Menjadi Orang Terkaya Mulai Hari Ini

Menjadi Orang Terkaya Mulai Hari Ini
Episode 168


MC bicara…


“Pertandingan bela diri lansia pertama yang diadakan ini, didasarkan pada tujuan mengumpulkan teman, melalui seni bela diri dan meningkatkan hubungan antar lansia. Menyelenggarakan kegiatan olahraga untuk lansia dan memberikan wadah unjuk bakat bagi lansia.”


Kemudian MC cantik-cantik itu mendekati para lansia yang telah melegenda itu. Dia akan mengetahui lebih lanjut mengenai data diri para peserta yang sangat banyak jumlah nya itu.


“Apakah anda adalah salah satu peserta pertandingan bela diri lansia ini?“ tanya nya seraya menyodorkan mik ke orang yang sangat tua Bangka. Kelihatannya orang ini begitu berpengalaman di sepanjang usia nya. Makanya sudah tua tapi masih antusias dalam mengikuti kejuaraan bela diri yang membutuhkan keberanian dalam mengikutinya. Selain itu juga butuh kekuatan. Lalu tanya nya lagi, “Dari negara manakah anda berasal?“


“Aku berasal dari Amerika, pertandingan bela diri ini sangat bagus. Good…“ ujar nya sembari memberi banyak jempol.


“Masyarakat Perancis juga sangat menyukai nya,“ ujar orang tua dari negeri Menara Eiffel itu.


“Sepertinya pertandingan yang diselenggarakan perusahaan Tian Lin ini dikenal sampai ke luar negeri, ke seluruh dunia. Bahkan ada beberapa lansia yang sengaja datang dari luar negeri untuk mengikuti pertandingan ini.“ Reporter terus melaporkan. Supaya para pirsawan tahu dan paham siapa-siapa yang nantinya bakal saling berhadapan. Juga para pendukung dari negara peserta akan saling memberi support kala jagoan dari negeri mereka akan melakukan pertandingan yang menentukan.


“Tidak hanya kami…“ ujar lansia Amerika itu.


Lalu ditunjukkan beberapa peserta dengan bendera yang menjadi identitas mereka. Ada bendera Inggris, Perancis, Jepang, USA , Jerman. Dan banyak lagi yang tentu saja mewakili dari kontinen mana mereka berasal. Sungguh sebuah pertandingan super besar yang diselenggarakan perusahaan Tian Lin. Dengan dana yang dikeluarkan tidak main-main. Seakan si pemilik tidak mau tahu akan berapa besar semua itu di keluarkan. Yang penting acara nya sukses, dan pada suka.


“Eh, lansia dari luar negeri datang sebanyak ini, berarti aku merugi lebih banyak lagi,“ ujar Lin Tian berdebar-debar.


“Bos,“ Ma Keji masuk ke ruangan Lin Tian. “Kabar baik. Kabar baik…“


“Oh, begitu banyak kabar baik hari ini,“ ujar Lin Tian senang. Namun, ‘Tunggu dulu, kabar baik dari Ma Keji? Bukankah adalah mimpi buruk untuk ku?’


“Pada pertandingan bela diri lansia kali ini, saya telah berhasil mengundang 12 perwakilan luar negara untuk menjadi peserta. Setiap tim nya beranggotakan setidaknya 500 orang.“


“Berarti ada 6000 orang,“ Lin Tian ikut menebak. “Lalu?“


“Lalu setiap orang membayar 100 USD, biaya pendaftaran,“ jelas Ma Keji.


“Em, 600 ribu USD setara dengan 4 juta yuan, baguslah masih bisa diterima,“ Lin Tian sudah mulai sedih. ‘tolong aku, ada orang yang ingin mencelakai ku…’


“Tidak sampai di situ saja, 12 negara ini sudah menandatangani perjanjian dengan kita, atas nama negara nya. Mereka akan mendonasikan dana untuk tim perwakilan,“ terang Ma Keji. Seperti biasa. Tiap negara, apalagi negara maju, pasti tak menghendaki pertandingan yang melibatkan warga negaranya akan mengalami tindak yang tak menyenangkan. Makanya sebisa mungkin mereka juga turut membantu demi lancarnya pertandingan besar begitu. Selain supaya aman bagi para peserta, juga ada bantuan buat panitia supaya senang serta di lain waktu bakalan menyelenggarakan hal serupa dengan lebih maksimal lagi dalam penanganan nya.


“Cepat katakana, berapa donasi mereka?“ tanya Lin Tian sudah mulai was-was secara perhitungan.


‘Huh, Direktur Lin sangat antusias, ini adalah afirmasi atas kerja keras ku,’ gumam Ma Keji mulai bangga akan kinerja nya yang tentu akan menguntungkan perusahaan dan bisa menyenangkan hati Direktur nya. “300 ribu USD…“


“Tentu saja, itu untuk satu negara, sedangkan total ada 12 negara.“


Kali ini Lin Tian terkejut, seakan hendak muntah saja rasanya, “12 berati 25 juta yuan.“


Lin tian keluar ruangan sembari menggerutu, “Kalau begitu, bukankah berarti semua yang aku lakukan ini sia sia saja. Sekarang walaupun merugi tapi tidak banyak.“


“Eh, Direktur Lin, saya…“ ujar Ma Keji seperti tengah mengingat sesuatu. “Saya belum mengatakan apa-apa tentang lelang di 12 tempat. Setiap tempat lelang mendapatkan untung 500 ribu USD, jika di total akan mendapatkan 40 juta,“ jelas nya lagi seraya mengungkapkan keuntungan yang tengah mereka peroleh.


#


“Sia -sia rugi. Bukan untung. Bukan untung, tapi itu berarti merugi. Bukan rugi artinya rugi,“ keluh Lin Tian berulang kali.


“Kenapa Direktur Lin selalu kecewa setiap mendapat untung?“ ujar Ma Keji keheranan.


“Dia memang begitu.“


“Khawatir terhadap dunia dulu, kemudian akan bahagia karena dunia juga,“ ujar Qian Duoduo.


“Aku mengerti, ini adalah Direktur Lin dalam keadaan sukses. Setelah meraih kesuksesan, dia akan segera mengkhawatirkan proyek selanjutnya. Benar-benar pemikiran yang hanya dimiliki orang mulia,“ ujar Ma Keji yang sudah paham akan arti dunia orang beruntung yang tak selalu senang. Namun akan sedih karena untuk selanjutnya akan ada banyak proyek baru yang semakin menantang. Dia akan paham, dan nanti bakalan dia terapkan di perusahaan nya andai dia telah mewarisi dari ayah nya yang kaya raya itu, Bos Ma.


“Setelah berhasil, dia akan menyadari bahwa dirinya sudah melampaui lawan nya jauh, ini adalah rasa kesepian seorang ahli,“ ujar Qian.


“Lihatlah sosok yang kesepian itu, menjelaskan apa yang dinamakan rasa sepi di puncak kesuksesan,“ kata si kembar Qian yang lain.


RASA KESEPIAN SEORANG AHLI.


#


“Direktur Ma, dukungan tersembunyi untuk negosiasi putra anda, atas pertandingan seni bela diri telah berhasil. Apa perlu kita memberitahu Lin Tian?“ kata humas Alimama.


“Lin Tian adalah pemuda berbakat, dia akan tahu tanpa perlu kita memberitahunya. Kali ini, kita membantunya, tidak hanya demi anakku, tapi juga demi kerja sama di kemudian hari,“ ujar Bos Ma. Sembari mempelajari Proposal rumah hantu Tian Lin. “Lin Tian ini memilih saat seperti ini, untuk menggabungkan permainan misteri ruang rahasia dan rumah hantu, pasti ada maksud di dalamnya.“


“Aku sudah memberikan bantuan pada Ma Keji, sekarang saat nya aku memberi dia pelajaran, sekaligus menyapa Lin Tian. Agar dua pemuda ini bisa berkembang. Kita juga akan bergabung dalam tim rumah hantu,“ jelas Bos Ma sembari membayangkan betapa mengerikan nya rumah hantu bantuan nya nanti yang selain keluar casper, juga para hantu lain akan dia datangkan segera dalam rumah hantu yang di buat tak menakutkan oleh Direktur Lin nanti nya. Dengan demikian, nanti bakalan tak banyak orang yang ingin berkunjung ke rumah hantu tersebut karena tidak merasa ketakutan serta biasa saja. Bahkan anak-anak juga akan tertawa-tawa saja saat keluar dari sana.