Baby Twins CEO

Baby Twins CEO
Asha Gallak Shepeulti Daddy


°°°~Happy Reading~°°°


Di sebuah kamar mewah milik Marvell dan Anelis, terlihat seorang bayi mungil kini tengah menggeliat tak tenang, tidur nyenyak nya terusik oleh celotehan sang kakak yang tak henti berdenging di telinganya, membuat sosok mungil itu terpaksa membuka kedua matanya, mengerjap-ngerjap menatap pada sang kakak yang kini terlihat tersenyum sumringah.


" Myh... Mommyh... Dedek bayi oek oek na udah banun myh, mommyh... " Si kecil Arshi tampak heboh sendiri, dengan perutnya yang membuncit, gadis kecil itu terlihat berlarian kesana kemari seolah merasakan kebahagiaan yang tiada tara.


" Girl... Calm down please... " Sahut Marvell memperingatkan, laki-laki itu terlihat menuntun sang istri yang baru saja keluar dari kamar mandi.


Sebenarnya Anelis sudah tidak apa-apa, masih sedikit sakit sih, tapi tidak sesakit waktu hari pertama melahirkan, meski berkali-kali meyakinkan bahwa ia bisa melakukannya sendiri, namun apa daya jika ia di hadapkan pada suaminya yang keras kepala itu.


" Oekkk... Oekkk... " Lama menahan tangis nya, akhirnya bayi mungil itu terisak juga, menangis kencang mengeluarkan suara menggelegar nya seolah ingin segera di gendong dan ditimang-timang.


" Dedek bayi oek oek tup tup... Eundak boleh nanit lagi ya... Nanti kaka Ashi kasih cucu tobelli yang banak buat dedek bayi oek oek ya... " Ya begitulah si kecil Arshi, meski Marvell telah menyematkan nama yang begitu cantik untuk bayi menggemaskan itu, namun si kecil Arshi enggan untuk mengubah panggilan kesayangan nya itu.


" Oekkk... Oeekkk... "


" Mommy teupetan, ini dedek bayi oek oek na mau mimi cucu na mommy aja kata na... " Sahut Arshi tak sabaran, bocah perempuan itu seperti tau saja dengan rengekan sang adik.


" Sok tau kamu... " Sentak Arsha pada kembarannya.


" Tau dong... Tadi dedek bayi oek oek na kan bishikin Ashi, Asha eundak tahu kalleuna eundak di bishikin shama dedek bayi kan... Asha dullek sih, makan na dedek bayi oek oek na eundak mau shama Asha, wleee... " Ejek si kecil Arshi dengan menjulurkan lidahnya.


" Mana ada bayi bisa ngomong, lagian namanya bukan dedek bayi oek oek Arshi, tapi baby Ar-Shell... " Eja Arsha agar saudara


" Emang keunnapa kalo Ashi panggil na dedek bayi oek oek, mashallah buat Asha... " Tantang Arshi.


Melihat perdebatan yang tak kunjung usai itu, membuat Marvell mau tak mau harus segera melerainya atau perdebatan itu akan berlanjut sampai dini hari.


" Stop my twins, apa kalian tidak lelah seharian ini selalu berdebat? " Sahut Marvell yang kini tengah menggendong si kecil Arshell, bayi laki-laki itu tampak tenang, tak lagi menangis atau bahkan merengek sekalipun.


" Asha yang mulai daddy... Asha shuka ganggu-ganggu Ashi, Ashi eundak shuka!!! " Sahut Arshi menunjukkan protes kerasnya.


" Sudah dong sayang berantemnya... Sekarang Arsha sama Arshi baikan dulu yah... " Sahut Anelis menimpali, wanita itu memang selalu membiasakan anak-anaknya untuk saling berbaikan meski setelahnya kembali bertengkar habis-habisan.


" Asha dullu tapi, dia kan towok... " Sungut gadis kecil itu.


" Ya udah, maafin Arsha... " Sembari menjulurkan tangannya, namun tanpa di duga, bukannya membalas uluran tangan itu, si kecil Arshi malah merengkuh erat tubuh saudara kembar nya itu.


" Ashi maapin, tapi Asha eundak bolleh nakal-nakal lagi shama Ashi ya... " Sahut Arshi masih merengkuh erat tubuh Arsha.


" Hmmm... Sekarang cepat lepaskan. Kamu bau!!! " Perintah Arsha setengah menyentak.


" Iya iya... Asha gallak sheukalli sheupeulti daddy... "


Membuat kedua laki-laki beda usia itu seketika tersentak.


" Girl... "


" Arshi... "


Dan gerutuan kedua laki-laki itu hanya di balas Arshi dengan kikikan nya.


" Hihihi... Mommy lihat deh... Asha shama daddy kalau lagi mallah sangat menyellamkan ya myh, Om bobotong shama tante unti shampe takut shama melleka, hahaha... "


🍁🍁🍁


Annyeong Chingu


Happy Reading All


Saranghaja 💕💕💕