Baby Twins CEO

Baby Twins CEO
Kummon demput Molla Daddy...


°°°~Happy Reading~°°°


" Sayang... Dengerin mommy... " Anelis membuka suara.


" Hu'um... Deungall apa... " Tanya Arshi antusias.


" Arshi... Kata tante Hanna, Maura harus pulang dulu... karena granny nya Maura lagi sakit, jadi kita jalan-jalannya tidak sama Maura dulu ya sayang... "


Membuat senyum Arshi seketika itu memudar, gadis kecil itu berubah muram.


" Jadi, Molla eundak di shini? Molla tinggal-tinggal Ashi sheundilli di shini? Molla eundak jadi main-main shama Ashi? "


Tangis Arshi pecah, gadis kecil itu merasakan kekecewaan yang amat membuncah, mengapa sahabat nya itu pergi meninggalkan dirinya seorang diri tanpa berpamitan? Mengingkari janjinya yang di buat kemarin untuk bermain bersama hingga larut malam.


" Bukan begitu sayang, granny nya Maura kan lagi sakit, jadi Maura harus merawat granny nya dulu biar cepat sembuh, seperti dulu waktu Arshi merawat Arsha saat sakit... " Sahut Anelis berusaha menenangkan sang putri.


" Eundak mahu... Ashi eundak mahu.... Ashi mau Molla ballik shini myh... Ashi mau Molla shini shama Ashi, hwa... " Gadis kecil itu menggeleng-geleng tak mau, tangisannya bahkan semakin lantang terdengar, membuat Marvell pun akhirnya ambil suara.


" Calm down girl... Jangan menangis lagi... " Marvell mengambil Arshi di kursi makan nya, menggendong gadis kecil itu, lalu menepuk-nepuk punggung putri kecilnya itu berusaha menenangkan.


" Daddy... Kummon demput Molla daddy... Ashi mau Molla shini shama Ashi, Ashi eundak mahu jauh-jauh shama Molla, hiks... " Pinta si kecil Arshi pada sang daddy dengan wajah memelasnya.


" Oh my girl... Tidak bisa, Maura harus merawat granny nya, hmmm... "


" Tapi Ashi mau Molla shini shama Ashi, Ashi mau main-main shama Molla shehallian, hiks... " Pintanya penuh harap.


" Baiklah, lima hari lagi kita akan pulang nyusul Maura, oke? " Sahut Marvell memberi solusi terbaik, bagaimana mungkin ia pulang sekarang, baru dua hari ia bermalam disana, dan ia belum mendapat apapun dari tempat romantis itu.


" Eundak mau!!! Ashi mau na sheukallang!!! Srukkk... " Rengek Arshi sembari menyedot ingusnya yang berusaha melarikan diri tanpa permisi.


" Oh... Sorry girl, tidak bisa... "


" Eundak mau tahu, pokok na Ashi mau Molla sheukallang!!! " Sentak Arshi pada sang daddy, membuat Anelis pun tak sanggup untuk tak membuka suara.


" Hwa... Mommy eundak shayang shama Ashi... Mommy mallahin Ashi, Ashi eundak shuka, hwa.... " tangisan Arshi kian lantang terdengar, tubuhnya bergerak bebas berusaha melepaskan diri dari rengkuhan sang daddy.


" Leupashin Ashi... Ashi eundak mahu shama daddy shama mommy, hiks... Daddy shama mommy eundak shayang shama Ashi!!! "


" Lepaskan saja mas... " Sahut Anelis dengan nada penuh ketegasan, membuat Marvell sontak mengerutkan dahi, bagaimana bisa ia melepaskan putri kecilnya yang tengah mengamuk itu begitu saja, bisa-bisa gadis kesayangannya itu bertingkah aktif hingga tak sengaja melukai dirinya sendiri.


" Tapi sayang... "


" Tidak semua yang Arshi mau harus di turuti mas, dia harus belajar untuk tidak egois... "


Terpaksa Marvell melepaskan sang putri dari cengkraman nya, membuat gadis kecil itu sontak berlari terbirit ke arah kamarnya.


" Daddy shama Mommy eundak shayang ladi shama Ahsi, Ahsi eundak mau shama mommy shama daddy, hwa... " Sentak Arshi sebelum masuk ke dalam kamarnya, tangisannya semakin lantang terdengar, ia kecewa, gadis kecil itu merasa amat kecewa atas penolakan sang daddy sekaligus amukan dari sang mommy. Duduk meringkuk di pinggir jendela dengan mengenaskan, gadis kecil itu tampak kacau dengan rambutnya yang berserakan di wajahnya yang basah bekas isaknya.


Kejadian itu berhasil membuat Anelis cukup di landa frustasi, bagaimanapun sifat egois Arshi adalah akibat kelalaian nya yang selalu menuruti kemauan gadis kecil itu, terutama sang daddy yang selalu memanjakan nya tanpa batas, seolah ingin menebus 4 tahun yang terlewat dengan segala kemewahan, membuat sifat manja Arshi pun semakin kental terlihat.


" Ini salah Ane mas, seharusnya kita tidak terlalu memanjakan nya... "


🍁🍁🍁


Annyeong Chingu


Lama ngga ketemu, othor jadi rindu nih sama kalian


Jangan lupa like nya yah, hehehe...


Happy Reading


Saranghaja 💕💕💕