Dijebak Satu Malam Bersama Pria Asing

Dijebak Satu Malam Bersama Pria Asing
121.


Akhirnya, orang yang dihubungi oleh Clara kini datang ke lokasi syuting, jadi tanpa membuang-buang waktu lagi dia langsung memberikan konser Jessica padanya supaya pria itu melacak panggilan terakhir di ponsel tersebut.


Hanya dalam waktu kurang dari 1 menit pria itu berhasil membuka kunci ponsel Jessica lalu mendapatkan nomor panggilan terakhirnya.


Dengan segera, Clara menyalin nomor itu lalu dia kembali berpikir, 'Apa sebaiknya aku cek galerinya juga?' ucap perempuan itu dalam hati lalu dia mengambil ponselnya dan membuka galerinya.


Tetapi sayang sekali, kode keamanan di ponsel itu berlapis, jadi dia pun tidak bisa membuka galerinya.


"Tolong buka juga galerinya," ucap perempuan itu menyerahkan ponsel Jessica pada pria yang bersamanya.


Tetapi, baru saja di pria itu mengambil ponsel Jessica lalu seseorang datang memergoki mereka.


"Lho, kau di sini? Dan ponsel itu? Bukankah itu ponsel Jessica? Dia sedang mencari-carinya," ucap perempuan itu langsung membuat Clara tersenyum ke arah perempuan itu.


"Ah iya, pria ini menemukan ponsel Jessica dan hendak memberikannya padaku untuk dikembalikan pada Jessica." Ucap Clara mengambil ponsel itu dari tangan sang pria dan kemudian menyerahkannya pada perempuan yang datang.


"Bisakah kau memberikan ini pada Jessica dan katakan bahwa pria bernama Aris ini menemukannya," ucap Clara langsung diangguki oleh perempuan itu, jadi dia mengambil ponselnya dan pergi meninggalkan Clara.


Clara bernafas dengan lega karena dia tidak ketahuan, tetapi perempuan itu kemudian berdecak kesal karena dia belum sempat membuka galeri Jessica.


"Apakah masih ada yang kau perlukan?" Tanya seorang pria yang bersama dengan Clara langsung membuat Clara menggelengkan kepalanya.


"Aku akan menghubungimu lagi ketika aku membutuhkan sesuatu," ucap Clara mengeluarkan setumpuk uang dari sakunya, lalu memberikannya pada pria itu.


Setelah itu, Clara berjalan pergi meninggalkan tempat itu dengan perasaan bahagia, karena dia akhirnya mendapatkan nomor ponsel dari pria kaya yang bersama dengan Jessica.


'Hm,,, dan mungkin saja dia akan melakukan sesuatu yang buruk pada Jessica lalu akhirnya Jessica akan menderita.' ucap Clara dalam hati lalu dia berjalan ke arah kursinya melihat Jessica yang sudah kembali memainkan ponselnya.


Perempuan itu tersenyum senang melihat Jessica tidak menyadari akan hilangnya ponselnya jadi dia mengambil naskahnya dan mempelajari naskahnya.


Sementara Jessica, dia melihat riwayat aplikasi terakhir yang di buka di ponselnya, 'Aku tidak pernah membuka riwayat panggilan, tapi kenapa ini terbuka?' ucap Jessica dalam hati yang merasa sangat aneh.


"Ada apa?" Tanya Shiro yang tiba-tiba saja datang menghampiri Jessica langsung membuat perempuan itu tersenyum sambil menunjukkan ponselnya.


"Aku ingat sekali, sebelum ponselku hilang, aku tidak pernah membuka riwayat panggilan, dan hanya membuka dua aplikasi saja. Tapi kenapa jadi terbuka?" Ucap Jessica langsung membuat Shiro mengambil ponsel dari tangan Jessica dan melihatnya dengan seksama.


"Kau yakin tidak pernah membukanya?" Tanya Shiro.


Jessica menganggukkan kepalanya, "hm, itu adalah aplikasi yang paling jarang kubuka, jadi aku tidak mungkin salah." Ucap Jessica dengan yakin.


"Kalau begitu, mungkin saja sebelumnya ada orang yang mengambil ponselmu lalu menggunakannya, tapi kenapa dia membuka riwayat panggilan? Atau jangan-jangan dia membutuhkan sebuah nomor ponsel?" Ucap Shiro.


"Ah benar,," ucap Jessicca kini merasa khawatir.


"Kalau begitu cepat ubah sandi ponselmu, atau kalau bisa kau menggunakan sandi sidik jari saja, jangan menggunakan angka ataupun pola." Ucap Shiro langsung diangguki oleh Jessica, lalu perempuan itu dengan cepat mengatur pengamanan ponselnya.


Dia tidak mau jika ada seseorang yang tiba-tiba mengambil ponselnya dan mencari tahu segala sesuatu yang ada di dalam ponselnya, karena di dalam ponsel itu ada foto-fotonya bersama dengan anak-anaknya dan foto-fotonya bersama dengan suami dan juga keluarga Zaki.


'Sebaiknya nanti aku membeli ponsel baru dan hanya membawa ponsel itu ke lokasi syuting.' ucap Jessica dalam hati yang merasa cemas Jika sesuatu seperti itu kembali lagi terjadi.