ISTRI CANTIK SANG MAFIA

ISTRI CANTIK SANG MAFIA
bab 86


keesokan harinya


di kediaman keluarga banedict tengah di sibukkan mempersiapkan segala keperluan untuk acara nanti malam, Chaterine duduk di atas tangga dan melihat para pelayan dan bodyguard yang berjalan kesan kemari.


bahkan keluarga nya sendiri juga tidak menyadari kehadiran nya di sana dan itu membuat Chaterine cemberut sedari tadi.


"selamat pagi nona," sapa salah satu pelayan yang tidak sengaja melihat Chaterine duduk di tangga, semua orang yang mendengar nya mengalihkan perhatian nya kepada Chaterine yang sedang duduk di tangga sambil berpangku tangan memandangi mereka saat ini.


"selamat pagi."balas Chaterine dengan tersenyum lebar, ia berdiri dan berjalan ke arah keluarga.


"kamu mau kemana sayang? kenapa memakai pakaian seperti ini?" tanya mommy Jovinka saat melihat pakaian putri nya, yang entah mau kemana pagi ini.


"mau lari pagi mom,"jawab Chaterine sambil memiringkan kepalanya saat melihat keluarga uncle nya yang baru datang.


"tapi jangan lama-lama ya!"


"iya mom, Chaterine pergi dulu ya!"


"selamat pagi uncle, aunty."sapa Chaterine dan berjalan menuju pintu keluar, selain lari pagi Chaterine juga ingin menemui seseorang. dia berharap agar tidak ada yang mengetahui hal ini nantinya termasuk angel.


saat lari pagi Chaterine tidak sengaja bertemu dengan Dion, tunangannya angel.


"Chaterine!"panggil seseorang dari kejauhan, Chaterine menyipitkan matanya untuk melihat dengan jelas siapa yang memanggil nya.


"ayo ikut aku sebentar!" seru angel dan segera menarik paksa tangan sepupunya itu untuk ke suatu tempat yang agak sepi dan di ikuti oleh Dion di belakang nya.


"mau kemana?"tanya Chaterine, ia sendiri bingung kenapa bisa bertemu dengan mereka di sini, Chaterine mengawasi daerah sekitar untuk mencari seseorang yang akan di ajak nya bertemu.


sedangkan orang yang tengah di cari Chaterine sedang memandang mereka dari kejauhan, sepertinya pertemuan mereka akan di undur beberapa menit ke depan.


"ck, aku cari kalian ternyata sedang berada disini."decak angel yang sedari tadi tengah mencari keberadaan Leon Dengan yang lainnya, Chaterine bertambah bingung kenapa bisa ada mereka semua di sini.


"ada apa?"tanya Erick yang kemudian mematung menatap wajah Chaterine yang selama ini dia cari, begitupun dengan sepupunya yang juga sedang mencari keberadaan Chaterine selama ini.


"hanya sebentar saja." angel menjawabnya dengan santai, ia tidak tahu jika akan bertemu dengan sepupunya di taman ini, Leon tersenyum lebar saat melihat Chaterine yang berada di depan nya.


"siapa dia?"tanya Erick yang sedang berbisik dengan Hans,


"dia tunangannya Leon."jawab Hans dengan berbisik pula dan tentunya jawaban nya membuat kedua orang itu terkejut, mereka sudah lama mencari keberadaan Chaterine tapi justru sekarang ia harus melihat perempuan yang mereka sukai menikah dengan sepupunya.


Hans yang melihat perubahan ekspresi wajah dari kedua sahabatnya menjadi bingung sendiri, bisa di lihat sangat jelas jika ada kekecewaan di mata mereka saat ini.


"ada apa dengan mereka berdua?" batin Hans, ia terus memandangi wajah kedua sahabatnya yang seperti nya sedang sedih juga.


"apa kamu menyukai kado yang aku berikan kepada mu sayang?" tanya Leon Dengan lembut, ia mendekati Chaterine yang masih berdiri di samping Chaterine saat ini.


"eumm aku suka, terima kasih." jawab Chaterine dengan tulus, mereka berdua memiliki selera yang sama satu sama lainnya. Leon memeluk tubuh Chaterine di tempat umum dan membuat Chaterine malu dengan sikap Leon saat ini.


"ck, jangan bertindak terlalu jauh kalian belum resmi!" seru angel yang membuat Leon menatap tajam ke arah nya, calon tunangan sepupu sekaligus sahabatnya ini sangat merusak suasana yang sedang ia buat.


drt drt drt drt drt


ponsel Chaterine bergetar, ia pun mengambil ponsel nya dan melihat siapa yang sudah menelepon nya saat ini, Leon dan angel yang melihat nama seseorang yang tertera di layar handphone milik Chaterine pun mengernyitkan keningnya.


mereka membaca nama tersebut dari dalam hati mereka, Chaterine hanya menamainya dengan bertuliskan "singa putih". Chaterine mengangkat nya setelah tahu siapa yang menelepon nya.


"hallo nona,"sapa seseorang dari sebrang telefon, Leon yang merasa penasaran pun ingin mendengar kan perbincangan antara mereka tapi sayangnya suara orang tersebut tidak bisa di dengar baik oleh nya.


"aku akan ke sana."ujar Chaterine dan segera mengakhiri panggilan telepon nya, ia melihat ke arah Leon dan angel secara bergantian.


"angel aku harus pergi, aku ada janji sama orang lain!" seru Chaterine, ia benar-benar harus segera menghampiri orang itu dan membahas hal yang sangat penting untuk nya.


"kemana?"tanya Angel penuh selidik, bahkan ia menatap Chaterine lebih tajam dari biasanya.