Dijebak Satu Malam Bersama Pria Asing

Dijebak Satu Malam Bersama Pria Asing
142.


Setelah rambutnya dikeringkan dan para stylish menata penampilan Jessica, maka perempuan itu sudah siap untuk mengikuti konferensi pers yang telah disiapkan oleh Leo.


Begitu keluar dari kamar, ia langsung disambut oleh Bunga dan kedua anaknya yang sedari tadi sudah menunggu di sana karena penasaran dengan hasil kreasi tangan-tangan para make over yang disiapkan oleh Leo untuk Jessica.


"Ahh, bidadari!!!" Seru nita langsung melompat-lompat untuk meminta gendongan pada ibunya, tetapi ketika Jessica hendak menggendong perempuan kecil itu, dia malah didahului oleh Leo yang mengambil alih.


"Ibumu sudah cantik dan memakai pakaian rapi, kau tidak boleh membuatnya kusut lagi. Juga, ibumu akan kelelahan kalau harus menggendongmu sampai ke lantai bawah!" Tegas leo pada putrinya langsung membuat Nita terkikik lalu memeluk leher pria itu dengan erat.


"Maafkan aku, aku lupa Kalau bidadari tidak sembarang didekati," ucap gadis kecil itu langsung membuat Leo mencubit gemas pipi Nita.


Sementara Nanta, dia menatap ayah dan ibunya sambil berkata, "Memangnya, ayah dan ibu mau ke mana hingga berdandan sangat rapi?"


Mendengar itu, Jessica mengulurkan tangannya mengusap kepala Nanta sembari berkata, "ayah dan ibu akan mengumumkan pernikahan kami, jadi jangan lupa menontonnya di TV."


"Benarkah?!" Tanya Nita dan Nanta secara bersamaan karena kedua anak kecil itu tentu saja merasa sangat senang jika hubungan ayah dan ibunya akhirnya tak perlu lagi disembunyikan.


"Iya," jawab Jessica langsung membuat kedua anak kecil itu bersorak senang.


Sementara Bunga yang menatap Jessica, perempuan itu tak mau tinggal diam jadi dia berkata, "Jessica, aku minta maaf atas semua salahku padamu."


Namun, dia langsung memeluk lembut Jessica, "terima kasih," ucap Bunga.


Setelah saling memaafkan antara Bunga dan Jessica maka mereka kemudian turun ke lantai bawah dan Jessica bersama Leo meninggalkan kediaman untuk mengikuti konferensi pers yang diadakan oleh perusahaan.


Semua orang tentu saja kebingungan dengan konferensi pers yang tiba-tiba diadakan oleh perusahaan terbesar di negara mereka, Namun karena itu adalah hal yang langkah, maka semua wartawan berbondong-bondong menghadiri konferensi pers itu.


Hal itu membuat aula menjadi sangat penuh dan para wartawan bersiap dengan kamera mereka, buku catatan mereka, alat perekam mereka dan berbagai-bagai perlengkapan mereka yang lainnya untuk mendapatkan informasi dari CEO perusahaan kenamaan group Zaki.


Namun, semua wartawan dibuat terdiam saat mereka melihat dua orang yang memasuki aula konferensi.


"Apa yang terjadi? Mengapa CEO grup ZK malah datang bersama dengan Jessica yang baru saja di rumorkon memiliki hubungan dengan banyak pria dan sudah memiliki anak?" Satu persatu wartawan bertanya-tanya satu sama lain dengan pertanyaan yang sama namun tidak ada satupun yang bisa memberikan jawaban yang pasti selain berasumsi bahwa ada sesuatu yang besar yang akan diumumkan.


Namun tidak ada dari mereka yang berani bertanya ke atas panggung sebab mereka melihat kedua orang itu kemudian duduk dan tetap diam membiarkan kepala humas grup Zk mulai berbicara.


"Semua wartawan diharapkan untuk tenang dan memberi kesempatan pada tuan dan nyonya Zaki untuk berbicara." Ucap sang kepala humas langsung membuat semua orang tercengang di tempat mereka.


Tuan dan nyonya Zaki??????