OB Milyader ( Menantu Sampah)

OB Milyader ( Menantu Sampah)
Gagal malam pertama


Kesibukan yang di jalani Kelvin sebagai pemilik CS company dan misinya untuk balas dendam, ia hampir melupakan sebuah janji, janji terhadap seorang teman yang selalu memberi semangat padanya, walaupun hanya kenal beberapa bulan, bagi Kalvin dia sudah di anggap berarti dalam hidup Kelvin, ia selalu mengajari banyak hal dalam hidupnya.


Adi, Yang pernah bekerja sebagai seorang OB di perusahaan miliknya dan menjadi teman saat dirinya masih bekerja menjadi seorang OB juga. Saat Kelvin kembali mengambil posisinya, Adi sudah tidak bekerja di perusahaan. Ia berhenti bekerja, setelah kecelakaan yang dialami saat berkendara membuatnya harus mengalami kelumpuhan yang tak bisa lagi di sembuhkan.


Tak ada yang spesial pada malam pertama yang di lakukan sepasang pengantin dadakan itu, yang Kelvin dan klara lakukan hanya dengan tidur saling membelakangi dan tak saling mengganggu. Klara yang terlalu polos tak paham, apa yang harus di lakukan pasangan suami istri untuk malam pertamanya. Ia malah terlelap dalam tidurnya yang begitu nyenyak, sedangkan Kelvin melihat Klara yang begitu lelap tidur tak tega untuk menggangunnya.


Keesokan harinya, Kelvin memutuskan untuk datang berkunjung ke rumah Adi sebelum ia dan Kuasa hukumnya, mengambil alih rumah yang dihuni Mahendra dan keluarganya.


"Mas Kelvin sudah bangun, mau pergi kemana mas Kelvin pagi-pagi begini?" tanya Klara yang masih di atas ranjang sambil mengucek matanya yang baru bangun tidur.


"Aku ada urusan, mungkin akan kembali malam hari, bersikap baiklah dengan orang-orang di rumah ini." ucap Kelvin yang sedang merapikan kemejanya dan hendak memasang dasi.


Klara segera beranjak dari tempat tidur dan menghampiri Kelvin, "biar aku yang pasangkan mas" Klara langsung mengambil alih dasi Kelvin dan langsung memasangkan di bawah kerah kemeja Kelvin.


Mereka begitu dekat dan nafas mereka seringkali bertemu, Walaupun terlihat malu-malu namun Klara berusaha untuk melayani apa yang bisa ia lakukan untuk suaminya.


"Mas Kelvin apa benar aku ini istri ke empat mas?" tanya Klara secara tiba-tiba.


"Kenapa kamu bertanya begitu? apa kamu menyesal?"


"Tidak, aku tidak menyesal mas, aku cuma berfikir bagaimana reaksi mereka melihat aku ada disini sebagai istri barumu." Rasa penasaran Klara belum lah hilang, ia masih percaya jika Kelvin memiliki tiga istri lagi.


"Jangan kuatir mereka akan bersiap baik padamu." bujuk Kelvin.


"Benarkah? tapi kenapa mereka bersikap dingin padaku. Seakan mereka hendak mengintai ku."


"Mereka? mereka siapa yang kamu maksud?" Kelvin tak paham dengan maksud Klara, Kelvin pun tak habis pikir ucapan spontan yang keluar dari mulutnya dipercaya Klara jika dirinya akan menjadikan Klara istri ke empat.


"Mereka berdua, yang ikut makan malam, bukankah mereka berdua itu istrimu, mereka sangat dingin padaku, bahkan bicara padaku pun tidak mau."


"Mereka. Mereka ya..., mungkin mereka sedang merencanakan sesuatu, kau harus waspada, mereka benci orang baru." jawab Kelvin dengan serius, membuat Klara makin percaya jikalau mereka benar-benar istri Kelvin.


Setelah puas membohongi Klara, Kelvin pun pergi bersama Akas, untuk bertemu dengan teman lamanya. Akas yang sudah mengetahui keberadaan Adi menjadi petunjuk jalan.


Sedangkan di rumah, Klara sedang memikirkan seribu satu cara agar bisa dekat dengan Aura yang di kiranya adalah istri ke tiga Kelvin.


"Mau dibawa kemana jusnya bi?" tanya Klara yang mendapati bi Lili membawa nampan yang berisi segelas jus.


"Eehhh nyonya, ini non Aura minta di buatkan jus, makanya mau saya antar di halaman belakang, non Aura sedang santai di sana." jelas Lili.


"Biarkan aku yang antar bi." Klara mengambil alih nampan dari tangan Bu Lili.


"Tapi nyonya."


"Sejak kapan, tuan Kelvin punya istri banyak." ucap Lili sambil menggelengkan kepalanya.


Aura yang sedang bermain dengan ikan koi yang berada di kolam, dikagetkan dengan kedatangan Klara yang meletakkan Jus di samping Aura.


"Kamu. Kenapa kamu yang antar? Mana bi Lili?" tanya Aura yang terkejut dengan kedatangan Klara.


"Bibi ada kok, tadi aku yang sengaja bilang ke bibi untuk mengantarkan ini langsung padamu. Aku hanya ingin kenal lebih dekat saja dengan keluarga di rumah ini, terutama kamu. Kamu istrinya mas Kelvin juga kan." ucap Klara. Aura yang baru minum jus langsung disemburkannya dari mulut saat mendengar ucapan Klara.


"Apa kamu bilang? apa bisa di ulangi lagi, aku ingin dengar sekali lagi apa yang kamu katakan barusan."


"Kamu, istrinya mas Kelvin kan?" tanya Klara lagi.


"Siapa yang bilang kalau aku istrinya? apa kak Kelvin? Sejak kapan kak Kelvin punya istri banyak, setahu aku kak Kelvin itu dulunya duda dan baru berubah status saat dia dan kamu menikah. Aku ini adiknya dan kenalkan aku Aura." Aura menjulurkan tangan pada Klara dan Klara pun menyambutnya.


"Aku Klara." Klara menjabat tangan Aura dan mereka saling berkenalan sebagai adik dan ipar.


"Loh, kamu bukan Istrinya mas Kelvin? aku pikir kalu salah satu istri mas kelvin dan bukannya mas Kelvin bilang punya istri tiga dan aku yang ke empat. Aku kira kamu dan perempuan tadi malam itu juga Istrinya mas Kelvin." jelas Klara yang menunjukkan kepolosannya.


Aura tertawa geli, dengan pernyataan Klara, "Kamu benar-benar istri yang bodoh, bagaimana bisa semudah itu kamu di bohongi kak Kelvin. Bagaimana kalian bisa menikah, jika kalian tak kenal satu sama lain." Aura terus tertawa, namun Klara tak menunjukkan ekspresi apapun.


"Aaahhh, ceritanya panjang. Aku saja baru kenal dengan mas Kelvin gak sengaja dan gak nyangka kalau bakal jadi istrinya."


****


Sepanjang perjalanan, Akas melirik Kelvin dari spion depan, "Wajahmu tak memancarkan Aura malam pertama, apa Klara sudah gak segel lagi?" tanya Akas blak-blakan pada Kelvin.


"Mana aku tahu, menyentuhnya saja tidak. klara itu istri yang polos, bodoh atau berlaga bodoh, aku tak paham."


"Maksudmu bagaimana? dia menolak gitu atau bagaimana?" tanya Akas lagi.


"Ditinggalnya tidur, aku gak mau main kasar, makanya aku biarkan, tunggu dua tiga hari lagi, kalau masih sama saja, mau tidak mau aku yang akan duluan." Kelvin nampa terlihat kesal, bagaimanapun sebagai seorang lelaki, dia juga menginginkan apa lagi Klara adalah istri sahnya, yang sudah halal untuk di gauli.


"Sabar Vin, mungkin dia masih malu-malu. Wanita itu seperti kucing, ingin di manja tapi takut mendekat, tapi lihat kalau sudah di kasih ikan, eeemmm puluhan ranjau pun bisa di lewati." Akas terkekeh, menertawakan bosnya yang gagal malam pertama.


_TBC


βœ”οΈJangan lupa tinggalkan jejak


βœ”οΈπŸŽπŸ‘πŸ“πŸ’™β€οΈπŸ”– di tunggu biar author makin semangat updatenya.😁😁


βœ”οΈ Update setiap malam.