Modernisasi Queen

Modernisasi Queen
Kelimpungan


Kedua orang itu menjadi batu yang berada di hutan lebat, tidak ada suara dan juga apapun selain hewan. Entah kemana hilangnya suara keduanya saat ini, hanya suara hati yang terdengar seperti film-film.


"Kau bilang apa tadi?" Tanya Lee yang membuat Mei jadi kikuk sendiri.


"Aku bilang apa memangnya?" Baik, sekarang yang satunya menjadi tuli dan yang satunya jadi pelupa tiba-tiba.


"Mungkin kau salah dengar, ayo... Kita..." Ucapan itu langsung berhenti karena posisi tubuh Mei yang berada sejajar dengannya sekarang berdempetan di sebuah pohon yang memiliki tinggi yang berkali-kali lipat dan besar.


"Apa?" Sekarang keduanya saling berhadapan dengan wajah dan tepatnya manik yang mengunci satu sama lain.


"Aku dengar kau menerima lamaran ku, aku tidak tuli."


"Kalau begitu kenapa bertanya lagi?" Lee tersenyum karena sepertinya Mei lebih memperjelas.


"Jadi.... Kau bersedia menjadi istriku kan?" Ditatap seperti itu es batu pun akan meleleh, hutan yang sudah gelap gulita hanya manik keduanya yang memancarkan cahaya yang tengah mewakili perasaan bersemi mereka.


"Kalau kau bertanya lagi, maka lupakan saja! Aku tidak bisa menikah dengan orang yang tidak mengerti dalam sekali penjelasan." Mei mendorong tubuh Lee agar ia lepas dari gembok tatapan maut serta hembusan nafas yang akan menenggelamkan sisi waras nya.


"Aku tidak akan lepaskan sebelum kau mengatakannya lagi dan dengan menatap mataku."


"Aku merasa dingin."


"Aku akan menghangatkan mu."


"Aku lapar."


" Aku akan membawa satu pohon apel untukmu."


"Aku...."


"Bicara lagi, maka bibirmu akan terhenti karena ku."


"Apa kau memanfaatkan status mu pangeran?" Lee bukannya menjauh malah semakin mendekat membuat jarak itu kembali sangat dekat dan dalam satu centi lagi maka bibir itu akan menempel.


"Jika itu yang kau pikirkan, maka seharusnya aku sudah melakukan sesuatu yang kau pikirkan bukan?"


"Lalu kenapa?" Napas yang semakin berat dan memburu saling bersahutan dan mengisi wajah mereka satu sama lain.


"Kau mau mencoba? Aku bisa menjadi berbeda tanpa kau pikirkan sebelumnya. Aku menahan diri hanya untuk istriku, tidak ada yang boleh selain itu."


"Semuanya, aku ingin kau mendampingi ku dan memberikan ku solusi untuk apa yang kita hadapi bersama. Aku ingin kau menemaniku sebelum naik tahta hingga ke pemakaman abadi. Aku ingin kau menjadi ibu dari anak-anakku yang akan membimbing mereka menjadi anak-anak yang hebat dan memiliki nilai yang baik. Jika kau berpikir aku menginginkan ragamu saja, maka aku akan memiliki satu istana besar yang diisi oleh Harem ku. Bagiku seorang wanita adalah hal yang berharga."


"Kalau begitu, kau akan menerima kekurangan ku?"


"Ya, tidak perduli dengan kelebihan mu aku akan mengisi kekuranganmu."


"Bagaimana dengan kebohongan yang mungkin aku lakukan?"


"Maka aku akan mengubahnya menjadi tidak pernah dilakukan lagi." Keduanya saling menjawab pertanyaan dengan begitu intim.


"Bagaimana kalau aku pergi lebih dulu?"


"Aku akan tetap menjadi milikmu hingga mati, meskipun salah satu diantara kita pergi lebih dulu."


"Bagaimana jika raja tidak setuju? Aku bukanlah seorang putri bangsawan dan suci. Kau tau, aku sudah menikah sebelumnya. Bagaimana kau akan mengatakan hal itu?"


"Kematian pun akan aku lewati untukmu."


"Kau bersedia menentang ayahmu demi ku?"


"Jika itu adalah benar, kenapa harus takut? Aku tidak menentang tapi menjelaskan." Mei tidak berkata lagi, sungguh pesona Lee lebih mematikan di gelapnya malam.


🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟


Kepanikan terjadi ketika sang anak belum juga ditemukan membuat raja dan juga pendeta Ming segera mencari anak mereka. "Katakan bagaimana bisa terjadi?"


"Ampun raja, tapi hamba tidak tau yang sesungguhnya. Tapi pangeran menghilang bersama putri pendeta Ming dan belum kembali, hanya ada pedang pangeran saja."


"Cepat cari!" Raja langsung turun mencari keberadaan putranya dan pendeta Ming turut mencari keberadaan putrinya yang dikatakan menghilang bersama pangeran.


Adegan itu turut disaksikan oleh gadis yang ikut kelimpungan mencari sang pangeran. 'Bersama seorang gadis?' Apa maksudnya?'


Bersambung......


Jangan lupa like komen dan favorit serta hadiahnya ya terimakasih banyak.