
Setelah beberapa menit menunggu, akhirnya satu persatu tamu yang akan merayakan ulang tahun Nita dan Nanta kini memasuki restoran.
Semua karyawan hotel yang tidak bertugas datang Bersama dengan anak-anak mereka, bahkan anak-anak dari beberapa karyawan hotel yang bertugas pun didatangkan di tempat itu agar semakin ramai.
Jadi Nita langsung memperlihatkan kegembiraannya, karena ada banyak orang yang datang merayakan ulang tahunnya bersama kakaknya.
"Kakak lihat!! Ada banyak orang yang datang merayakan ulang tahun kita!!!" Seru Nita langsung diangguki oleh Nanta.
Sebab pria kecil itu tidak suka keramaian, dan lebih suka jika ulang tahunnya hanya dirayakan bersama dengan ibu dan tantenya, sayang sekali tahun ini harus berbeda dari tahun-tahun kemarin.
Tetapi pria kecil itu tidak memperlihatkan rasa tidak puasnya dan hanya duduk saja sembari menunggu.
Setelah beberapa menit, maka restoran itu menjadi penuh lalu seorang karyawan restoran bertugas sebagai pembawa acara dan mulai memandu semua orang untuk memulai acara.
"Maka kita sambut kedua saudara kembar yang berulang tahun hari ini!! Leonanta dan Leonita!!!" Seru sang pembawa acara langsung membuat Nita melompat kegirangan lalu dia menarik kakaknya untuk naik ke panggung.
"Ayo kak!!!" Seru gadis kecil itu.
Prok prok prok....!!..
Suara tepuk tangan mengiringi kedua anak kecil yang naik ke atas panggung sementara Jessica duduk di tempatnya memperhatikan dua anaknya yang tampak tersenyum bahagia.
Setelah keduanya naik ke panggung, beberapa pelayan kembali muncul lalu membawa kue ulang tahun dan meletakkannya di depan Nanta dan Nita.
Nita melihat kue ulang tahun yang sangat besar itu, lalu dia menatap Ibunya dan berseru, "Ibu,, kemarilah temani kami meniup lilinnya!!!"
Maka begitu, Jessica segera berdiri lalu naik ke panggung.
Musik segera dimainkan, piano, terompet dan gitar beriringan memainkan lagu selamat ulang tahun. .
Sang pembawa acara dengan cepat memandu semua orang lalu mereka menyanyi untuk kedua anak kecil yang berbahagia di hari itu.
Fuhhh....!!!
Fuhhh....!!!
Fuhhh....!!!
Prok... Prok...prok...
Tepuk tangan mengiringi lilin yang telah tertiup habis, lalu diikuti pemotongan kue dan kedua anak kecil itu menyuapi Ibu mereka.
Yang terakhir ialah games, di mana sudah disiapkan kolam bola yang cukup besar di tempat itu lalu seluruh anak-anak yang ada di restoran dipersilakan untuk mencari koin emas yang diletakkan di sana untuk ditukar dengan hadiah.
"Nita dan Nanta akan menjadi pemimpinnya. Jadi, keduanya boleh berdiri paling depan!" Ucap sang pembawa acara saat semua anak kecil telah berkumpul di sana dan bersiap untuk memulai pencarian harta karun mereka.
"1! 2! 3! Mulai!!!" Teriak Nita memimpin perburuan mereka, lalu gadis kecil itu langsung melompat ke dalam kolam diikuti oleh semua anak-anak.
Ketika semua orang tua bersorak untuk anak mereka masing-masing, maka Jessica yang hendak bertepuk tangan untuk anaknya menghentikan gerakan tangannya, saat melihat hanya satu anaknya yang melompat ke dalam kolam.
Beberapa orang juga kebingungan melihat Nanta yang hanya berdiri di tempatnya memandangi anak-anak yang saling berebut mencari harta karun di dalam kolam bola.
"Sayang, Kenapa kau tidak mencari harta karunnya?" Tanya Jessica sembari menghampiri putranya yang berdiri diam di tempatnya.
Nanta langsung menatap ibunya lalu pria itu berkata, "pria dewasa tidak melakukan hal kekanakan seperti ini. Lagi pula hadiah yang didapatkan pastilah hanya mainan untuk anak kecil, tidak cocok untukku."
Ucap Nanta langsung membuat Jessica dan semua orang tua di tempat itu tercengang menatap pria kecil itu.
Hanya anak kecil berumur 5 tahun tetapi memperlakukan dirinya sendiri seperti pria dewasa!!!