ISTRI CANTIK SANG MAFIA

ISTRI CANTIK SANG MAFIA
ibu dan anak sama saja


Julio yang merasa adiknya sudah cukup nyenyak tidurnya, ingin memindahkan nya di kamar sang adik dengan berhati-hati saat berjalan agar sang adik tidak terbangun dari tidurnya,


pemandangan itu di saksikan oleh keluarga Leon dan teman-teman nya, Leon terus memandang kepergian Julio, Chaterine dan Samuel. kakak-kakaknya selalu menjaga Chaterine dengan sangat baik dan selalu memanjakan nya, apakah dia bisa memanjakan Chaterine seperti kakaknya Chaterine.


"angel! kapan wisuda kamu di lakukan?" tanya Dady Axel, walau usia Chaterine dan angel terpaut enam bulan dan lebih tua angel, tapi Chaterine selalu lebih unggul dari angel.


"dua bulan lagi uncle, itupun kalau tidak ada hambatan."jawab angel, setelah lulus S1 ia berencana untuk melanjutkan ke LA,


"oh iya angel, bukannya wisuda Chaterine di tunda ya sayang! tapi kenapa tiba-tiba tidak jadi dan masih di awal rencana."tanya mommy Jovinka, ia ingat jika sidang wisuda putri nya di tunda karena ada dosen baru di universitas tersebut.


"mahasiswi pada demo aunty, mereka tidak setuju dengan undur nya waktu wisuda. bahkan mereka juga pada mogok tidak masuk kelas,"jawab angel dengan jujur, Dady Axel mengernyitkan keningnya saat mendengar pernyataan dari keponakan nya.


"tapi Chaterine tidak ikut adil dalam demo itu kan sayang!"seru Dady Axel, walau sebenarnya dia tidak yakin jika putrinya bisa melakukannya hal seperti itu.


"Chaterine memang tidak ikut demo uncle, tapi Chaterine dalang di balik itu semua. bahkan Chaterine memberikan ide-ide gila kepada angkatan nya."jawab angel yang tidak sadar akan apa yang di katakan oleh nya, Dady Axel yang mendengar nya tersenyum kecil, lalu ia menoleh ke arah istrinya.


"kenapa menatap ku?"tanya mommy Jovinka dengan menaikkan satu alisnya yang tengah menatap wajah Dady Axel yang tengah tersenyum kecil.


"sayang! apa kamu tidak merasa jika kelakuan Chaterine ini mirip dengan seseorang hmm." seru Dady Axel, sedang anak-anak nya tidak mengerti tentang apa yang sedang di katakan oleh Dady Axel, saat ingin menjawabnya, mommy Jovinka mendengar suara cekikikan dari adik nya.


tentu saja adiknya tahu siapa yang di maksud oleh suaminya, mommy Jovinka melotot kearah sang adik sedangkan papa melvin mengalihkan pandangan nya dari sang kakak. sepertinya ia harus pulang bersamaan dengan keluarga calon keponakan nya atau bisa di pastikan sang kakak akan mengamuk kepada nya.


"memangnya mirip dengan siapa uncle?"tanya Angel yang penasaran, saat Dady axel ingin menjawab nya tiba-tiba ia mendengar suara yang menggelar menjawab pertanyaan dari angel.


"mirip mommy, bahkan mommy waktu kuliah lebih jauh melakukan hal gila."jawab sambil dari atas tangga, mommy Jovinka menatap tajam ke arah putra pertamanya itu, bisa-bisa nya ia membocorkan rahasia nya di depan banyak orang.


"boy, apa kamu mau tidur di luar malam ini hmm?"seru mommy Jovinka dengan melotot kearah Samuel, sedangkan Samuel tersenyum kikuk mendengar perkataan dari sang mommy.


"hehe bercanda saja mom, jangan di ambil hati." ujar Samuel tersenyum lebar melihat kan deretan gigi nya yang putih,


"sekali lagi kamu ngomong yang tidak-tidak, kamu tidur di luar bersama Dady kamu." ancam mommy Jovinka dengan tatapan tajam, refleks ayah dan anak itu mengatupkan bibirnya rapat-rapat. bisa bahaya mereka jika tidur di luar lagi.


Samuel berjalan dengan cepat ke arah sang mommy dan memeluknya, tentu saja Samuel tahu semua rahasia mommy saat masih muda dari Dady dan uncle nya, bahkan kakek dan nenek dari pihak mommy nya pernah menceritakan tentang kenakalan sang mommy dari kecil hingga belum menikah.


dan itulah membuatnya tahu jika sikap usil nya sang adik datang dari mana, Samuel hanya bisa tersenyum lebar saat melihat sang mommy masih melototi nya dan bahkan sang mommy bersikap cuek saja saat ia memeluk nya.


"jangan marah mom! Dady duluan yang memancingnya, Samuel hanya meneruskan nya saja." ujar Samuel membela dirinya dan melimpah kan kepada sang Dady, Axel yang mendengar perkataan dari putri sulung menatap tajam ke arah nya.


bisa-bisa nya putra mengumpan kan dia saat putra nya yang salah, bisa-bisa ia benar-benar akan di luar malam ini kalau istri nya masih marah kepada nya.


"jangan bicara sembarangan kamu ya Samuel?" ujar Dady Axel dengan kesal, ia bahkan memposisikan diri sebagai teman saat bicara kepada putra nya dan bukan sebagai Dady nya.


"tapi benarkan Dady dulu yang bicara tadi." jawab Samuel yang tidak mau sama-sama di salah kan.


"tapi kamu yang keceplosan bicara Samuel, kenapa malah nyalahin Dady kamu hah."seru Dady Axel yang masih tidak terima dengan apa yang di katakan oleh putra nya itu.


mommy Jovinka yang sedang kesal pun memilih berdiri dan menarik telinga kedua orang yang tengah berdebat itu dan membawa nya ke taman dan setelah itu mommy Jovinka kembali ke ruangan tamu dan menarik telinga sang adik dan membuat sang empunya mengaduh sakit.


kini mereka bertiga pun tertawa sumbang di taman, mereka benar-benar tidak ada niatan untuk mengungkit masa kenakalan mommy Jovinka semasa kuliah, bahkan mereka hampir melupakan kejadian itu, mereka jadi mengingat nya saat mendengar perkataan dari angel tentang kelakuan Chaterine di kampus.