Menjadi Orang Terkaya Mulai Hari Ini

Menjadi Orang Terkaya Mulai Hari Ini
Episode 182


Babi impor ber virus di tarik dari pasaran sementara. Itu berita yang tengah berkembang di masyarakat di siarkan oleh News Berita Ekonomi.


“Xiaoli, kamu baru memeriksanya kemarin, kenapa harus mengajak ku. Mau menyiksa orang mati ya?“ ujar Lin Tian sembari menutup muka.


“Aku hanya ingin membiasakan mu merasakan rasa bahagia nya memergoki lawan. Kamu sampai menangis bahagia begitu,“ ujar Xiaoli yang senang di atas penderitaan orang lain. Orang Lin Tian menangis karena sedih dengan perjalanan terpaksa ini, malahan dikira bahagia. Kebangetan nih anak.


“Halo Direktur Lin, kami dari stasiun TV ekonomi ingin mewawancarai anda,“ ujar Reporter TV yang langsung masuk beserta seorang pemegang kamera serta mik yang siap rekam.


“Masuklah,” ujar Direktur Lin dengan ramah. Namun dalam batin menggerutu, ‘Sialan, kalian semua menertawai ku’.


“Bagaimana anda secara akurat memprediksi insiden demam babi di negara Mei kemudian dengan cepat memasuki permainan ini?“ tanya sang reporter sembari mengarahkan mikrofon serta alat pengeras supaya dalam rekaman nanti hasilnya maksimal serta tidak menggeram seperti orang yang tengah main musik asal-asalan saja.


“Mudah saja, demi mendapatkan untung. Hanya dengan memonopoli daging babi di saat harga pasar turun, maka kita bisa mendapat untung banyak,“ ujar Lin Tian dengan teori dan muka yang sangat tegar namun sedih akibat tak dapat cash back dari sistem jika untung besar begitu. ‘Hahaha, aku tidak boleh merusak nama baik perusahaan, tapi boleh merusak nama baik diri sendiri, kalau semua orang membenciku, pasti aku akan merugi kan?’


“Hahaha, Direktur Lin lucu sekali, memakai cara ini untuk menyindir para kapitalis itu,“ ujar reporter yang merasa kalau kata-kata yang tengah di wawancarai itu demikian menusuk perasaan para lawan yang sudah memainkan pasar begitu.


“Apa?“


“Seperti yang kita semua tahu, Tianlin grup adalah perusahaan baik, yang melayani masyarakat umum dan anda juga seorang pemimpin yang baik dan di cintai. Semua terlihat dari komentar netizen akhir-akhir ini,“ ujar reporter yang sangat berpengalaman dalam menjebak nara sumber supaya terus terang dalam mengungkapkan kebenaran di depan umum secara live, sehingga record nya nanti akan di olah lagi menjadi semakin menarik. Sehingga banyak yang pada hati hati kalau sudah berhadapan dengan reporter cerdas begitu.


“Apa, siapa yang memuji perusahaan. Siapa yang memujiku?“ Lin Tian penasaran. Segera dia melihat sosmed yang tengah banyak memberi komentar pada diri nya.


“Perusahaan Tianlin adalah nomor satu di dunia. Ketik ‘hidup Tianlin’ kemari,“ ujar pembawa acara di dalam TV sembari menunjuk angka yang tercantum di layar televisi supaya memberi dukungan kuat pada perusahaan yang sudah banyak memberi kontribusi akan dunia bisnis yang penuh persaingan itu.


“Siapapun yang pernah membeli produk dari perusahaan Tianlin, semuanya bisa mengambil undian hadiahnya 100 kulit legenda naga edisi terbatas,“ ujar Panda terus memantau monitor.


“Anak muda, tolong tambahkan Tianlin paling hebat saat memberi komentar. Kamu bisa mendapat cashback 10 yuan,“ ujar Nenek pengantar makanan sembari berpromosi, sehingga membuat nama Tianlin semakin populer saja.


“Aku rasa perusahaan Tianlin cukup baik. Lebih dari itu, belakangan ini aku berolahraga di taman setiap hari. Menjadi kurir pesan antar di waktu senggang, bisa berkendara mobil mewah dengan santai, kerja paruh waktu sangat mudah,“ ujar lelaki ganteng diantara para manula yang sunyi di taman yang asri. Sembari main telepon dengan orang di nun jauh sana.


“Anak-anak, apa mimpi kalian?“ tanya Cao Biluo sebagai kepala TK pada anak didik nya yang sangat pandai-pandai dan tidak nakal itu.


“Bekerja di perusahaan Tianlin,“ ujar anak-anak TK dengan penuh rasa kebanggaan.


“Terima kasih perusahaan Tianlin, rambut palsu kalian sangat bagus,“ ujar penggemar Wig yang sangat terpesona dengan mode masa kini yang begitu mengikuti perkembangan jaman, dimana bumi seakan menuju armageddon sehingga asteroid sering meluncur ke dunia sehingga membuat rambut menjadi semakin berantakan bagaikan terkena ledakan akibat benda langit yang tak rata itu.


“Sudah kecil aku sudah bermimpi mengenakan JK. Hanya di rumah hantu Tianlin, aku bisa memakai nya tanpa mengkhawatirkan apapun. Dan bermain bersama yang lain.“ Komentar para penggemar hantu yang sangat puas setelah masuk ke dunia mistis itu dengan hasil membanggakan tanpa ada masalah dengan rasa takut nya. “Jadi mari bermain semua, scene yang ada di sini, sama persis dengan yang pernah kalian impikan.“


Langit runtuh...


“Kapan aku dijebak. Kejam sekali,“ Lin Tian sangat sedih.


“Tidak, aku sudah lelah,“ kata Lin Tian tak ingin berkomentar. Semua seakan mendukung perusahaan yang menguntungkan. Ini bukan hal baik baginya. Tak ada uang saku, tak ada jajan tentunya.


Namun dia kemudian tercengang saat menatap layar monitor. Pada level berbakat ada nilai potensi dan ahli permainan.


“Kebetulan sekali...“ ujar nya kemudian.


Dalam layar itu nampak jelas tertulis,


‘Berbakat, tidak peduli kapan harus bermain.’


‘Kamu telah bertemu seorang berbakat yang tersesat, bantu dia mewujudkan bakat nya.’


Semangat...


“Aku lihat You Ninan setiap hari di kantor mengobrol saja dan bisa mendatangkan keberuntungan untuk ku, juga tidak berbahaya,“ ujar nya memantau kondisi You Ninan. “Aku akan menerima misi ini.“


“Sudah larut rasanya, masih banyak yang belum di bicarakan, bagaimana kalau besok kita makan bersama,“ kata Lin Tian yang ingin segera memutus percakapan yang demikian menjebak. Sehingga akan banyak rahasia yang nanti bocor ke para penonton. Makanya segera mungkin mesti mengalihkan perhatian. Lagipula dia sudah mempunyai rencana yang hebat dari percakapan yang baru saja di ungkap tadi.


“Baiklah sebuah kehormatan untuk ku,“ kata reporter dengan senang bisa mewawancarai direktur muda dan berbakat yang selalu membawa kemajuan pada perusahaan nya.


“Oh ya, ini aku beri figuran,“ kata Lin Tian seraya memberi figuran, semacam boneka mainan yang menggambarkan dirinya, dengan segala kehebatan nya. “Animasi ini, juga akan segera tayang.“


‘Mainan, demi merugi aku harus cepat memikirkan cara,’ gumam Lin Tian. Lalu pada Qian, “Duomei, bantu aku membeli pabrik mainan yang mahal.“


“Okay...“


Sembari mengerlingkan mata.


#


Di pabrik mainan Qiandai.


“Kenapa rantai modal bisa tiba-tiba putus!“ Bos Qianday nampak marah-marah. Dia tak suka pada modal yang semena mena begitu.


“Beberapa waktu lalu, kami ber-investasi dalam memperluas wilayah bisnis kami. Kemudian di lawan oleh seseorang dan akhirnya peternakan babi merugi,“ jelas karyawan nya.


“Demi menjual mainan ini, hanya ada satu jalan saja, walaupun di akuisisi tapi tetap tidak boleh menyia-nyiakan rencana ini. Figur yang bisa berubah-ubah ini harus di luncurkan,“ ujar Bos Qianday sembari menatap figur boneka kecil yang sangat banyak dan lucu-lucu itu.