
Clara terkejut saat dua buah mobil tiba-tiba berhenti di lokasi syuting.
Dari mobil yang berada di depan seorang pria turun, yang tak lain adalah Baron.
Selalu dari mobil belakang beberapa orang turun sembari membawa beberapa meja lipat lalu menatanya di depan mobil.
"Sayang!!" Ucap Clara langsung menghampiri pria itu dan memeluk Baron dengan manja.
Semua orang yang ada di situ langsung memperhatikan mereka berdua dan merasa sangat iri atas keromantisan dua orang itu.
Baron yang menyadari tatapan semua orang langsung tertunduk pada semua orang melalui Dia berkata, "semuanya tolong sarapan dulu, ini adalah makanan yang disiapkan Clara untuk kalian semua."
Ucapan Baron langsung membuat semua orang merasa senang karena beberapa diantara mereka memang belum sarapan, jadi kedatangan pria itu membawa sarapan sangat membantu mereka.
"Astaga Clara, Kenapa kau merepotkan kekasihmu dengan menyuruhnya membawa sarapan kemarin? Padahal dia pasti sangat sibuk karena perusahaannya salah satu perusahaan besar di negara kita. Sekarang malah harus jadi pengantar makanan seperti ini,, aku jadi merasa tidak enak."
"Ah,, Kalian tidak perlu sungkan, semuanya, Ayo sarapan dulu sebelum lanjut syuting." Ucap Clara penuh senyum di wajahnya karena merasa sangat senang.
Maka semua orang langsung mengambil sarapan lalu mereka makan sembari sesekali melirik ke arah Baron dan Clara yang tampak sangat mesra berdua.
Hal itu membuat Clara merasa sangat senang dan dia tidak sabar melihat ekspresi Jessica saat perempuan itu melihat Baron secara pribadi datang mengunjunginya ke lokasi syuting dan bahkan membawa makanan atas namanya untuk dibagikan pada semua orang di lokasi syuting.
Sementara di ruang rias, Jessica yang diras menjadi gadis tomboy kini sudah selesai dan perempuan itu sedang duduk sembari memainkan hp-nya.
Tiba-tiba pintu terbuka memperlihatkan seorang gadis muda yang kemudian berkata, "sutradara memerintahkan semua orang untuk istirahat 10 menit minum kopi atau sekedar sarapan. Silakan ambil srapannya di luar."
"Ah, baik," semua orang terlihat senang lalu mereka segera berdiri untuk mendapatkan sarapan mereka masing-masing.
Jessica pun yang merasa bahwa dia perlu kopi untuk menenangkan pikirannya, jadi dia langsung berdiri dan keluar dari ruang rias.
Perempuan itu mengerutkan keningnya ketika dia melihat mobil yang datang membawa sarapan dan kopi ternyata di depannya terpasang spanduk foto Baron dan Clara.
'Heh,, Jangan pikirkan dia Jessica sekarang kau kan sudah punya seorang kekasih,' ucap Jessica dalam hati sembari pipinya agak merona ketika dia mengingat Bagaimana pengakuannya kemarin malam dan bagaimana ciuman mereka dua malam yang lalu.
Perempuan itu kemudian buru-buru pergi ke truk makanan yang ada di lokasi syuting dan mengambil beberapa makanan.
Clara yang melihat itu sangat terkejut karena dia tidak menyangka bahwa Jessica sama sekali tidak terkompori setelah perempuan itu melihatnya bersama dengan Baron begitu mesra.
'Apakah dia merasa biasa saja? Bahkan pergi mengambil makanan yang dibawakan Baron atas namaku?' ucap Clara dalam hati yang sedari awal akan menebak bahwa Bintang tidak akan Sudi memakan makanan itu karena rasa sakit hatinya.
Tapi kenapa sekarang perempuan itu????
Melihat itu, Clara menggertakkan giginya, lalu setelah Jessica kembali dari sana ia sengaja memanggil perempuan itu.
"Jessica, kemarilah sebentar," ucap Clara langsung membuat Jessica menghentikan langkahnya ia memegang erat baki di tangannya dan kembali mensugesti dirinya sendiri.
'Tidak usah takut Jessica, lagi pula sekarang semuanya sudah baik-baik saja. Tidak ada lagi yang perlu kau takutkan untuk bertemu dengan mereka.' ucap Jessica dalam hati lalu dia melangkah mendekati kedua orang itu.
"Ada apa?" Tanya Jessica sembari menatap Clara dengan sudut mata perempuan itu juga memperhatikan Baron.
Terlihat Baron menatap ke arahnya dengan dalam, tetapi itu sama sekali tidak berpengaruh padanya karena sekarang yang membuat hatinya bisa bergetar hanyalah satu orang yaitu,,,, Leo!
"Duduklah bersama kami," ucap Clara sembari tersenyum langsung dibalas senyuman Jessica.
Jessica kemudian duduk di salah satu kursi di sana Dan meletakkan makanannya di meja lalu dia mulai makan.
"Terima kasih atas makanan yang sudah Kalian bawakan, ini sangat enak. Sering-seringlah begini, karena semua orang pasti senang." Ucap Jessica langsung mengejutkan dua orang yang ada di depannya.
Tak menyangka kalau Jessica sama sekali tidak terpengaruh dengan hal seperti itu, bahkan Baron merasa sangat sedih dalam hatinya karena melihat perempuan yang dulu sangat mencintainya kini tampak seperti tidak memperdulikannya.