OB Milyader ( Menantu Sampah)

OB Milyader ( Menantu Sampah)
Sahabat bisa jadi musuh 2


"Aaauuuhhh" Sonia dengan ceroboh hampir jatuh dari ranjang. Untungnya Kelvin dengan sigap menahan tubuhnya agar tak jatuh ke lantai.


"Apa yang kamu lakukan, jika kamu sampai jatuh ke lantai, aku pastikan tulang lenganmu akan patah. "Kevin tak segan memarahi Sonia.


"Bapak kan gak mau menyuapi aku." Kelvin pun menggelengkan kepalanya, lalu mengambil nasi kotak yang ia bawa.


Sambil duduk di kursi di samping Sonia, kelvin pun mengalah dan menyuapi Sonia dengan telaten namun tanpa ekspresi apapun, sedangkan sonia malu-malu menerima suapan dari kelvin.


"Di rumah kamu tinggal dengan siapa? apa keluargamu tidak ada di kota ini?" tanya kelvin yang tak melihat keluarga Sonia yang datang mengunjunginya.


"Aku tinggal sendiri pak, aku yatim piatu dan aku besar di salah satu panti asuhan. Setelah aku bisa mencari uang sendiri, aku memutuskan untuk keluar dari panti asuhan den menyewa kos yang aku tempati sekarang.


"ooohhh"


*****Kediaman santoso*****


"Pa, perusahaan kita sekarang benar-benar di ambang kehancuran, bagaimana bisa kelvin memiliki lima puluh persen saham di perusahaan kita, itu tandanya kelvin juga memiliki hak atas perusahaan kita. Jika ini terus di biarkan, bisa-bisa perusahaan diambil alih kelvin dan kita akan jatuh miskin pa, apa yang harus kita bagaimana pa." ucap Bily.


Santoso hanya bisa menghela nafas, tak percaya semuanya bisa berantakan, permata yang ada di depan mata, ia abaikan begitu saja dan malah tertarik dengan bongkahan batu seperti Jonathan.


Sukma yang mendengar pun, mulai cemas, ia takut jika jatuh miskin, "bagaimana ini pa? mama gak mau jatuh miskin, mau di taruh dimana muka mama dari teman-teman sosialita mama." rengek Sukma.


"Kalau tidak mau jatuh miskin, coba bantu cari jalan ke luarnya bisa kan? bikin tambah pusing saja."


Sukma dan yang lain berfikir sejenak sebelum sebuah ide muncul di benak sukma.


"Aku punya ide pa, bagaimana kalau Arumi menikah lagi dengan kelvin, mama yakin keduanya masih ada perasaan satu sama lain." jelas sukma.


Tenyata ucapan sukma di dengar langsung oleh Arumi yang baru saja pulang.


"Gak ma, aku gak bisa nikah lagi dengan mas kelvin, mau di taruh di mana mukakku ma, sampai sekarang setiap aku bertemu dengan mas Kelvin, perasaan bersalahku masih terus saja mengusik."


"Kalau kamu tidak mau, siap-siap kamu melihat kamu jatuh miskin. Apa kamu tahu? Kelvin mengambil alih lima puluh persen saham perusahaan, itu berarti Kelvin memiliki hak atas perusahaan kita. Apa kamu paham apa yang bisa dia lakukan pada perusahaan kita." jelas Santosa sambil membentak Arumi.


"Arumi, kamu harus bisa bantu keluarga, sekarang hanya kamu harapan kami, jika kamu menikah, otomatis gak mungkin kelvin berbuat macam-macam pada perusahaan dan kita tidak jadi miskin." Bujuk Bily.


"Kalian memang egois, selalu menumbalkan aku. Aku tidak bisa dan aku tidak mau lagi menuruti kemauan kalian semua." Arumi yang kecewa langsung pergi.


"Tenang pa, biar mama nanti yang membujuknya, mama pastikan Arumi akan menyetujuinya.


Setelah menjenguk Sonia kelvin kembali ke kantor untuk menyelesaikan pekerjaannya yang belum selesai.


"Kelvin" panggil Marcel yang ada di belakangnya.


"Apa ada masalah?"


"Kenapa kamu memblokir akses VVIP milikku, Kamu tak punya hak melakukan itu." Kelvin menyeringai lalu berbalik dan menatap kakak dirinya yang sangat ia benci.


"Aku punya hak untuk melakukan itu, karena semua uang yang keluar itu adalah milikku, bahkan aku bisa membuat kamu tak bisa mengakses apapun tanpa persetujuan dariku, paham."


"Kau ..." Marcel yang geram pun hanya bisa mengepalkan telapak tangannya.


"Kenapa, apa kau tak terima. Masih syukur aku masih membiarkan kamu menikmati fasilitas yang ada. Kalau aku sudah bertindak, siap-siap jatuh miskin." Kelvin berbalik badan dan ingin pergi, namun ucapan Marcel menghentikan langkahnya lagi.


"Kalau tahu kamu akan menyusahkan aku, sudah dari dulu aku melenyapkan kamu."


Kelvin secepat kilat menarik kerah Marcel, tak peduli lagi jika ada karyawan yang melihatnya.


"Penyesalan memang tak pernah datang duluan, aku juga tahu, dari awal aku akan menggagalkan rencana papa untuk menikahi ibumu, dan memastikan kamu tetap miskin." Kelvin ingin meninju Marcel, namun tiba-tiba di tahan Akas yang baru datang.


"Lepaskan aku akas, laki-laki seperti dia pantas mendapatkan pelajaran. Dia itu parasit, yang bisanya hanya menggerogoti kekayaan papa." Kelvin sangat geram, dengan semua rencana yang dibuat Marcel untuk menyingkirkan dirinya dan mengambil semua yang dimiliki Kelvin.


"Pak Marcel, lebih baik bapak pergi, jangan buat suasana tambah panas. bapak tahu kan kondisi pak Kelvin, jangan sampai pak Kelvin berbuat nekat pada bapak."


"Urusi bos kamu itu, dan bilang padanya untuk mengembalikan semua akses VVIP milikku." Marcel pun pergi dengan sinis. Walau tak mendapatkan hasil, setidaknya dia masih punya banyak cara untuk membuat berbuat sesuatu.


"Apa yang kamu lakukan pak, kau hampir saja membuat masalah di kantor, bagaimana nanti jika di lihat karyawan mereka semua pasti berfikir negatif tentang bapak yang menyerang Marcel."


"Dia yang selalu membuat masalah, aku sudah berusaha menahan, tapi dia yang sengaja membuat gara-gara."


"Cari tahu, sedetail mungkin informasi mengenai usaha sampingan Marcel dan juga ibunya, aku ingin dia kembali ketitik awal menjadi orang tanpa harta."


"Baik, akan aku lakukan, tapi aku mohon tolong jangan gegabah terlebih dahulu."


_TBC


Jangan lupa tinggalkan jejak.