Baby Twins CEO

Baby Twins CEO
Blacklist


°°°~Happy Reading~°°°


Wajah laki-laki itu tampak berseri indah, wajah yang selama ini terlihat kusut tak bersemangat kini telah lenyap di gantikan dengan senyum berbinar bahagia, jangan di tanya lagi siapa sosok yang tengah kita bicarakan, pastilah Marvell yang kini menjadi topik pembicaraan.


Berkali-kali Marvell mengecup kening sang istri yang masih terlelap dalam rengkuhan sang mimpi, tangannya pun gatal mempermainkan helaian rambut sang istri yang kini di biarkan tergerai indah hanya untuk di perlihatkan kepadanya, membuat Anelis menggeliat tak tenang seolah terganggu akan tingkah usil sang suami.


" Ehmmm... Mas... " Lenguh nya saat Marvell semakin jahil, laki-laki itu semakin intens mengec*pi wajahnya.


" Pagi sayang... Cup... "


" Ane masih ngantuk mas... " Lirihnya dengan suara serak khas bangun tidur, perempuan itu terlihat semakin mengeratkan rengkuhannya pada sang suami, sedang wajahnya semakin tenggelam di antara dada bidang suaminya yang kini di biarkan polos tanpa benang yang menghalangi.


" Kok masih ngantuk, udah subuh sayang... emang semalam ngapain, hmmm... " Goda Marvell.


" Begadang... " Jawabnya singkat dengan rasa kantuk yang masih mendera.


" Ngapain begadang? " Marvell semakin melancarkan aksinya menggoda sang istri.


" Buat dedek... " Suntuk Anelis.


" Mau dong lagi... " Pinta Marvell sembari mengec*pi wajah sang istri, membuat Anelis seketika merengek untuk tak di ganggu, rasa kantuk yang menderanya benar-benar membuat perempuan itu tak berdaya.


" Mas... Ihhh... Ane masih ngantuk... " Seloroh Anelis sembari menutup mulut sang suami agar berhenti mengec*p area wajahnya.


" Makannya jangan suka begadang dong sayang... "


" Mas ih yang mainnya ngga selesai-selesai... " Rengek Anelis, bola matanya kini sudah membuka menatap sebal pada sang suami.


" Habisnya bikin nagih sih sayang... Mau lagi boleh? " Seloroh Marvell dengan mata berkedip manja.


" Ngga ada nambah-nambahan, mas udah di blacklist, jadi ngga bisa masuk... " Sungut Anelis, perempuan itu sontak bangkit dari tidurnya, hendak membersihkan diri lalu menghadap pada sang illahi.


" Kok di blacklist sih sayang... Kan mas udah kasih yang enak-enak sampe 3 jam loh... " Kekeh Marvell.


🍁🍁🍁


Pagi itu, keriuhan sungguh terasa saat Anelis terlihat gugup menyiapkan keperluan si kembar untuk berangkat ke sekolah. Akibat memilih tidur setelah sholat subuh, membuat Anelis akhirnya bangun terlambat, dan kini berimbas pada anak-anak yang ikut terlambat bangun.


" Sayang... Sini cepet, nanti Arshi terlambat loh... " Anelis memperingatkan si kecil Arshi yang sedari tadi merajuk karena malas berangkat sekolah.


" Tapi ashi mau lambut na di kuntill atash shama di kepang myh... " Rajuk Arshi yang enggan beranjak dari sofa kamarnya.


" Di kuncir biasa saja Arshi, nanti kita telat... " Protes Arsha yang tak mau melewatkan jam pelajaran begitu saja.


" Eundak mau, Ashi mau di kuntill shama di kepang... " Kekeh Arshi dengan nada kesal.


" Dasar keras kepala... " Sungut Arsha yang sudah malas untuk berdebat, bocah laki-laki itu terlihat keluar dari dalam kamarnya karena sudah jengah dengan tingkah manja saudara perempuan nya itu.


Anelis dengan gerakan secepat kilat mau tak mau menuruti permintaan si kecil Arshi, bukan ia memanjakan sang anak, Anelis hanya tak mau putrinya itu memilih bolos sekolah hanya karena masalah sepele yang sebenarnya bisa saja ia lakukan.


" Nah... Putri mommy udah cantik... Sekarang waktunya berangkat sekolah ya sayang... " Bujuk Anelis.


Gadis kecil itu pun beranjak dari duduknya, lalu di dekatinya ranjang besar miliknya yang kini tengah di tiduri sang adik tercinta, terlihat baby Arshell kini tengah memainkan jemari tangannya, sesekali bayi mungil itu mel*mat jemari mungilnya dengan penuh kenikmatan.


" Kaka Ashi beullangkat shekull dulu ya... Dedek bayi oek oek eundak boleh nanit-nanit, tunggu kaka Ashi pullang tellus kita main yah... " Pamit si kecil Arshi pada sang adik dengan di akhiri kecupan di keningnya.


🍁🍁🍁


Annyeong Chingu


triple up untuk hari ini


Happy Reading


Saranghaja 💕💕💕