri Andara .
" Putri , maukah pergi bersamaku melihat keindahan luar Istana yang tidak pernah ditemukan di Istana ini ". Ajak Dokter Reinhard .
" Benarkah , jika begitu ayo kita berangkat ".
Dokter Reinhard membawanya ke suatu tempat dimana tempat itu sangat spesial untuk pasangan yang sedang di mabuk asmara .
" Wah tempat ini begitu unik sekali ? Apa aku terlalu lebay yah ". Ucap Putri Andara .
" Ini adalah tempat romantis untuk pasangan yang sedang mengembangkan perasaannya ". Jelas Dokter Reinhard .
" Sangat indah ".
Putri Andara sangat menikmati pemandangannya .
Jembatan yang menjulang tinggi di atas sungai yang mengalir jernih membuat suasana lebih nyaman .
" Bolehkah turun kesana ". Kata Putri Andara .
" Mau turun ? tapi bagaimana jika bajumu basah ". Gumam Dokter Reinhard .
" Tidak masalah kok , ayo aku ingin turun menikmati kesegaran dari air sungai yang jernih itu ". Kata Putri Andara yang sudah tidak sabar .
Dari kejauhan ada beberapa orang yang sedang melakukan pengamatan tempat yang saat ini sedang di kunjungi Putri Andara dan Dokter Reinhard .
" Dokter Reinhard ". Seru Putri Andara sembari bermain air bahkan melemparkannya ke arah Dokter Reinhard .
Dokter Reinhard langsung membalas apa yang di lakukan oleh Dokter Reinhard , keduanya sedang asyik bermain air hingga tak terasa pakaiannya pun basah kuyup .
" Tuan Muda bukankah itu Putri Andara ya ". Ujar Tom .
" Jikapun itu benar lalu apa urusannya denganku ". Kata Gubernur Albiru dengan nada datar lalu pergi sejauh mungkin agar tidak melihat pemandangan yang menyakiti hatinya .
Ketika naik ke permukaan , Putri Andara sekilas melihat Gubernur Albiru namun samar - samar .
" Kenapa aku merasa melihat Albiru ? Tapi mana mungkin dia bisa berada disini ." Gumam Putri Andara dalam hati.
" Putri ? Pakailah ini agar kamu tidak masuk angin ." Kata Dokter Reinhard yang memberikan sweater untuk Putri Andara .
" Tidak perlu dokter ". tolaknya .
" Pakailah , aku tidak ingin terjadi sesuatu padamu ". Gumam Dokter Reinhard .
" Mengapa begitu banyak orang pemerintahan disini ya ". Kata Putri Andara .
" Mungkin tempat ini akan di jadikan tempat untuk acara negara ." Jelas Dokter Reinhard .
" Jangan - jangan yang aku lihat tadi itu benar - benar Gubernur Albiru ". Kata Putri Andara dalam hati lalu pandangannya berhamburan ke segala arah .
Dokter Reinhard seakan bertanya - tanya mengapa Putri Andara terlihat gelisah dan menghamburkan pandangannya ke segala arah seolah sedang menargetkan seseorang.
" Siapa yang kamu cari Putri ?". Tanya Dokter Reinhard .
" Aku ? Sepertinya aku mengenali salah satu dari mereka ". Kata Putri Andara.
" Dari seragamnya , itu adalah para bawahan Gubernur Albiru ". Ungkap Dokter Reinhard .
" Oh jadi mereka adalah bawahan ya ".
Putri Andara berangan dalam benaknya jika pada kesempatan kali ini dapat bertemu dengan Gubernur Albiru dan menikmati pemandangan bersamanya maka sungguh bahagia .
Namun lamunannya di sadarkan oleh Dokter Reinhard yang mengajak Putri Andara untuk segera kembali ke Istana .
Mobil Dokter Reinhard melewati mobil Gubernur Albiru bahkan Putri Andara bisa melihat dengan jelas , siapa yang sedang duduk di depan mobil .
" Berwibawa sekali jika seperti itu ? penglihatanku tidak salah jadi memang benar aku melihatnya ". Kata Putri Andara yang bermonolog dalam hatinya .
Gubernur Albiru sebenarnya tahu juga jika mobil yang sedang melewatinya itu adalah mobil Dokter Reinhard bersama Putri Andara .
Namun bertingkah tidak perduli dan acuh tak acuh padahal jauh di lubuk hatinya hancur tak berbentuk jika di ibaratkan sebuah barang.
Selama ini Gubernur Albiru selalu menjaga bahkan mengejar cinta Putri Andara namun entah mengapa semua telah berubah ,Gubernur Albiru menjadi pribadi yang sangat dingin tak tersentuh bahkan berbicara pun irit.
Mungkinkah keduanya benar - benar mengambil keputusan untuk saling melupakan dan tidak mengungkit masa lalu , simak terus ya episode selanjutnya.