Menjadi Putri Cantik

Menjadi Putri Cantik
Menyelinap


Raja Erlangga sudah menutup kasus yang merugikan tamu kehormatan bahkan memberikan hukuman yang pantas pada kedua orang yang telah berani melempar namun sembunyi tangan.


" George , maafkanlah aku yang tidak bisa mengatur keluargaku . Sungguh telah membuatmu rugi dengan adanya permasalahan ini ". Gumam Raja Erlangga.


" Erlangga !! kamu tidak perlu sungkan padaku , bagaimanapun juga ini adalah suatu pembelajaran juga. Kita tidak boleh menyalahkan seseorang tanpa bukti yang jelas . Aku sangat bangga pada Putrimu yang bernama Andara ini , pantas saja Caroline menyukainya ". Kata Raja George.


" Aku sudah membuatnya menderita bahkan membentaknya , George . Sebelumnya belum pernah melakukan ini padanya ". Ungkap Raja Erlangga.


" Itu pertanda kamu Raja yang tegas dan tidak pilih kasih ". Puji Raja George.


Gubernur Albiru ingin menemui Raja Erlangga saat ini , namun rupanya tidak bisa melihat dia yang tengah asyik mengobrol dengan Raja George.


Dia berniat untuk pergi menemui Putri Andara secara diam - diam dan tidak di sangka malah mendengarkan percakapan dua orang wanita yang tengah membicarakannya.


" Caroline , sebaiknya kamu harus berjuang untuk mendapatkan Gubernur Albiru ini karena rasanya tidak mungkin pertunangan mereka di teruskan mengingat Indira yang membuatnya malu ". Kata Putri Andara.


" Kamu benar . Tapi masa iya seorang wanita yang mengejar seorang pria ". Heran Putri Caroline.


" Jika tidak seperti itu maka kamu tidak akan pernah mendapatkan cintanya karena dia itu tipe pria yang dingin , acuh tak acuh , menyebalkan ". Jelas Putri Andara.


" Dan satu lagi , dia sangat tampan dan menawan ." Kagum Putri Caroline.


" Tetap semangat mengejarnya dan pantang mundur !!". Ucap Putri Andara.


Sedangkan Gubernur Albiru merasa kesal dengan Putri Andara yang lebih mendukung Putri Caroline untuk mengejarnya.


" Jika aku melepaskan Indira maka datang Caroline yang lebih menyusahkan lagi , akhhh tidak ini tidak boleh terjadi . Andara , lihat saja nanti pembalasanku padamu !!". Ucap Gubernur Albiru di dalam hatinya .


Saat ini Gubernur Albiru berada di balkon kamar Putri Andara , jelas saja dia mendengar semua obrolan dari kedua wanita yang berstatus bangsawan itu.


" Andara ini sudah malam , aku akan pergi bahkan besok aku akan kembali lagi . Oke !?". Pamit Putri Caroline .


" Oke ".


Pintu kamar Putri Andara sudah tertutup rapat karena dia telah menguncinya.


" Hari yang melelahkan , aku ingin mengganti baju saja . Kenapa hari begitu menggerahkan ya ". Ucap Putri Andara yang mulai membuka bajunya sembarangan dan hanya memakai pakaian mini .


*Glek*


Gubernur Albiru tidak bisa menahan hasratnya kala melihat keadaan Putri Andara yang hanya memakai baju pendek saja.


Tubuh mulusnya terpampang nyata di depan mata Gubernur Albiru.


" Sebaiknya aku mandi saja lah biar lebih Freshh dan bisa tidur dengan nyenyak ". Kata Putri Andara.


Kurang lebih 30 menit , Putri Andara menyelesaikan ritual mandinya namun dia begitu terhentak saat melihat Gubernur Albiru yang berada di dalamnya.


Putri Andara ingin berteriak namun dengan cepatnya tangan Gubernur albiru membekapnya.


" Jangan berisik atau jika tidak , aku akan ---". Goda Gubernur Albiru.


Putri Andara seperti biasanya melakukan perlawanan pada musuh dengan menggunakan seni bela dirinya yang cukup ampuh.


*Bugh*


" Andara kamu ". Lirih Gubernur Albiru karena kesakitan menahan juniornya yang di tendang oleh Putri Andara.


" Rasakan itu !! kenapa kamu selalu muncul bagaikan tuyul ". Ucap Putri Andara.


" Tuyul !! Benda apa itu ?". kata Gubernur Albiru.


Seketika Putri Andara terkekeh kala mendengar perkataan dari Gubernur Albiru.


" Ahh , itu benda yang tidak memiliki rambut dan hanya memakai pakaian dalam saja ." Jawab Putri Andara.


" Andara , mengapa kamu sangat kasar ? ini benar - benar sakit dan kamu harus bertanggung jawab ". Tuntut Gubernur Albiru.


" Apa katamu ? tanggung jawab !! kamu pikir aku memperkosamu ya , sembarangan saja ". Ucap Putri Andara.


" Tapi ini sakit dan perlu obat !!". Gumam Gubernur Albiru.


Putri Andara segera mencari sesuatu yang sekiranya membuat Gubernur Albiru diam tidak mengeluh kesakitan.


" Nah , ini dia ". Kata Putri Andara setelah menemukan sapu di balkon.


" Andara mengapa kamu memegang sapu itu ?". Heran Gubernur Albiru.


" Untuk mengobatimu biar tidak mengeluh kesakitan lagi ." Ungkap Putri Andara.


Gubernur Albiru mulai panik ketika mendengar lontaran kata dari Putri Andara yang telah di pahami olehnya.


" Baik , aku akan pergi darisini . Tapi ada satu syarat . Buang dulu sapu itu ". Kata Gubernur Albiru.


Dengan langkah yang sangat cepat , sapu itu segera di lumpuhkan oleh Gubernur Albiru dan langsung mendekap tubuh Putri Andara.


" Emmbbbb ".


Penasaran kan apa yang terjadi dengan mereka , yuk dukung Author terus agar semakin banyak Update .


Like , Komentar banyak dan Love 😉😉 terima kasih.