
disisi lain Mike yang sudah mendapatkan informasi tentang Chaterine sedikit terkejut dan bahkan sampai melakukan penyelidikan ulang sampai beberapa kali, ia segera pergi dan ia rasa harus segera melaporkan hasil penyelidikan nya kali.
"ada apa dadd?" bukan tanpa alasan Samuel bertanya seperti itu, ia melihat ada kekhawatiran di mata sang Dady.
"perasaan Dady, tidak enak dari tadi” jawab Axel dengan memegang dada nya, apa mungkin terjadi sesuatu kepada putri nya.
"itu hanya perasaan Dady saja." ujar Samuel, walau sebenarnya ia juga merasakan hal yang
sama tapi ia berusaha tetap tenang agar tidak membuat semua orang bertambah khawatir.
"tuan muda" sapa seseorang yang baru saja datang, Samuel melihat ada keanehan dari wajah Mike, apa mungkin ia sudah mendapatkan informasi tentang Chaterine.
"ada apa?" tanya Samuel, entah mengapa tiba-tiba perasaan menjadi gugup, jika benar adik nya menyimpan sebuah rahasia besar itu artinya mereka selama ini sudah membohongi oleh nya.
Mike tidak menjawab nya dan menyerahkan semua informasi tentang Chaterine, Samuel membaca dengan seksama informasi tentang adiknya, dan betapa terkejutnya ia saat mendapati jika sang adik berhasil meraih piala dalam berbagai bidang bela diri.
ia kembali membaca dan kini mata nya melotot tidak percaya dengan apa yang lagi-lagi ia baca,
tidak hanya di bidang bela diri saja,ternyata adik nya juga seorang dokter muda yang jenius, bukan hanya itu masih ada beberapa informasi lainnya juga.
Samuel yang sudah selesai membaca memberikan nya kepada sang Dady, ia sama hal nya dengan Samuel, sama-sama terkejut dengan fakta tentang putri kecilnya. begitu juga dengan yang lainnya saat membaca nya.
"Mike, apa informasi ini sudah valid?" tanya Samuel dengan nada tidak percaya, bisa-bisa nya mereka tertipu dengan wajah polos sang adik selama ini.
"sudah tuan, bahkan saya sudah beberapa kali menyelidiki nya tapi hasil nya tetap sama." jawab Mike, ia sendiri juga masih dalam keadaan shock atas apa yang ia dapatkan hari ini.
Samuel mencoba mengatur nafas dalam-dalam agar lebih Rileks, seperti nya butuh penjelasan langsung dari Chaterine saat ini.
Mike kembali menyodorkan sebuah amplop coklat kepada Samuel,
"ini Chaterine waktu kecil,lalu siapa mereka?" Samuel menatap foto itu dengan seksama, di dalam foto itu tidak hanya ada sang adik, tapi juga ada beberapa anak laki-laki juga.
"seperti nya mereka teman masa kecil nona,"jawab Mike,
saat mereka tengah sibuk dengan pemikiran mereka, disisi lain Chaterine, sedang melawan orang-orang yang telah melukai Anggota black wolf lainnya.
bugh
bugh
bugh
bugh
Chaterine berhasil menumbangkan mereka walau harus menguras tenaga nya, dari kejauhan ada seseorang yang mengarah pistol kepada nya. Chaterine yang menyadari jika ada yang tengah menatapnya, segera mencari keberadaan seseorang itu.
saat Chaterine ingin berbalik tiba-tiba terdengar suara tembakan yang datang ke arah nya begitu cepat dan ia tidak bisa menghindari tembakan itu.
dor
dor
dor
dor
Chaterine segera bersembunyi di balik pohon, ia menatap lurus dan mengambil pistol milik nya dan mengarah kan ke salah satu pohon yang lumayan besar, dan ia yakin jika orang itu bersembunyi di sana saat ini.
Chaterine tersenyum kecil saat melihat lawan nya muncul, Chaterine tidak ingin melewatkan kesempatan ini begitu saja, Chaterine pun segera melepaskan tembakan ke arah lawan.
dor
dor
dor
Chaterine berjalan ke arah orang itu dan tersenyum mengejek, lawan nya kali ini datang dengan rencana yang sudah matang sehingga membuat nya sedikit kewalahan menghadapi nya.
para anggota Chaterine saat ini tengah khawatir karena mereka kehilangan jejak Chaterine saat mereka sedang melawan orang-orang asing itu.
"apa kalian sudah berhasil menemukan keberadaan nona saat ini?" tanya salah satu anggota black wolf, mereka menggeleng kan kepala nya.
"apa kalian semua baik-baik saja?"tanya seseorang yang baru datang, mereka senang karena mereka semua sudah berkumpul kembali dengan nona mereka tapi sedetik kemudian mereka semua di buat panik lantaran Chaterine yang sedang terluka.
"nona, kita harus segera ke rumah sakit untuk memeriksa luka anda." ujar salah satu dari mereka dan tidak lupa ia mengikat luka itu agar darah nya berhenti mengalir.
"kita kembali ke markas saja, kalian bisa memanggil dokternya kesan." ujar Chaterine tegas dan tidak ingin mendengar penolakan, terpaksa mereka harus menyetujui permintaan dari atasan mereka.
"baik nona!"seru salah satu anggota black wolf, Chaterine berjalan terlebih dahulu, ia tidak mungkin pulang dengan keadaan yang seperti ini, lebih baik ia membersihkan diri sebelum pulang.