Dijebak Satu Malam Bersama Pria Asing

Dijebak Satu Malam Bersama Pria Asing
111.


Brrruuummm.....


Berada dalam mobil, keduanya berbincang-bincang sampai akhirnya mobil mereka tiba di lokasi syuting dan Jessica kembali memberikan ciuman terima kasih pada Leo, lalu perempuan itu turun dari mobil.


Dia kemudian melambaikan tangan ke arah mobil dan melangkah ke lokasi syuting.


"Wah ternyata kau punya banyak kekasih ya?" Tiba-tiba sebuah suara mengejutkan Jessica hingga perempuan itu menoleh ke arah Clara yang datang ke arahnya.


🐾🐾🐾


"Apa maksudmu?" Tanya Jessica sembari mengerutkan keningnya.


"Hm,, kemarin yang datang mengantarkan mu mobil lain, sekarang yang lainnya lagi, dan beberapa waktu yang lalu juga orang yang lain. Aku jadi benar-benar kagum padamu, ternyata setelah 6 tahun berlalu kau benar-benar berubah menjadi orang yang mengagumkan." Kata Clara sembari melemparkan senyum mengejeknya pada Jessica.


Hal itu membuat Jessica tidak mengerti, karena sejatinya orang yang terus mengantarnya adalah orang yang sama, tapi mengapa Clara mengatakan bahwa itu adalah orang yang berbeda?


'Hah,, tidak penting juga aku menjelaskannya padanya, jadi lebih baik aku pergi saja.' ucap Jessica dalam hati lalu dia melangkah cepat meninggalkan Clara yang melangkah dengan santai di belakangnya.


Clara yang melihat reaksi Jessica hanya bisa tersenyum menyengir, 'dasar, Kau pikir dengan menghindariku seperti ini akan membuatku berhenti untuk mengganggumu?


'Ternyata nyalinya ciut juga, aku baru membahas satu kesalahannya dan kau sudah pergi dengan cepat untuk menghindariku.' ejek Clara dalam hati sembari melangkahkan kakinya menyusul perempuan di depannya.


"Jessica!!!" Seru Shiro sembari melambaikan tangannya ke arah perempuan yang baru saja datang.


"Ada apa kau pagi-pagi senang begini?" Tanya Jessica sembari duduk di samping pria itu dan meletakkan tas miliknya di atas meja.


"Coba lihat ini," ucap Shiro menyerahkan ponselnya pada Jessica.


"Manager ku baru saja menghubungiku dan aku terpilih untuk melakukan sesi foto seperti ini, tetapi dia bilang aku harus mencari salah satu perempuan dari industri hiburan untuk bersama-sama denganku.


"Perusahaan mereka sudah mempercayakannya padaku untuk mencari aktris ataupun model yang cocok untuk bersama denganku melakukan sesi pemotretan ini.


"Jadi aku berpikir untuk mengajakmu karena aku lihat kau tampak sempurna untuk iklan ini." Ucap Shiro sangat mengejutkan Jessica.


"Kau yakin mau mengajakku?" Tanya Jessica yang benar-benar tak percaya kalau pria di depannya itu sangat baik padanya hingga memilihnya untuk menjadi partnernya.


"Tentu!! Bagaimana menurutmu?" Tanya Shiro.


Mendengar pertanyaan Shiro maka Jessica dengan cepat menganggukkan kepalanya karena dia tentunya ingin melakukan berbagai hal yang bisa ia coba.


"Tentu saja aku mau, ini adalah sesuatu yang tidak bisa kutolak!!!" Ucap Jessicca sambil tersenyum senang.


"Kalau begitu kamu hubungi manajermu supaya dia mengatur semuanya untukmu." Ucap Shiro langsung membuat Jessica menggaruk belakang telinganya yang tidak gatal.


"Itu,, Sebenarnya aku tidak punya manajer. Jadi kau katakan saja jadwalnya padaku. Dan aku yang akan menyesuaikan waktuku nanti." Ucap Jessica langsung membuat sirup menganggukkan kepalanya lalu dia kembali menggeser-geser layar ponselnya.


"Sebenarnya Kalau kau mau aku bisa merekomendasikanmu pada agensi ku supaya kau bisa masuk ke agensi kami dan bisa mendapat lebih banyak pekerjaan." Ucap Shiro yang sangat percaya kalau Jessica pasti akan diterima oleh agensi mereka.


Sebab perempuan itu sudah mulai debut, apalagi jika film mereka sukses ditayangkan maka nama Jessica pasti juga akan ikut melejit bersama dengan namanya.


"Ahh,, itu, aku akan mendiskusikannya dulu dengan keluargaku." Ucap Jessicca.


"Tentu saja, pokoknya nanti kalau kau sudah memutuskan katakan saja padaku biar aku yang mengatakannya pada manajerku supaya dia bisa membantumu. Nah,, jadwalnya sudah kukirim ke ponsel mu, kau sesuaikan saja jadwalnya" ucap Shiro diangguki oleh Jessica.