
"jangan sampai mabuk."ujar Chaterine dengan mengingat kan, mereka bertiga mengangguk kan kepala nya.
tidak selang lama mereka melihat keributan yang berada di meja belakang mereka yang tidak lain tempat yang di duduki oleh mantan pacar angel, angel tersenyum miring saat melihat obat nya bereaksi lebih cepat dari dugaan nya.
Leon yang melihat para pria itu ingin melepaskan pakaian mereka dengan segera ia menarik Chaterine ke dalam pelukannya dan menutupi kedua telinga Chaterine dengan kedua tangannya, Alvin yang melihat nya segera mengambil earphone dan memakaikan nya di telinga Chaterine dan memutar musik agar Chaterine tidak dapat mendengar suara dari club'.
angel dengan ketiga teman nya tertawa cekikikan saat melihat para pria itu berebut untuk menyetubuhi satu-satunya perempuan yang berada di dekat mereka, karena sudah tidak tahan dengan pengaruh obat perangsang tersebut, pada akhirnya mereka menyetubuhi sesama jenis.
angel dan ketiga temannya bertepuk tangan, mereka benar-benar mendapatkan tontonan yang menarik, sedangkan Chaterine masih di dalam dekapan hangat Leon.
Leon sendiri juga tidak berminat untuk melihat kejadian itu, Dion membelalakkan matanya saat melihat perbuatan tunangannya beserta ketiga temannya itu. tunangannya benar-benar sudah gila dan beruntung nya dia tidak di perlakukan seperti itu oleh angel.
mereka pada akhirnya melanjutkan kegiatan panas mereka di dalam kamar yang sebelumnya sudah mereka pesan, angel tersenyum senang karena rencana mereka akan berhasil.
angel membuka handphone miliknya dan melihat cctv yang berada di dalam kamar mereka yang langsung terhubung dengan handphone miliknya, dan tidak lupa untuk kedua temannya juga di perlihatkan.
mereka bertiga kembali dan kali ini mereka tertawa terbahak-bahak, bagaimana tidak masing-masing di kamar mereka sudah disiapkan laki-laki yang bertulang lunak untuk mantan nya, sedang kan si perempuan itu juga sama hal nya ia siapkan laki-laki yang sudah di berikan obat perangsang.
entah mau sampai kapan mereka melakukan kegiatan panas itu, setelah puas mereka memutuskan untuk pergi. Leon merasa lega karena kali ini pilihan nya untuk membuntuti Chaterine sangatlah tepat jika tidak entah apa saja yang bakalan di lihat oleh sang istri.
"bunny, kenapa kamu terus memeluk ku tadi? aku juga ingin melihat apa yang terjadi dengan mereka?" tanya Chaterine dengan kesal, Leon mencubit pipi Chaterine dengan gemas.
"tidak boleh melihat nya."jawab Leon yang masih betah memeluk tubuh sang istri. Chaterine hanya bisa pasrah dengan kemauan Leon.
"bunny... aku lapar." ujar Chaterine dengan menyembunyikan wajahnya karena malu.
"kalau begitu kita cari tempat makan terlebih dahulu."ujar Leon tersenyum lebar.
"angel sepertinya kami tidak bisa ikut dengan kalian, kami mau kembali ke hotel dulu sebelum kami tidak sadarkan diri karena mabuk."ujar Monica, angel mengangguk kan kepala nya dan tidak lupa ia berterima kasih untuk bantuan mereka berdua.
"thanks ya." ujar angel
"sama-sama, kita ini teman angel."
"aku pergi dulu ya, bye."ujar Monica sambil melambaikan tangan nya ke arah kedua sahabatnya. angel melirik ke arah Chaterine yang masih di peluk oleh Leon dari tadi.
"mau tetap di sini atau mau pulang?"tanya Angel, Chaterine menatap wajah angel dengan tatapan memelas.
"ck! jika bukan sepupu sudah ku tinggalin kamu."gerutu angel sambil menarik Chaterine dari pelukan nya Leon, membuat Leon menatap tajam ke arah nya.
"mau sampai kapan kamu memeluknya?"tanya Angel sambil mengambil earphone di telinga Chaterine, Chaterine tersenyum lebar dan sambil memeluk tubuh angel.
"kamu benar-benar pengganggu, jika ingin pulang maka pulanglah."jawab Leon dengan ketus, saat ingin menarik Chaterine kedalam pelukannya kembali angel segera menghalangi nya.
"tidak mau angel, aku lapar."ujar Chaterine sambil memanyun-manyun kan bibirnya, Leon yang tidak tahan lagi dengan tingkah laku Chaterine segera menghampiri nya dan mencium pipinya berulang kali.
"bunny......."rengek Chaterine dengan cemberut tetapi leon justru tertawa kecil mendengar rengekan dari Chaterine.
"ya sudah, ayo kita cari makan!"seru angel sambil menggandeng tangan Chaterine,jika sudah sikap kekanakan nya muncul, membuat angel harus ekstra sabar menghadapi tingkah nya.
ini lah sesosok Chaterine yang ia kenal selama ini, sikap Chaterine yang terkadang seperti anak kecil yang manja nya minta ampun dan terkadang seperti orang dewasa tapi tetap saja manja, bukan Chaterine yang dengan sikap tegas dan berwajah datar nya itu membuat angel merasa asing terhadap sepupunya.
"mau makan apa?"tanya Angel saat mereka sudah berada di sebuah restoran yang dekat dengan club'.
"pasta saja."jawab Chaterine dengan tersenyum lebar, angel mengangguk kan kepala nya dan memesankan makanan untuk mereka berdua, sedangkan para pria dari tadi mereka acuh kan. Leon mendengus kesal saat Chaterine yang sepertinya lupa dengan kehadiran nya.
mau tidak mau ia memesan makanan sendiri dan terus memperhatikan gerak-gerik Chaterine yang seperti anak kecil yang duduk bersama dengan ibu nya.
tidak berselang lama makanan pesanan mereka sampai, dan mereka menikmati makan malam bersama dengan tenang dan tidak ada suara.
setelah selesai mereka memutuskan untuk kembali pulang, Leon tersenyum kecil saat melihat Chaterine yang sepertinya sudah mengantuk tapi masih berusaha untuk membuka matanya.
"tidurlah sayang, nanti aku akan membangunkan mu!" seru Leon dan saat ini mereka semua sudah berada di dalam mobil, Chaterine mengangguk kan kepala dan menyenderkan kepalanya di bahu Leon.
"kebiasaan emang" decak angel saat melihat Chaterine yang ternyata sudah terlelap tidur. Dion berpindah tempat duduknya dan menghampiri angel dan duduk di samping nya dan tidak lupa ia juga memeluk tubuh angel begitu erat.
setelah kejadian di kapal membuat angel menjadi menciut nyali nya saat melihat kenekatan Dion yang ingin memaksanya untuk berhubungan badan nya pria itu, angel memilih diam dan tidak memperdulikan keberadaan Dion yang saat ini tengah memeluk nya
saat sudah sampai, bukannya membangun Chaterine tapi justru Leon menggendong sang istri untuk masuk ke dalam rumah dan langsung menuju ke kamar mereka dan begitu juga dengan yang lainnya.
saat angel ingin menutup pintu kamar nya tiba-tiba saja Dion memaksa masuk dan mengunci pintu tersebut, dan mengambil kunci itu dan ia masukkan ke dalam saku celananya agar angel tidak dapat pergi meninggalkan nya.
"apa yang kamu lakukan, cepat keluar!"seru angel dengan kesal. sedangkan Dion merebahkan tubuhnya di atas ranjang.
Dion menarik tangan angel dengan paksa saat melihat tunangannya itu hendak ingin pergi.
"tidurlah sayang,aku hanya ingin memeluk saja."ujar Dion yang semakin mempererat pelukannya saat merasakan pemberontakan dari angel.
angel memilih mengalah sambil memejamkan matanya dan perlahan ia terlelap tidur dalam pelukannya Dion, Dion senang saat angel tidak memberontak lagi dan juga sudah tidur di pelukannya.
di sisi lain Leon mencium kening Chaterine dengan lembut dan tersenyum lebar.
"selamat malam sayang, mimpi indah." ujar Leon dan ikut berbaring di atas ranjang dan menarik pelan Chaterine ke dalam pelukannya.