Dijebak Satu Malam Bersama Pria Asing

Dijebak Satu Malam Bersama Pria Asing
85. Tidak mau membuat Jessicca merasa malu


Pada pukul 11.00 malam, Jessica baru saja pulang dari lokasi syuting dan perempuan itu memasuki apartemen dengan langkah yang senyap karena takutnya membangunkan semua orang yang Sudah terlelap.


Begitu dia memasuki kamarnya, kamar Itu tampak gelap, jadi dia hanya melepaskan pakaiannya dan mencari baju yang ringan untuk dikenakan, karena dia sudah mandi ketika berada di lokasi syuting.


Namun, saat itu dia tidak menyadari bahwa seorang pria yang sedang menemani Nita untuk tidur langsung membuka matanya dan melihat ke arahnya.


Leo pun ingin mengatakan sesuatu, tetapi ketika melihat perempuan itu dengan cepat melepaskan bajunya, maka dia tidak jadi mengatakan apapun dan hanya menutup matanya sembari memeluk putrinya yang juga memeluknya dengan erat.


'Kenapa dia sangat tidak berhati-hati? Seharusnya nyalakan dulu lampunya, atau setidaknya pastikan dulu apakah ada laki-laki di dalam kamar ini atau tidak!!!' kesel Leo dalam hati berusaha untuk tetap menutup matanya karena dia tidak mau melihat hal yang belum diizinkan untuk dilihat.


Tapi setan tetaplah setan, meski dia sudah berusaha menutup matanya pada akhirnya dia tetap membuka matanya dan melihat tubuh Jessica yang secara remang-remang tampak begitu memukau.


"Hoam!!!" Tiba-tiba suara Jessica menguap sambil berbalik ke arahnya langsung membuat pria itu memejamkan matanya karena takut ketahuan.


Dia juga tidak mau melihat lebih, apa lagi melihat bagian depan perempuan itu, jadi sambil mengatup erat-erat giginya. Leo berusaha agar matanya tetap terpejam.


Sementara Jessica, dia samar-samar melihat ke sana namun tidak memperdulikannya dan kembali berbalik memakai pakaiannya.


'Aku lapar sekali,,,' ucap Jessica dalam hati sembari berjalan keluar kamar untuk mencari makanan di dapur.


Namun, ketika dia keluar dari kamar dia melihat ke arah meja di mana ada beberapa paper bag yang diletakkan lalu sebuah ponsel yang ia kenali sebagai ponsel Leo tergeletak di atas meja.


Perempuan itu langsung melototkan matanya Lalu dia pergi ke kamar Nita untuk memeriksa Apakah di sana ada pria yang tertidur atau tidak.


"Dia tidak tidur di sini, kalau begitu???" Jessica menelan air liurnya lalu perempuan itu kembali ke kamarnya dan berjalan ke arah lampu tidur.


Tuk!


'Astaga,, ternyata dia ada di sini....!!!' ucap Jessica dalam hati kini merasakan pipinya menjadi sangat panas karena baru saja,, dia telah mengganti pakaian di tempat itu.


Tapi ternyata, di situ ada Leo yang tertidur, jadi perempuan itu mengulurkan tangannya untuk memeriksa Apakah pria itu benar-benar tertidur atau tidak.


Tap tap!


Jessica menepuk pundak pria itu berusaha membangunkannya.


'Hah,,, Apa yang dia lakukan?' pikir Leo dalam hati sembari berpura-pura tidur, karena dia tidak mau membuat perempuan itu menjadi malu.


"Apakah kau tertidur?" Tanya Jessica dengan suara yang pelan namun tak digubris oleh Leo, jadi perempuan itu bernafas dengan lega lalu dia mematikan lampunya.


Setelah selesai, perempuan itu keluar dari kamar dan berusaha membuat dirinya percaya bahwa pria itu benar-benar tidur dan tidak melihat apapun yang baru saja ia lakukan di dalam kamar.


Jadi Jessica kembali ke dapur dan mendapatkan makanan lalu dia makan sendirian sambil memikirkan masalah tadi.


"Kapan kau pulang?" Tiba-tiba suara seorang pria langsung membuat Jessica tersentak mengangkat kepalanya dan melihat Leo yang menghampirinya.


"Kau,,, kau bangun?" Tanya Jessica sembari memegang erat sendok di tangannya.


"Hm,, Aku baru saja terbangun, tapi kapan kau pulang?" Tanya Leo yang berpura-pura tidak tahu tentang kepulangan Jessica.


"Ah,, Aku baru saja kembali." Ucap Jessica kini bernafas lega dalam hati karena pertanyaan pria itu menunjukkan bahwa dia tidak mengetahui kapan kepulangannya.


Itu artinya bahwa pria itu tidak melihatnya ketika dia kembali tadi, dan langsung mengganti pakaian di kamar tanpa memperhatikan adanya seorang pria di sana.