
bodyguard dan pelayan yang melihat kedatangan nona kecil mereka pun membungkukkan badan mereka,
Chaterine juga membalas sapaan dari mereka.
saat sudah masuk ke dalam rumah, Chaterine mengendap-endap berjalan menuju tempat kedua orang tua nya saat ini yang tengah asyik menonton TV di ruang tengah.
Leon menggeleng kan kepala nya melihat tingkah Chaterine sat ini, saat ingin mengejutkan kedua orang tuanya, justru ia di kejutkan oleh Kim yang tiba-tiba muncul di sampingnya.
"apa yang sedang anda lakukan di sini nona?." bisik Kim tepat di telinga Chaterine, dan membuat empunya terkejut dan mengusap dada nya.
"hais, kak Kim kenapa malah ngagetin aku sih." ujar Chaterine yang masih terkejut saat melihat Kim di samping nya, sedang kan Kim tersenyum kecil melihat reaksi Chaterine
"selamat sore uncle, aunty." sapa Leon dan duduk setelah di persilahkan duduk oleh Leon. sedangkan Chaterine memasang wajah cemberut karena ulah Kim yang mengejutkan nya tadi, ia duduk di samping Dady Axel.
Dady Axel dengan Leon berbincang-bincang tentang bisnis, sedangkan Chaterine tidak tertarik dengan obrolan mereka. walau Chaterine seorang CEO tapi ia tidak pernah datang ke perusahaan miliknya, ia lebih mempercayakan perusahaan kepada orang kepercayaan nya. walaupun demikian ia tetap memantau kinerja mereka melalui cctv yang langsung terhubung dengan nya, bahkan para pegawai pun tidak tahu jika di setiap sudut ruangan mereka ada cctv yang tersembunyi.
selain perusahaan Chaterine juga mempunyai bisnis lainnya, seperti hotel, restoran dan di masing-masing tempat sudah ada yang memimpin nya, Chaterine hanya duduk diam. kalaupun mereka membutuhkan tanda tangan nya mereka cukup mengirimkan nya secara diam-diam untuk bertemu dengan Chaterine.
obrolan mereka terhenti sejenak saat ada pelayan wanita yang membawakan minuman untuk mereka, saat menyajikan minuman nya. Chaterine mengangkat sebelah alisnya dan menatap tajam ke arah pelayan wanita itu dengan seksama.
pelayan yang di tatap oleh Chaterine pun menjadi gelisah dan itu semua bisa di tangkap oleh Chaterine, tatapan Chaterine kini beralih pada minuman yang di bawa oleh pelayan itu.
"kak Kim"panggil Chaterine, sedangkan Dady Axel yang mendengar Chaterine memanggil secara tiba-tiba pun menoleh ke arah Chaterine dengan tatapan bingung.
"sejak kapan rumah ini ada pelayan baru kak?."tanya Chaterine yang masih melihat pelayan itu dengan seksama, sedangkan mereka semua semakin kebingungan, kecuali pelayan itu.
"siapa yang anda maksud nona?."jawab Kim tetap ia melirik ke arah pelayan yang sedari tadi menundukkan kepalanya dan terus di tatap oleh Chaterine.
"dia." ujar Chaterine singkat dengan menunjuk ke arah pelayan tadi,Kim mengikuti arah yang di tunjuk oleh Chaterine. Kim mendekati pelayan itu yang hampir kabur tapi berhasil ia tangkap sebelum ia berhasil kabur.
Kim memperhatikan seksama wajah pelayan wanita itu, Kim segera membawa wanita tadi ke ruang bawah tanah untuk di interogasi oleh nya, jika bukan karena nona kecil nya mungkin rencana dari penyusup itu akan berhasil.
Kim juga memerintahkan kepada pelayan lainnya untuk mengganti minuman yang di bawa oleh penyusup itu.
Leon menatap tajam ke arah Chaterine, bagaimana bisa ia mengenali semua bawahan orang tuanya di rumah ini sedangkan banyak pelayan dan bodyguard lainnya. Leon semakin penasaran dengan Chaterine saat ini, bahkan pandangan nya tidak lepas dari Chaterine sedikitpun.
ia rasa butuh berbicara dengan para sahabatnya termasuk angel juga, bagaimana pun angel adalah sepupu dari Chaterine. jika angel membantu mereka untuk mencari tahu siapa Chaterine sebenarnya ini akan lebih mudah.
tapi sayangnya rencana Leon sudah di sadari oleh Chaterine yang sedari tadi melihatnya, bahkan Dady Axel dan juga mommy Jovinka terkejut dengan apa yang di katakan oleh Chaterine tadi.
cukup lama ia di sana dan memutuskan untuk kembali pulang, ia juga berpamitan kepada keluarga Chaterine. sebelum benar-benar pergi dari rumah itu, ia memandang sekilas ke arah Chaterine dan di balas Chaterine dengan senyuman Devils nya. Leon bingung melihat senyuman dari Chaterine, apa artinya dari senyuman itu.
setelah keluar dari mansion keluarga banedict, Leon segera menghubungi mereka semua termasuk angel dan mereka bertemu di club' xxx biasa mereka bertemu, angel mendengus kesal mendengar perkataan dari Leon yang masih mencurigai sepupunya itu. walaupun sebenarnya angel juga merasakan hal yang sama seperti Leon, terkadang Chaterine bersikap lebih dingin dan datar dari kakak nya. tapi angel tetap diam saja, mungkin ia salah melihat reaksi Chaterine.
dengan terburu-buru angel segera menjalankan mobil nya dan menuju ke Club xxx, ia ingin tahu apa yang akan di katakan oleh Leon sehingga tidak bisa untuk besok membicarakan nya. angel semakin takut jika sepupunya itu benar-benar terjun ke dunia mafia seperti keluarga nya yang lainnya, jika sampai berita ini sampai tersebar di luaran sana, tentu saja Chaterine akan menjadi buruan oleh mafia yang lainnya, bagi mereka cucu terakhir dari Wilson adalah ancaman terbesar bagi mereka jika cucu terakhir dari Wilson masuk ke dunia mafia.