Inikah Garis Takdirku?

Inikah Garis Takdirku?
(IGT) CHAPTER 123


Tepat pada saat itulah Dokter Sari datang dan segera memasuki kamar Alexa setelah mendapatkan izin dari Kakek Syarifuddin terlebih dahulu.


"Maaf tuan, Saya terlambat," ucap Dokter Sari, yang memang seharusnya ia datang lebih awal karena ada beberapa faktor di rumah sakit yang membuat dirinya terlambat datang.


"Tidak apa-apa, cepat tangani bayiku, dan lakukan apa yang perlu kau lakukan," sahut Saga memberi perintah.


Mbok Mirah menepi ketika Dokter Sari berjalan ke arahnya. Dokter Sari pun melakukan tugasnya dengan baik, namun rasa heran sedang menyelimuti perasaan nya. .


Karena sebelumnya ia telah memvonis bahwa Alexa akan melahirkan secara operasi caesar, melihat berapa lemahnya ia saat hamil. Namun, apapun bisa saja terjadi jika Tuhan telah menghendaki.


"Karena bayinya masih sangat kecil, Saya tidak memandikan nya tuan, Saya hanya mengelap nya saja," ucap Dokter Sari seraya memberikan bayi mungil itu kepada Ayahnya untuk segera di adzani.


Melihat suaminya mengadzani putrinya di samping dirinya, membuat Alexa meneteskan air mata. Dan membiarkan Dokter Sari yang sedang membersihkan area bawah tubuhnya dengan sangat hati-hati.


Alexa merasa bahagia melihat pemandangan yang baru pertama kalinya ia saksikan di depan matanya sendiri. Tetapi, ia juga merasa sesak ketika membayangkan ketika ia terlahir dulu, siapakah yang mengadzani dirinya saat itu? Sedangkan Ayahnya tidak sedang bersama dengan Ibunya.


Alexa menangis tergugu dan tentu saja menarik perhatian semua orang yang berada di dalam kamar itu, membuat mereka semua bertanya, apa gerangan yang terjadi? Karena mereka melihat Alexa baik-baik saja.


"Sudah selesai, nyonya," ucap Dokter Sari kemudian.


Membuat Alexa tersadar dari lamunannya akan masa lalu dirinya. Alexa pun tersenyum berusaha menenangkan dirinya sendiri.


"Sekarang saatnya bayi Anda mendapatkan ASI pertamanya untuk memperkuat daya tahan tubuhnya." Dokter Sari menyarankan yang langsung di setujui oleh Alexa dan Saga.


Bayi mungil itu di letakkan di atas dada Alexa dan berusaha mencari sendiri apa yang seharusnya ia cari, lalu menghisapnya pelan-pelan setelah berhasil menemukan apa yang dicarinya. Sehingga membuat Alexa merasa geli, karena ini adalah pengalamannya yang pertama kali.


Alexa membelai dengan lembut tubuh mungil dan lucu di depannya, sesekali ia mencium puncak kepala bayinya yang sedang sibuk melakukan aktifitas barunya.


Setelah dirasa cukup, Dokter Sari segera meraih bayi mungil itu kemudian membawanya keluar kamar itu untuk memberikan kesempatan kepada semua anggota keluarga yang sedang menunggu di luar dengan perasaan bahagia ketika mendengar suara tangis bayi itu.


Walaupun terlahir di usia kandungan yang baru menginjak tujuh bulan, namun bayi itu terlihat sangat sehat dan bugar. Itu karena Saga sangat memperhatikan asupan gizi yang dikonsumsi oleh istrinya selama kehamilan.


"Terima Kasih sayang, kau telah melahirkan putri kita dengan selamat," sekali lagi Saga mencium wajah Alexa, seakan tidak pernah bosan ia melakukan hal itu.


"Mulai sekarang kita jalani hidup yang lebih damai dan bahagia, apalagi musuh yang kita takutkan selama ini telah tiada," ucap Saga meneruskan perkataannya. Alexa menganggukkan kepala.


Alexa dan Saga merasa sangat bahagia karena musuh mereka telah dipanggil oleh sang Khalik, serta kelahiran buah hati mereka menambah Poin kebahagiaan bagi mereka.


SEKIAN


*********************************************


❤ Begitulah kisah kehidupan Alexa yang penuh dengan uraian air mata, namun berakhir dengan bahagia.


Perjuangan nya melewati hidup didunia fana ini sangat memberikan kita inspirasi bahwa tidak ada yang tidak mungkin jika Tuhan telah berkehendak.


Kisah Alexa mengajarkan kita bahwa hanya dengan berbekal sebuah kesabaran dan keikhlasan kita bisa mengubah takdir kehidupan kita untuk menjadi lebih baik. Maka dari itu, marilah kita terapkan dalam kehidupan kita sehari-hari tentang rasa sabar dan ikhlas, yang tentunya tidak semudah kita membalikkan telapak tangan. Butuh perjuangan dan pengorbanan.


Namun, selama kita tetap berusaha semua akan indah pada waktunya.


Para Reader ku sekalian terimakasih yang sebesar-besarnya aku ucapkan atas dukungan yang telah kalian berikan pada karya Author yang tidak seberapa ini, mungkin banyak terjadi kesalahan dalam bentuk tulisan dan cara penyampaian, maka dari itu Author mohon maaf yang sebesar-besarnya.


Semoga kisah ini bermanfaat untuk kita semua.


Jangan lupa juga mampir di karya Author yang berjudul'Misteri Putri Quan Ling (Reinkarnasi Dewi Surgawi) dan 'Love Story'.




Terimakasih untuk para Reader ku sekalian, sampai jumpa di karya berikutnya.


Wassalam


Anita Lailajuliant 🥰