
Chaterine kembali masuk ke dalam rumah dan duduk di samping Julio, sedangkan yang lainnya menjadi bingung saat Chaterine yang kembali duduk bersama dengan mereka.
"kamu baik-baik saja sayang."tanya Julio saat melihat Chaterine yang manja kepada nya dan bukan kepada kakaknya Samuel. Chaterine menggeleng pelan sambil membenamkan wajahnya di dada bidang Julio.
"apa kamu yakin sayang?" samuel ikut menimpalinya saat melihat sikap Chaterine yang sedikit berbeda dari biasanya. Julio mengernyitkan keningnya saat menyadari satu hal, adik nya akan bersikap manja kepada nya jika sedang sakit saja.
Chaterine hanya mengangguk kan kepalanya sebagai jawaban nya, Gavin menatap wajah kedua kakaknya yang seperti nya mereka juga tahu satu hal tentang sikap manja adik nya ini.
"asam lambung kamu tidak sedang naik lagi kan sayang!" seru Julio, ia tahu jika adik nya sedang tidak baik-baik saja. Chaterine hanya diam mendapatkan pertanyaan dari sang kakak.
"bagaimana kalau kita kerumah sakit lagi?" usul Gavin, Chaterine segera menggeleng kan kepala nya saat mendengar kata rumah sakit,
"tidak mau kak, Chaterine mau di rumah saja."seru Chaterine dengan posisi yang masih sama, Samuel mengusap kepala Chaterine dengan lembut.
"kita kerumah sakit yuk sayang, kamu membuat kakak khawatir lho sayang!." ujar Julio, ia memeluk erat tubuh adik nya yang tengah bermanja-manja dengan nya.
angel yang melihat sikap Chaterine menjadi keheranan saat melihat Chaterine sedang manja kepada Julio, biasanya mereka akan adu mulut kalau sudah duduk seperti itu tapi sekarang berbeda seperti biasanya.
"ada apa dengan mu?" tanya Angel yang sudah duduk di samping orang tua nya dengan menatap wajah Chaterine dengan penasaran,
"kak Julio belum mandi ya kok bau sih."seru Chaterine dengan mendongakkan kepalanya menatap sang kakak yang tengah tersenyum ke arah nya,
"belum."jawab Julio dengan santai bahkan ia tidak melihat raut wajah adik nya yang sudah menatap nya dengan kesal.
"pantas saja bau, kak Julio jorok ih! sana mandi."omel Chaterine dengan melepaskan pelukannya dari sang kakak, angel menghela nafas panjang baru juga mau di bahas kalau mereka terlihat akur justru sudah kembali seperti semula lagi.
"bau tapi kenapa tetap di peluk hmm."ejek Julio dengan menunjuk tangan Chaterine yang masih memeluk nya, Chaterine yang mendengar nya memalingkan wajahnya dengan segera.
saat ingin memeluk Samuel, terdengar suara Julio yang membuatnya tidak jadi memeluk kakaknya Samuel. justru ia melotot kearah kakak-kakaknya,
"kakak mandi dulu ya, nanti Kakak segera kembali lagi." ujar Julio, ia mencium kepala Chaterine dan berlalu pergi ke dalam kamar nya begitu juga dengan Samuel.
gavin duduk di samping sang adik dan mengusap kepala Chaterine dengan pelan, Chaterine memejamkan matanya sambil memeluk Gavin.
Grace kembali dengan membawa obat untuk sang adik, sudah pasti jika adiknya seperti ini tentu hanya satu, asam lambung nya benar-benar naik lagi.
"minum obat dulu sayang, setelah itu baru tidur."seru Grace saat melihat Chaterine yang ingin tidur.
"tidak mau kak."tolak Chaterine dengan menggeleng kan kepalanya, sepertinya adiknya ini perlu di paksa hingga mau untuk meminum obat nya.
"apa kamu ingin asam lambung mu semakin parah Chaterine banedict?" ujar Grace dengan nada tinggi, Chaterine yang mendengar perkataan dari sang kakak terpaksa minum obatnya walau mulut nya sedang merasa asam.
"bukankah kakak sudah bilang, jaga pola makan kamu Chaterine dan jangan sampai kamu telat makan, tapi sepertinya kamu tidak mendengarkan perkataan dari kakak-kakak kamu."omel Grace walau sebenarnya ia tidak tega mengomeli sang adik tapi Mau bagaimana lagi adiknya ini tidak pernah mendengar perkataan nya, kalau sudah sakit begini bukan hanya dia yang tidak akan bisa tidur tapi kakak-kakaknya juga sama.
"maaf kak,"sesal Chaterine, Grace menarik nafas dalam-dalam agar lebih tenang, ia kembali menatap wajah Chaterine yang tengah menundukkan kepalanya saat ini.
"tidur lah, kamu akan lebih baik jika sudah bangun nanti."ujar Grace dengan lembut,
Julio kembali terlebih dahulu dan dia duduk di samping Grace, Chaterine yang melihat kedatangan sang kakak berpindah duduk di samping Julio, lebih tepatnya di pangkuan sang kakak.
Julio memeluk erat tubuh Chaterine sambil mengusap kepala Chaterine agar bisa tidur, saat mendengar dengkuran halus dari Chaterine, Julio dengan hati-hati membenarkan posisi duduk nya.
Samuel membawakan selimut untuk Chaterine saat ia melihat jika sang adik sudah tertidur nyenyak di pelukan adik nya Julio.
"Chaterine sudah meminum obat nya, kakak tidak perlu khawatir lagi."seru Grace, walau tanpa kakak nya bertanya ia sudah tahu isi pikiran kakak nya. Samuel mengangguk kan kepala nya, ia tersenyum melihat Chaterine yang seperti nya tidak terganggu dengan suara di dekat nya.
Leon dan angel saling pandang dan seperti nya rencana mereka untuk membujuk Chaterine gagal total hari ini,