ISTRI CANTIK SANG MAFIA

ISTRI CANTIK SANG MAFIA
bab 45


"lepaskan tangan mu Dion! aku ingin mencari buku yang Chaterine inginkan." ujar angel dengan menepis tangan Dion yang masih memeluk nya, bukannya melepaskan pelukannya justru mempererat pelukannya dan menciumi leher angel berkali-kali.


angel yang sudah kesal segera berbalik dan mendorong kuat tubuh Dion sehingga terlepas, Dion tidak tinggal diam, ia menarik pinggang angel dan memeluk erat tubuh angel.


Dion menatap lekat wajah angel dan beralih ke bibir tunangan nya, Dion mencium bibir angel dengan lembut dan menyesapnya.


tidak tinggal diam angel pun membalas ciuman yang di berikan oleh Dion, angel mengalungkan tangannya ke leher Dion, sedangkan Dion menahan tengkuk angel agar lebih dalam ci*uman mereka.


cukup lama mereka berci*uman di dalam toko tersebut, hingga akhirnya mereka di kejutkan dengan kedatangan Chaterine di depan mereka. tentu saja angel malu kepada sepupu nya karena telah ketahuan saat ber*ciu*man dengan Dion.


"astagaaaa."seru Chaterine dan segera berbalik menutup matanya, angel dan Dion segera melepaskan ci*uman mereka saat Chaterine, untung saja tidak keras saat ia berteriak kalau tidak mungkin mereka berdua akan menjadi tontonan menarik untuk orang lain.


sedangkan Leon yang juga melihatnya hanya menggelengkan kepalanya saat melihat sepupunya berci*uman mesra di toko buku,


saat ini pengunjung nya sedang sepi.


"apa kalian tidak malu berci*uman di tempat umum seperti ini?." ujar Leon Dengan menatap tajam ke arah mereka berdua, bisa-bisa nya mereka melakukan di tempat umum.


Leon melirik ke arah Chaterine yang tengah menutup matanya rapat-rapat, Leon yang tidak tahan untuk menggoda nya pun melancarkan aksinya.


"kita juga bisa melakukan nya di sini jika kamu mau." bisik Leon kepada Chaterine, Chaterine yang mendengar perkataan Leon pun membuka matanya lebar-lebar dan menatap tak percaya kepada Leon.


"apa kamu mau mencoba nya hmm?." imbuh nya, Chaterine menunduk malu dengan apa yang ia dengar, sedangkan Leon tertawa kecil saat melihat reaksi Chaterine.angel dan Dion pun menatap heran ke arah pasangan baru itu.


"angel ayo pergi, aku sudah selesai mencari nya!." ujar Chaterine dan segera berjalan ke arah kasir untuk membayar buku yang ia mau beli, angel mengikuti nya dari belakang dan meninggalkan dua pria di belakang mereka.


setelah sampai di kasir Chaterine segera membayar semua buku yang ia pilih, setelah selesai membayar Chaterine menuju ke tempat Alvin dan yang lainnya menunggu.


"sudah kak." jawab Chaterine dan bergabung duduk bersama Alvin.


"dimana Leon?." tanya Alvin yang masih bingung, bukankah tadi mereka mencari berempat tapi kenapa malah menemui mereka hanya sendiri.


sebelum Chaterine menjawab nya, Leon,Dion maupun angel sudah datang, angel melirik tajam ke arah Chaterine yang tengah menundukkan kepalanya.


"jangan memikirkan yang tidak-tidak chaty, atau aku akan memberikan mu pelajaran." ancam angel dengan tegas.


"huh siapa yang berpikiran tidak-tidak sih, makanya jadi orang itu selalu berpikiran positif bukan negatif Mulu! haiss mata ku sudah ternodai karena kalian." gerutu Chaterine, Alvin menangkap sesuatu dari perkataan Chaterine. "matanya sudah ternodai" apa dia tadi melihat yang tidak-tidak.


saat alvin menatap ke arah Leon, ia mengedikkan bahu nya, sedangkan Dion dan angel memalingkan wajah mereka saat bertemu dengan tatapan Alvin. kini Alvin mengerti apa yang sedang di bicarakan oleh Chaterine tadi.


mereka pun memutuskan untuk kembali ke mansion keluarga banedict, saat dalam perjalanan menuju pulang Chaterine banyak diam nya dan menatap kearah luar kaca mobil. sesekali ia tersenyum saat melihat beberapa anak yang sedang bermain bersama.


saat tiba di dekat sebuah toko mainan, Chaterine meminta Alvin untuk memberhentikan mobilnya. karena ia ingin membeli beberapa mainan untuk keponakan nya.


setelah berhenti Chaterine segera turun dan pergi masuk ke dalam toko mainan, angel yang melihatnya pun ikut turun dan segera pergi menuju tempat Chaterine.


"mau apa kita kesini?." tanya Hans Kepada Leon namun Leon menggeleng kan kepala nya begitu juga dengan Alvin, tatapan mereka masih tertuju kepada Chaterine yang tengah asyik memilih beberapa mainan untuk keponakan nya.


Leon menghampiri Chaterine, dan membungkuk kan tubuh nya agar sejajar dengan Chaterine, Leon ikut memilih beberapa mainan walaupun ia tidak tahu untuk apa.


"chaty, ngapain membeli mainan ini sih! kamu itu bukan anak kecil lagi?." gerutu angel kepada Chaterine namun tidak di hiraukan oleh nya, setelah mendapatkan beberapa mainan yang ia inginkan, Chaterine segera membayar nya dan berjalan keluar dengan tersenyum lebar.


Leon dengan yang lainnya menatap heran ke arah mereka, dan kemudian saling melirik satu sama lainnya. angel yang di tatap oleh mereka pun mengedikkan bahu nya, ia benar-benar tidak tahu apa yang sedang di pikir kan oleh Chaterine.