ISTRI CANTIK SANG MAFIA

ISTRI CANTIK SANG MAFIA
mencari kebenaran


setelah selesai berbincang-bincang mereka kembali ke dalam kamar mereka masing-masing, keluarga Leon juga memutuskan untuk menginap begitu juga dengan keluarga angel.


disaat para orang tua sudah terlelap tidur justru para anak muda tidak bisa tidur dan memutuskan untuk ke gazebo seperti yang dilakukan oleh angel, Leon dan teman-teman nya.


saat hampir tiba di gazebo, angel menajamkan penglihatan saat melihat seseorang yang sedang duduk meringkuk sambil memeluk kedua kakinya.


angel berjalan secara perlahan untuk memastikan siapa orang itu dan betapa terkejutnya dia saat mengetahui jika orang itu yang tidak lain adalah Chaterine sendiri.


banyak yang tidak tahu, setiap malam Chaterine selalu keluar kamar saat diri nya tidak bisa tidur atau merasa tertekan seperti saat ini.


angel memperhatikan foto yang berada di genggaman tangan Chaterine, ia yakin jika foto itu adalah foto kakek nya dengan Chaterine.


"kenapa kakek harus meninggalkan Chaterine sendirian? Chaterine sangat merindukan kakek, ini semua terjadi karena Chaterine sehingga membuat kakek meninggalkan Chaterine.


Chaterine ingin ikut kakek saja."gumam Chaterine lirih, ia selalu menyalahkan dirinya sendiri dengan apa yang menimpa sang kakek dengan diri nya dulu.


"Chaterine kesepian di sini kek, kenapa kakek tidak membawa Chaterine sekalian. Chaterine tidak bisa melupakan kejadian itu, setiap kali Chaterine tidur selalu saja bermimpi buruk dan melihat semua kejadian dulu lagi."


"apa yang harus Chaterine lakukan sekarang kakek? Chaterine lelah kek, Chaterine takut setiap kali Chaterine mengingat kejadian buruk itu, dia juga kembali dan berhasil menemukan keberadaan Chaterine kek! Chaterine takut jika dia melukai Dady dan yang lainnya, aku tidak mau kehilangan orang yang Chaterine sayang kek!" gumam Chaterine, sekarang angel tahu jika sepupunya sangatlah rapuh, walau dari luar dia terlihat kuat dan selalu tersenyum. tapi sekarang ini justru ia melihat sisi lain dari sepupunya.


"Chaterine."panggil angel, ia berpura-pura tidak mendengarkan perkataan Chaterine yang tadi, Chaterine yang mendengar suara angel segera menyembunyikan foto yang berada di tangan nya dan menghapus air matanya tadi. ia juga berharap jika angel tidak mendengarkan perkataan nya barusan.


"kenapa kalian ada di sini?" tanya Chaterine, ia sempat terkejut saat mengetahui jika bukan hanya angel saja yang berada di depan nya saat ini.


"yang harus nya tanya itu aku, ngapain kamu di sini." seru angel dengan tatapan tajam, ia menaikkan satu alisnya saat menatap wajah Chaterine.


"aku tidak bisa tidur, jadi memutuskan untuk keluar." jawab Chaterine dengan mengalihkan pandangan nya dari angel


"apa kau yakin?" tanya Angel yang masih tetap tenang, walau sebenarnya ia ingin sekali memeluk sepupunya untuk mengurangi kesedihan yang ada di dalam diri Chaterine.


"hmm ya, menurut mu apa yang sedang aku lakukan saat ini hmm."


"hmm jangan pacaran Mulu angel, atau aku akan mengatakan nya kepada uncle jika kamu sering membolos kuliah hanya untuk bersenang-senang."


"siapa yang sedang pacaran? aku tidak sengaja bertemu mereka di depan tadi! kamu jangan mengada-ada ya,"kesal angel, kalau sudah begini bisa di pastikan fasilitas yang ada pada diri nya akan di ambil lagi setelah orang tua nya tahu nanti.


"pembohong."seru Chaterine yang tidak mau kalah dengan angel. sedangkan para lelaki hanya menggeleng kan kepala nya melihat perdebatan Kedua perempuan yang sedang ada di depan mereka saat ini.


Chaterine tidak lagi menjawab perkataan dari angel, ia memilih masuk kedalam rumah dan kembali untuk tidur. angel menatap sendu ke pergian Chaterine, apa yang membuat sepupunya tidak mau menceritakan masalahnya kepada nya.


hari ini cukup melelahkan untuk nya, Chaterine berbaring di atas ranjang nya dengan menatap langit-langit kamar nya.


"Chaterine sangat merindukan kakek." gumam nya pelan, Chaterine yang yakin jika dirinya tidak bisa tidur pada akhirnya memilih untuk meminum obat tidur seperti malam-malam sebelumnya agar ia bisa tidur dengan nyenyak malam ini.


tidak butuh waktu lama Chaterine tidur dengan bantuan obat tidur, disisi lain angel menatap kamar Chaterine dari bawah, ia melihat jika lampu kamar Chaterine masih menyala dan ia yakin jika saat ini sepupunya masih terjaga.


"kenapa kamu harus menyimpan kesedihanmu sendiri Chaterine, tidak bisakah kamu membaginya dengan ku." gumam angel dengan pelan, ia merasa jika Chaterine masih belum bisa menerima kehadiran mereka semua saat ini.


jelas saja dari kecil Chaterine sudah terbiasa tinggal bersama dengan kakek Wilson, dan bahkan sepupunya itu juga harus menyaksikan kepergian sang kakek dengan mata kepala nya sendiri.


bahkan sepupunya menjadi saksi biksu pembunuhan sang kakek, bahkan meninggal kan trauma untuk Chaterine.


tapi ada yang aneh dari perkataan Chaterine tadi"dia kembali dan berhasil menemukan keberadaan Chaterine" siapa yang di maksud oleh sepupunya ini, apa pembunuh kakek Wilson atau masih ada lagi kejadian yang tidak mereka ketahui.


"sepertinya aku harus mencari tahu orang yang di maksud oleh Chaterine, tapi aku harus berhati-hati." batin angel ia menarik nafas dalam, sebenarnya kejadian kelam apa yang menimpa sepupunya selain penculikan dan pembunuhan kakek Wilson.


ada misteri yang begitu banyak dan belum di ketahui semua orang dan itu membuat angel bertekad untuk mencari kebenaran nya, apa yang terjadi di masa lalu sepupunya.


"sepertinya masih ada rahasia yang di tutupi oleh Chaterine tapi apa?" batin Leon ia bahkan melihat tempat yang menjadi tempat duduk Chaterine tadi