
"baik nona!" seru mereka bersamaan, mereka harus segera pergi dari tempat itu agar tidak ada yang curiga.
"ada apa kak?" tanya Chaterine saat melihat sang kakak menjadi gelisah, Chaterine yang tersadar melupakan sesuatu segera mendongakkan kepalanya ke atas.
"kejar orang-orang itu, dan jangan sampai kalian melukai keponakan ku."perintah Chaterine dengan tegas dan bergegas ke sebuah ruangan untuk berganti pakaian nya,
"tenanglah sayang, anak-anak pasti akan baik-baik saja." ujar Gavin berusaha untuk menenangkan sang istri yang tengah menangis.
"orang-orang itu tidak akan bisa berlari jauh dari tempat ini kak, mereka masih dalam pantauan ku."jawab Chaterine dengan lembut dan kemudian ia memeriksa cctv di sekeliling gedung tersebut dengan hati-hati, tatapan tajam nya kini terus melihat beberapa orang yang tengah berlari sambil menggendong anak kecil.
Chaterine menekan tombol merah kecil untuk menghubungkan langsung dengan anggota black wolf.
"halo nona."sapa seseorang dari sebrang telepon,entah mengapa ia memiliki perasaan tidak enak saat ini.
"lepaskan Zoe dengan yang lainnya."perintah Chaterine dengan tersenyum Devils, sedangkan orang yang berada di sebrang telepon menjadi takut jika nona nya sudah mengeluarkan binatang-binatang kesayangan nya itu
"ba-baik no-nona."Jawab nya dengan terbata-bata, sepertinya nasib para lawan nya kali ini tidak akan ada yang utuh.
"hmm, Dady dengan yang lainnya tetap di sini saja. Chaterine mau bermain main dengan mereka."ujar Chaterine setelah mematikan panggilan telepon nya, dan berlalu begitu saja tanpa menunggu jawaban dari mereka semua.
Axel menghela nafas berat saat melihat sikap putrinya yang berbeda, tapi ia juga senang jika putri nya juga bisa melindungi diri nya sendiri di masa mendatang. apa lagi bawahan Chaterine sangat menjaganya dan itu juga bisa di lihat semua orang.
mereka memantau dari cctv dan penasaran yang akan di lakukan oleh Chaterine nanti dan bahkan mereka tidak ada yang keluar dari dalam gedung tersebut, dan membiarkan Chaterine menghadapi mereka semua sendiri.
mata mereka tertuju pada segerombolan binatang yang ada di depan para penculik putra atau pun putri Samuel dan saudara kembar nya. lagi-lagi mereka di kejutkan dengan kemunculan Chaterine yang sudah berada di belakang tubuh penculik itu dan dengan santainya ia duduk sambil memakan buah apel di tangannya.
saat semua orang sedang khawatir dan justru Leon tersenyum melihat sang istri yang tengah asyik makan apel itu,
"kenapa malah senyum? istri kamu dalam masalah."bisik angel saat melihat Leon yang tersenyum lebar. Leon tidak menanggapi perkataan dari angel, dan lebih memilih fokus pada cctv yang berada di depan nya.
mereka kembali terkejut saat melihat segerombolan hewan -hewan buas itu melukai penculik itu, sedangkan Chaterine justru bertepuk tangan sambil tertawa terbahak-bahak.
setelah beberapa menit berlalu, hewan-hewan buas itu pergi lagi dan hanya menyisakan beberapa hewan buas dan sepertinya itu adalah pimpinan dari kawanan hewan buas tersebut.
anak-anak tidak ada yang berani menggerakkan anggota tubuh mereka saat melihat ada singa, singa putih, harimau, dan serigala, di depan mata mereka. Chaterine berjalan mendekat sambil merentangkan kedua tangannya, seketika hewan-hewan buas itu berlarian ke arah Chaterine.
sedangkan semua orang yang berada di dalam gedung menjadi cemas saat melihat hewan-hewan tersebut berlarian ke arah Chaterine dan takut nya mereka akan memakan Chaterine, tapi ternyata pikiran mereka salah justru hewan buas itu berlomba-lomba untuk di peluk oleh Chaterine.
bahkan salah satu hewan buas itu memeluk Chaterine dari belakang, saat Chaterine sedang bermain-main dengan peliharaan nya. dia di kejutkan dengan kedatangan semua orang di belakang nya.
tatapan mata Axel masih tertuju pada putri nya yang masih asyik dengan hewan buas itu,
"sayang, apa kamu tidak takut akan di gigit oleh mereka?" tanya mommy Jovinka yang ngeri melihat binatang buas itu, Chaterine tersenyum lebar dan berdiri dari duduk nya.
"tidak mom, mereka semua kan lucu mom. tidak ada galak-galak nya." jawab Chaterine dengan lembut, angel yang mendengar perkataan dari Chaterine mengedipkan matanya beberapa kali.
apa dia tidak salah dengar, apa tadi Chaterine bilang. hewan-hewan itu lucu katanya, sepertinya otak sepupunya sedang bermasalah maka nya bisa bilang seperti itu.
"iya lucu, sekali lucu nya sekali makan sudah beda alam Chaterine." ujar angel, Chaterine yang mendengar tertawa terbahak-bahak.
"mereka tidak akan menggigit ku angel, tapi kalau kamu mau mencoba gigitan mereka tidak masalah, aku bisa menyuruh mereka untuk menggigit mu!" seru Chaterine dan memberikan kode kepada hewan buas itu, seperti mengerti kode yang di berikan oleh Chaterine. mereka semua berjalan kearah angel, angel yang melihat binatang buas itu berjalan ke arah nya segera bersembunyi di belakang Dion.
"Chaterine banedict kamu gila, suruh mereka untuk berhenti."teriak angel yang membahana, Chaterine tersenyum kecil mendengar teriakkan dari angel.
"Zoe, lion, Moa, Zu, berhenti. dia akan terkena serangan jantung jika kalian masih mendekati nya."ujar Chaterine dengan tersenyum mengejek ke arah sepupunya, sedangkan mereka yang mendengar nama mereka di panggil oleh Chaterine segera berhenti dan berjalan kembali menuju Chaterine.
"apa masih ada yang lain sayang?." tanya Samuel, mereka sendiri tidak pernah berpikir untuk memelihara hewan buas seperti mereka tapi justru adik kecilnya malah menganggap mereka binatang yang lucu dan bahkan di pelihara sampai sebesar ini. jika cuma satu mungkin saja masih wajar tapi ini jumlahnya puluhan.
"masih kak."jawab Chaterine dengan santai dan tersenyum kecil melihat reaksi dari kakak nya.
"benarkah."
"iya, bentar aku panggil dulu." ujar Chaterine dan mengambil sebuah peluit dan membunyikan nya, seketika hewan-hewan yang ingin di panggil Chaterine berdatangan begitu saja.
"hah buaya, rubah, burung elang jenis apa itu kenapa besar sekali dan ular, astaga!."seru angel yang terlihat ketakutan, sedangkan Chaterine hanya Santai saja di dekati oleh binatang buas itu.
"Oried, Riu, Noe, dan white."Chaterine memperkenalkan nya sesuai dengan urutan mereka berdiri.
mereka justru kini beralih pada seekor rubah dan burung elang haast (Harpagornis moorei). yang tengah bertengkar merebutkan untuk berada di pundak Chaterine.
"ck, kenapa kalian selalu saja bertengkar? membuat ku pusing saja." gerutu Chaterine dan membiarkan Noe yang berada di pundaknya dan Riu di dalam gendongan nya.
"istri kamu kenapa hobi sama hewan buas seperti ini Leon." bisik David menatap ngeri binatang buas yang sedang mengelilingi Chaterine.
"ayo kita bermain, kita sudah lam tidak bertemu kan. eum enak nya permainan apa ya."perkataan Chaterine membuat mereka terkejut dan lebih terkejut lagi saat melihat para binatang buas itu seperti sedang memikirkan sesuatu.