
Kembali di gedung tinggi milik Tianlin lama. Nampak satu tangan tengah menyentuh suatu kertas putih. Berisi sebuah kontrak kerja.
“Kita sudah menandatangani surat sewa menyewa, kalian boleh langsung tinggal sekarang,“ ujar karyawan berpakaian pelayan kucing, Bai Xiaojie, yang tengah bahagia sebab sudah menandatangani surat kontrak untuk tinggal dalam apartemen yang memang sangat menarik itu.
“Permisi, apakah ada cara yang tepat untuk memulai kegaiban ini,“ ujar karyawan gundul seakan tak mempercayai apa yang baru saja dia dengar dan meminta kejelasan lanjutan akan semua anugerah terindah yang kali ini dirasakan.
“Oh, aku kurang paham apa yang kamu maksud. Kamu langsung tanyakan saja pada penanggungjawab departemen,“ ujar Bai yang juga kebingungan mau menjelaskan bagaimana jika yang ditanyakan mengenai kegaiban begitu.
“Haha…”
“Akhirnya ada teman satu bidang yang datang meminta bimbingan dengan kita,“ ujar penanggungjawab bidang departemen yang sangat senang dengan ketidak tahuan itu. Maka dia akan menjelaskan segala sesuatunya dengan sangat panjang lebar dan bakalan memanfaatkan sesuatu mengenai kesalahan yang sudah ditemukan tersebut sehingga nantinya penjelasannya juga sangat bermanfaat.
“Baiklah, akan aku beri tahu kalian kegaiban yang berhubungan untuk menemukan kesalahan,“ kata departemen mulai membuka kata-kata mengenai kegaiban tersebut.
“Pertama, kesalahan hanya akan muncul saat jam kerja di gedung grup Tianlin,“ ujarnya mulai mengurai apa-apa saja yang berhubungan dengan pertanyaan tersebut.
“Tak kusangka, kegaiban ini juga begitu tepat waktu,“ ujar karyawan yang selalu dating lebih awal namun tak menyangka jika akan ditemukan suatu kesalahan di kala orang terlanjur telat dalam bekerja.
“Kami merasa hanya ada satu alasan,“ kata departemen yang baru menemukan satu saja.
“Kegaiban dalam menemukan kesalahan ini. Juga harus mendengar perintah Direktur Lin. Kesalahan tidak akan muncul di waktu istirahat.“ Sebab istirahat adalah waktu yang paling nyaman untuk menenangkan diri dalam segala keletihan yang terjadi serta untuk memulai lagi waktu mendatang dengan suasana yang lebih ceria serta sangat siap demi menghadapi kerja selanjutnya yang lebih menantang dan membutuhkan tenaga yang sangat fresh itu.
“Enak sekali, kalian tidak perlu lembur untuk mencari kesalahan lagi,“ ujar para karyawan.
“Jangan iri pada kami, kalian sudah menyewa gedung Tianlin ke depannya juga tidak perlu lembur lagi,“ ujar karyawan botak yang merasa sudah mendapat kejelasan mengenai kegaiban yang mulai di rasakan kala itu juga tentang sesuatu kala mendiami untuk pertama kalinya gedung tinggi tersebut.
“Tidak perlu lembur, apakah ini termasuk dunia teknologi?“
“Aku merasa ada yang aneh,“ kata karyawan itu yang merasa janggal jika taka da lemburan. Bagaimana mau mendapat banyak cuan kalau hanya mengandalkan gaji semata. Dengan lembur maka akan mendapat tambahan pemasukan yang jika di kumpulkan dalam waktu yang lama tentu akan bisa di pergunakan untuk membeli kebutuhan pokok.
“Intinya, kalian coba rasakan saja sendiri bekerja di sini. Kalian langsung rasakan saja,“ ujar Departemen penanggungjawab supaya mereka ini bisa merasakan sendiri segala kesenangan yang pertama kali di dapat kala sudah menghuni gedung tersebut sebagai karyawan baru Tianlin yang kesejahteraannya sangat di perhatikan.
#
Hening.
Dengan menjentikkan jari.
“Hebat sekali. Hanya dalam satu hari aku sudah menemukan empat kesalahan, padahal ini kuota kerjaku satu minggu,“ ujar tim penguji yang sangat bebas sekali dalam menemukan banyak kesalahan dalam bekerja.
“Aku hanya bisa berkata, semua ini berkat direktur Lin. Kesalahan yang tidak mungkin ditemukan malah muncul semua, hari ini,“ ujar karyawan botak sembari mencengkeram minuman merah yang begitu memuaskan. Semuanya berjalan sangat mulus. Terutama kinerja hebat yang diperlukan dengan semua fasilitas yang juga bagus untuk di dapatkan kala itu.
“Hanya mencari kesalahan saja bukannya kalau tidak ada kesalahan itu lebih baik ya?“ ujar Bai yang mengira jika taka da salah, maka semuanya benar. Jadi sudah santai saja dalam menghadapi segala sesuatunya.
“Tidak menemukan kesalahan adalah sikap kami terhadap penggunanya,“ ujar karyawan.
“Intinya kesalahan adalah hal yang penting,“ ujar karyawan botak.
“Kesalahan adalah standar untuk menilai kemampuan satu kelompok ini.“ Dengan kesalahan maka akan bisa mengkoreksi diri. Juga dengan revisi yang di butuhkan berdasarkan temuan kesalahan itu. Sehingga dengan apa yang diperoleh tadi, semua game buatan yang nantinya akan di hasilkan menjadi lebih bagus serta selebihnya akan mampu mendapat banyak manfaat yang kemudian tercipta kala segalanya sudah mendapat revisi yang tepat.
“Bahkan, kalian lanjutkan saja. Aku pulang kerja dulu,“ ujar Bai Xiaoujie yang merasa sudah waktunya untuk pulang, istirahat, serta tidak perlu lembur yang hanya akan membuat dirinya semakin bingung saja. Maka jika ini langsung pulang, kemungkinan selebihnya adalah bakalan mampu istirahat dalam damai.
“Haha… Ayo kita lembur. Usahakan mencari kesalahan sebanyak mungkin,“ ujar para karyawan yang semakin bersemangat dalam mencari kesalahan sehingga apa yang di butuhkan juga akan semakin banyak saja di temukan sehingga untuk selanjutnya temuan temuan itu menjadi banyak kegunaan untuk bisa di sikapi lebih lanjut. Makanya mesti semakin giat saja dalam lembur.
Dan kejadian itu berlangsung sampai larut malam. Para karyawan semakin giat dalam mencari berbagai kesalahan. Semakin lembur yang lama, maka akan semakin banyak saja kesalahan yang nantinya di temukan.
“Aneh sekali. Benar-benar aneh sekali. Aku tidak menemukan kesalahan apapun dalam satu malam ini,“ ujar karyawan lembur yang sangat kecewa dengan temuan lemburan kali ini. Padahal matanya sudah sampai sembab dan sebisa mungkin bertahan untuk berbagai kondisi hanya demi menemukan kesalahan yang lain sehingga akan banyak temuan untuk di revisi.
“Apakah yang dikatakan Xiaowu benar? Kesalahan bahkan tidak berani lembur di wilayah gedung grup Tianlin.“ Yang lain yakin, kalau gedung inilah penyebabnya sehingga dengan di sertai lembur sekalipun tak menemukan yang mereka inginkan.
“Sekarang, kalian sudah percaya kan?“ ujar karyawan Xiaowu yang sudah mengatakan hal tersebut dari awal, kalau gedung ini memang sedikit aneh dalam menemukan suatu kesalahan. “Aku bahkan bisa menebak. Kesalahan pasti akan muncul tepat di jam 08:30.“ WIB apa WIT yah, entahlah.
“Ayo kerja dengan tepat waktu,“ kata Bai yang sudah hadir di saat yang tepat waktu.
“Lapor Direktur Bai, proyek ini sudah boleh lebih cepat masuk ke tahap selanjutnya dari yang direncanakan?“ ujar Xiaowu.
“Ah. Benar-benar gaib sekali. Aku menemukan kesalahan,“ ujar karyawan yang menemukan kesalahan dimana saat waktu masuk dating. Padahal kala lembur tidak memperolehnya.
“Apa kamu tahu ini menandakan apa?“ tanya karyawan lainnya, sang programer. “Gedung lama grup Tianlin. Merupakan tanah suci, munculnya kesalahan dengan tepat waktu. Aku bisa membayangkan kalau tempat ini akan menjadi tanah suci para programmer.“
Grup Tian Lin. Bertabur uang. Bukan kesalahan tepat waktu.