OB Milyader ( Menantu Sampah)

OB Milyader ( Menantu Sampah)
Part 75 Ending


Setelah seminggu mengusut kasus tentang kecelakaan yang di alami Aura, Akas segera memberikan laporan pada kelvin.


"Semua penyelidikan sudah ada dalam file itu, kamu tinggal cek lagi, karena sepertinya kecelakaan Aura itu murni dan tidak ada unsur kesengajaan." Jelas Akas saat menyerahkan flashdisk yang berisi bukti-bukti penyelidikan.


"Baiklah nanti aku akan memeriksanya, sekarang sudah waktunya jam pulang kantor." Ucap singkat kelvin lalu segera pergi dari kantor dan kembali ke rumah.


*****


Sesampainya di rumah, Kelvin di sambut istri dan kedua anaknya. Setiap melihat mereka rasa penat dan lelah Kelvin terbayarkan, merekalah obat mujarab yang paling ampuh bagi Kelvin.


"Mas Kelvin dah pulang? tumben gak lebur, biasanya selalu pulang malam." Tegur Klara.


" Memangnya gak boleh, Otakku sudah mendidih, dan butuh waktu untuk mendinginkan." Jawab Kelvin sambil menc*ium kening istrinya itu.


"Oya mas aku hampir lupa, tadi ada paket untuk mas, sudah aku taruh di ruang kerjanya mas."


"Paket!, dari siapa?"


"Gak tahu mas, coba mas cek sendiri."


"Nanti saja, mas mau bermain dengan Zack dan Zion dulu." Kelvin langsung mengambil Zack dari tangan Klara dan membawanya ke kamar. Klara pun menyusul dengan membawa Zion di gendongannya.


Kelvin pun menghabiskan waktu bermain bersama kedua putranya dan juga bersama istrinya. Disela candanya Kelvin kembali mengungkit sesuatu yang pernah klara inginkan.


"Sepertinya Daddy pingin ngasih adik buat kedua putra Daddy, biar nanti rumah semakin ramai, mau gak mommy?" Ucap Kelvin basa-basi.


"Gak, mommy gak mau melahirkan lagi, mommy mau besarin yang ada dulu, nanti kalau Zack dan Zion besar baru buat rencana." Saut Klara


"Kalau begitu, gak punya anak lagi sekalian, nungguin Zack dan Zion Besar kan masih lama, buat dulu kenapa, kan belum tentu langsung jadi." Kelvin pun ngambek dan pergi dari kamar.


"Mas,... mas Kelvin, jangan seperti anak kecil mas, nanti kita bicarakan lagi." ucap Klara sedikit berteriak.


"Mas gak mau tahu, malam ini mas mau buat gak pakai besok atau lusa." jawab Kelvin sebelum menghilang dari balik pintu.


"Kalian dengar Zack, Zion papa kalian sepertinya mengalami pub*ertas kedua, tingkahnya sudah seperti anak minta mainan." Ucap klara kesal dan di lampiaskan pada kedua anaknya.


Kelvin pergi ke ruang kerja untuk melihat hasil penyelidikannya yang di lakukan Akas. Segera saja flashdisk yang diberikan Akas di sambungkan pada laptop dan semua file yang ada di dalamnya segera muncul di cek.


Setelah memeriksa semuanya, Kelvin mendapati ada yang ganjil, di setiap kejadian yang terjadi pada keluarganya selalu muncul tanda H walaupun tidak ketara jika di selidiki secara sepintas, namun jika benar-benar di teliti memang tanda itu sengaja di buat, seolah semua memang sudah di rencanakan dan dalang dari semuanya sebenarnya sudah memberi petunjuk yang tak di sadari.


Kelvin menyandarkan punggungnya di sandaran kursi dan meletakkan kedua tangannya di belakang kepalanya. Kelvin menghembuskan nafas dengan berat.


"Kenapa selama ini kenapa tak memperhatikan tanda ini, sebenarnya apa hubungan tanda H dengan rentetan kejadian ini, apa jangan-jangan seseorang sengaja mengadu domba unt menghancurkan keluarga Casandro." Gumam Kelvin dalam hati.


Saat ingin kembali fokus pada apa yang terjadi, tak sengaja Kelvin menjatuhkan paket yang berada di belakang laptop dan jatuh ke lantai.


"Apa itu tadi, yang jatuh." Kelvin terkejut lalu segera mengecek apa yang terjatuh dan ternyata paket yang diletakkan Klara tadi.


Kelvin yang penasaran karena tak ada nama pengirimnya segera membuka paket tersebut.


Saat setelah di buka, bukti-bukti akurat tentang tanda H pun terjawab. Kelvin tak tahu siapa sebenarnya yang mengirim paket tersebut dan untuk apa dia memberikan petunjuk yang sebenarnya memang sangat dia butuhkan.


Huruf yang selalu ada di setiap masalah yang sedang di hadapi Kelvin sebenarnya adalah petunjuk yang mengarah pada dalang sebenarnya.


"Ternyata... ternyata selama ini kamu belum menyerah dan ternyata selama ini kamu adalah dalang di balik semua kejadian yang menimpa keluargaku. Kamu harus mati Herlambang, kamu harus mati di tanganku." Kelvin meremas semua foto-foto yang berada di dalam paket dengan penuh amarah.


Kelvin segera menghubungi Akas dan yang lain untuk menuntaskan semuanya malam itu juga.


"Cepat datang, malam ini aku akan melenyapkan satu nyawa." ucap Kelvin dengan tegas.


Klara yang hendak menghampiri Kelvin pun terhenti di depan pintu saat berpapasan dengan Kelvin yang baru keluar.


"Mas Kelvin Kenapa? apa masih marah denganku?"


Kelvin menangkup wajah istrinya, "Tidak aku tidak marah padamu. Aku harus pergi sebentar, ada yang harus aku selesaikan malam ini juga. Tunggu aku kembali dan kita akan mulai permainan baru kita." Ucap Kelvin lalu menc*ium kening istrinya.


"Tapi mas..." Klara tak melanjutkan ucapannya saat melihat sang suami yang terburu-buru.


*******


Di sebuah rumah, Kelvin dan yang lain menghentikan kendaraannya. Rumah tersebut nampak sepi.


"Vin apa benar ini rumah Herlambang?" tanya Akas.


"Petunjuk yang aku dapat, inilah tempat Herlambang jah*anam itu tinggal, aku harus membunuhnya sekarang, dia tidak bisa dibiarkan hidup lagi." Emosi Kelvin langsung meledak saat nama Herlambang di sebut, tanpa berkata apa-apa lagi Kelvin segera masuk kedalam rumah tersebut.


Namun saat masuk semuanya di luar dugaan, Herlambang ternyata sudah menunggu kedatangan Kelvin, namun yang mengejutkan Herlambang menodongkan pes*tol di kepalanya sendiri.


"Kelvin... akhirnya kamu datang juga, setelah sekian lama aku menunggumu." ucap Herlambang terkekeh.


"Apa kau yang sengaja mengirimkan paket itu padaku agar aku terpancing masuk dalam perangkapmu."


"Ya kamu benar, terlalu lama aku menunggumu, tapi kamu tak peka dengan Semua petunjuk yang aku berikan."


"Sebenarnya apa tujuanmu, menghancurkan keluarga Casandro, jawab!!" bentak Kelvin yang sudah kehabisan kesabaran.


"Karena Ibumu. Ibumulah yang membuatku melakukan ini. Dia telah menghancurkan semua impianku dan juga kehidupanku. Asal kamu tahu, akulah yang sengaja membunuh ibumu, dan aku lah yang sengaja mengadu domba semua yang berhubungan dengan Casandro dan aku lah yang ingin melenyapkan seluruh keturunan Casandro." jawab Herlambang yang akhirnya memecahkan semua misteri yang terjadi.


Jadi selama ini, semuanya sengaja di adu domba untuk menghancurkan seluruh keturunan Casandro, namun sayangnya gagal, gagal, dan gagal lagi. Hingga jalan satu-satunya yaitu membunuh semua yang terlibat dalam rencananya satu persatu, termasuk Aura dan juga Marcel.


Kelvin menodongkan pes*tol pada Herlambang dan bersiap untuk membunuhnya.


"Kau tidak akan bisa membunuhku, karena aku akan membunuh diriku sendiri, sebelum kamu melakukan itu." Kata terakhir sebelum menembakkan dirinya sendiri tepat di kepalanya, hingga ia pun terjatuh ke lantai seketika.


Kelvin dan yang lain terkejut dan hanya bisa menyaksikan aksi bunuh diri yang dilakukan oleh orang yang ingin di bunuhnya.


Akhirnya... Dendam yang tersimpan selama ini di hati Herlambang membawanya dalam kematian yang mengenaskan di tangannya sendiri.


Kini Kelvin menyadari, semua yang terjadi tak lepas dari Kesalahan dari keluarga Casandro sendiri yang akhirnya harus kehilangan satu persatu keluarga dari Casandro.


Kini Kelvin harus berjuang kembali untuk membesarkan keturunan Casandro dan untuk mempertahankan silsilah keluarga Casandro.


...👉👉👉👉T........A.......M......A........T.......👈👈👈...


❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️


HAI...HAI.... AKHIRNYA AUTHOR MENYELESAIKAN KARYA INI SAMPAI DI EPISODE 75. (Bab yang masuk berantakan akan segera di revisi.)


TERIMAKASIH YANG TAK TERHINGGA ATAS DUKUNGAN KALIAN SEMUA, TANPA DUKUNGAN DAN SEMANGAT DARI KALIAN TAK MUNGKIN AKU BISA MENYELESAIKAN KARYA INI HARI INI


1- Maret -2022



NEXT YUK IKUTI PERJALANAN DARI ANAK-ANAK CASANDRO YAITU ZACK DAN ZION DENGAN JUDUL ⭐ AKU BUKAN DORA ⭐


AKU TUNGGU JEJAK KALIAN DI SANA YA....❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️