OB Milyader ( Menantu Sampah)

OB Milyader ( Menantu Sampah)
Promo novel


HAI... Author promosi novel lagi nie. Berharap ada yang suka.


R : Kenapa author bikin novel baru terus sih?sedangkan yang ada belum juga ending,


A : karena Author sedang mengikuti event yang di adakan NT dan berharap ada readers yang menyukainya.


Jangan lupa mampir di Karya - karya author ya, semoga suka dengan ceritanya dan ditunggu jejaknya


💐BELENGGU DENDAM PUTRA MAFIA 💐



Seorang anak kecil yang sedang bermain pekat umpet dengan papanya dan anak itu bersembunyi di bawah kolong meja agar tidak di temukan oleh sang papa.


Tiba-tiba terdengar suara pertengkaran di iringi bunyi benda-benda pecah. Tak lama kemudian terdengar suara jeritan sekali dari seorang wanita yang merupakan yang bunda.


Di depan matanya sendiri bocah kecil itu melihat papa dan mamanya tergeletak di lantai dengan bersimbah darah.


Sang papa yang sempat melihat putranya di bawah kolong meja, berusaha sekuat tenaga memberitahu putranya untuk tidak keluar dengan menggunakan jemarinya, sebelum akhirnya benar-benar kehilangan nyawanya.


Pria kecil itu tanpa sengaja menyaksikan pembantaian yang terjadi pada orang tuanya dengan keji. Papa dan mamanya tewas akibat sabetan Katana yang melukai beberapa bagian tubuhnya, Darah segar terus mengalir dari tubuh orang tuanya hingga menggenang di lantai.


Rafandra anak kecil yang berusia lima tahun itu, menjadi saksi pembantaian yang dilakukan oleh orang-orang bertopeng yang membawa katana di tangannya untuk menghabisi nyawa kedua orang tuanya. Entah apa masalahnya, Rafan sama sekali tidak tahu.


Sang papa yang memberikan kode untuk Rafan agak tetap diam di tempat, membuat Rafan hanya bisa terus bersembunyi dan membungkam mulutnya sendiri, karena ketakutan jika dirinya juga tertangkap. Ia pun tetap diam sampai para pembantai itu pergi.


Berjam-jam Rafan masih tetap sembunyi, sampai terdengar suara-suara yang memanggil namanya.


"Tuan muda Rafan... tuan muda Rafan." Suara orang-orang yang memanggil namanya. Dengan tubuh masih gemetar, Rafan berjalan sambil berjongkok keluar dari kolong meja.


"Paman..." Panggil Rafan pada seorang lelaki yang merupakan pengasuhnya.


"Aden Rafan selamat... Aden Rafan selamat..." ucap beberapa orang yang merupakan anak buah dari Ornado yang masih tersisa, dan melihat munculnya Rafan dan sangat senang karena mendapati Rafan masih selamat.


Edrik laki-laki yang di panggil paman oleh Rafan langsung menghampiri dan memeluk Rafan serta memastikan keadaan Rafan baik-baik saja.


Edrik mendapati Rafan memegang topeng yang terdapat bercak darah yang masih segar. "Den berikan topeng itu pada paman." pinta Edrik namun Rafan malah menyembunyikannya di belakang dan menggelengkan kepala tidak ingin memberikannya.


Rafan pun akhirnya tahu, jika orang tuanya sudah meninggal saat tubuh orang tuanya di makamkan. Tangis pecah pun terdengar saat Rafan menyaksikan papa dan mamanya dimasukan kedalam liang lahat. Rafan yang masih kecil itupun mengeluarkan sebuah sumpah yang akan di lakukannya saat dewasa kelak.


"Aku Bersumpah, kelak saat aku dewasa, aku akan mengegerkan dunia Mafia, dan aku akan menghancurkan pembunuh orang tuaku." Teriak Rafan.


Setelah orang tua Rafan meninggal, Rafan di kirim Edrik ke Italia tempat sang kakek. Leonardo adalah orang tua Ornado yang tinggal dan juga merupakan ketua Mafia di Italia.


Di sana Rafan akan di didik menjadi penerus Mafia Dragon dan siap untuk balas dendam terhadap pembunuh ketua Mafia Dragon.


********


Dua puluh tahun berlalu, Rafandra kini tumbuh menjadi pria dewasa. Selama di Italia, Rafan dengan gigih terus berlatih dan bawah bayang-bayang balas dendam.


Rafan di didik langsung oleh sang kakek dan benar-benar di latih untuk menjadi seorang pria yang kejam seperti yang di inginkan dan juga sama seperti keinginan papanya.


Ornado adalah seorang ketua Yazuka yang sangat berkuasa dan sangat di takuti oleh kelompok-kelompok Yazuka yang lain.


Ornado menjalankan bisnis pasar gelap, dan mengambil andil dalam perdagangan ilegal tanpa dirinya perdagangan yang di lakukan segara ilegal oleh para Yazuka tidak akan bisa berjalan dengan lancar.


Pembunuh Ornado, menyisakan dendam tersendiri bagi Lorenzo, karena sang putra meninggal dengan cara Keji. Lorenzo pun sangat menaruh harapan di pundak Rafan untuk balas dendam atas yang terjadi pada putranya dengan mendidik Rafan menjadi pria yang jauh lebih kuat dan mempu membuat dunia Yazuka gempar.


Sebelum kembali ke Jepang, dan memulai pembalasan dendam, Rafan mengambil topeng yang selama ini dia simpan dan berjanji akan melenyapkan para Yasuka Jepang yang sudah membantai dan juga berhianat terhadap mafia Dragon.


"Aku kembali, dan sebentar lagi aku kan membuat kegempaan di dunia Mafia. dan kalian para pembantai aku akan menghukum kalian satu persatu." Gumam Rafan sambil meremas topeng yang menjadi petunjuk pembunuh orang tuanya itu.


"Rafan, sebelum kamu kembali ke Jepang, kakek kamu melakukan sesuatu." Ucap Lorenzo saat menghampiri cucunya itu.


"Apa kek?" tanya Rafan.


"Kamu harus mampu menjadi king Mafia sejati di sana, dan taklukkan kembali para mafia yang dulu berada di bawah kendali Mafia Dragon dan yakinkan semuanya bahwa Mafia Dragon tidak akan pernah terkalahkan lagi."


"Aku janji kek, aku kan mengembalikan kejayaan Dragon."


Lorenzo pun akhirnya bisa melepaskan cucu kesayangannya itu, yang sudah dua puluh tahun ia didik dengan serius, bahkan Lorenzo telah menciptakan Rafan menjadi pria tak berhati, yang memiliki sikap kejam.


jangan lupa mampir sejenak ya kak🙏🙏🙏☺️☺️☺️☺️☺️