
"Lapor ketua! Ada gelombang eksodus dalam jumlah besar mengarah ke kota ini. Rata rata dari mereka adalah orang orang tua, yang mengalami masalah kesehatan."
"Tapi bukan sembarang orang tua. Mereka rata rata adalah pemilik perusahaan, yang tidak tergabung dalam organisasi kita."
"Selain pemilik perusahaan, mereka juga pengelola tanaman obat. Tapi sayangnya bahan obat obatan itu tidak bisa mereka berdayakan, karena minimnya pengetahuan dalam mengolahnya."
"Hari ini mereka ingin bertemu dengan ketua, untuk membahas masalah itu dengan imbalan besar." Ujar Dave tua apa adanya.
"Dari mana senior tahu masalah itu?. Apakah dari anggota kita yang ada di sana?" Respon Arya cukup penasaran. Sesaat setelah baru kembali dari dunia dimensinya, atau istana awan milik kakeknya itu.
"Tanpa dikasi tahu pun orang sudah tahu ketua, karena mereka sekarang sedang berada di bawah, dan ingin segera bertemu dengan anda." Jawab Dave tua apa adanya.
"Ada dibawah? Tapi kenapa aku tidak tahu?" Batin Arya dalam hati.
"Ah sial!. Sekarang aku baru sadar. Ini gara gara Arga dan anak buahnya tidak ada di samping ku, hingga berita besar seperti itu tidak segera aku dengar."
"Kalau begitu aku harus menyuruh mereka bertugas kembali, setelah masa cuti mereka berakhir." Batin Arya lagi.
"Ketua!" Seru pak Satya mengagetkan Arya.
"Ah iya iya!. Ada apa?" Respon Arya jelas sedang tidak konsentrasi.
"Apa tanggapan anda dengan permintaan mereka itu? Apakah akan meladeni atau membiarkannya saja?" Tanya Satya.
"Atur saja. Aku bersedia bertemu dengan mereka!" Jawab Arya asal bicara.
"Dimengerti ketua!" Respon Satya dan Dave tua berbarengan.
"Eh tunggu!. Berapa jumlah mereka? Cepat bawa aku kesana!" Ujar Arya setelah menyadari kesalahannya.
"Ada lebih dari dua ribu orang ketua!" Jawab Satya.
"Dua ribu orang? Sebanyak itu?" Respon Arya tidak menduga.
"Masih ada lima ribu lagi yang sedang mengantri giliran untuk bertemu dengan anda." Sambung Dave tua.
"Lima ribu orang?. Apa mereka mengira aku ini robot yang tidak mengenal kata lelah?. Kalau ada Arga mungkin bisa?" Reaksi Arya keceplosan kata.
"Ah benar!. Kenapa aku tidak kepikiran dengan mereka?" Monolognya.
"Jadi bagaimana ketua? Apa jadi menemui mereka?" Tanya Dave tua butuh ketegasan.
"Tunggu!. Aku rasa untuk hari ini cukup seratus orang perwakilan saja. Kalau semua minta dilayani, bakalan mati aku!" Seru Arya.
"Benar kata ketua. Kalau semua minta dilayani, kami yakin tuan muda akan kewalahan. Jadi sesuai dengan saran anda, kami akan meminta mereka mengirimkan perwakilannya saja." Reaksi Satya setuju dengan pendapat Arya.
Tak lama kemudian, seratus orang yang diminta untuk ketemu dengan Arya, sudah masuk ke aula pertemuan, guna membahas permasalahan mereka, yang datang secara beramai ramai ingin bertemu dengan Arya.
Dari pertemuan singkat itu diketahui, bahwa mereka ingin mendapatkan pencerahan dari Arya, berkenaan dengan masalah kultivasi juga kesehatan, serta tentang tanaman obat obatan yang mereka punya.
Selain maksud itu, Mereka juga berkeinginan untuk bersama sama mencicipi sup tulang naga, yang konon katanya mampu mengobati orang sakit dan meningkatkan kekuatan.
Mendengar itu, Arya jadi tersentak diam. Dia mengira mereka ingin dilatih untuk membuat obat obatan, Ternyata hanya ingin menikmati khasiat dari sup tulang naga nya saja? Bagaimana kalau mereka tahu, Jika sup jamur dewa lebih berkhasiat dari pada sup tulang naga?
Mungkin jika mereka tahu tentang itu. Bisa jadi mereka akan menyiksa diri sendiri, karena sup itu, khasiatnya jauh lebih unggul dari jenis sup apapun yang ada di dunia.
Beruntung Arya belum mengumumkan sup temuannya tersebut pada orang ramai. karena sedang menunggu waktu yang tepat untuk mempublikasikannya.
Tapi hari ini sepertinya waktu yang tepat untuk memperkenalkannya, karena dibawah sana, sedang mengantri ribuan orang yang ingin menikmati menu spesial restorannya, dan itu adalah sup tulang naga.
"Saudara saudara sekalian!" Seru Arya. "Selain menu itu. masih ada menu lain, yang khasiatnya jauh lebih tinggi dari sup tulang naga.Yaitu sup jamur dewa."
"Bila meminum juga memakannya, akan membuat sirkulasi darah jadi lancar, meremajakan kulit, mengusir semua penyakit dalam, termasuk paru dan jantung, apalagi sekedar menghancurkan batu ginjal saja."
"Selain kegunaan itu. Sup jamur dewa juga berfungsi untuk meningkatkan juga membangkitkan kekuatan supranatural, sampai batas tidak terhingga. Atau bahasa kerennya menjadi manusia super. Karena didalamnya dicampur dengan esensi air kehidupan, yang jika meminum setetes saja, maka semua penyakit akan hilang. dan berganti dengan kesehatan." Terang Arya pada seratus perwakilan, yang saat ini masih tetap setia mendengarkan wejangannya.
Dave tua dan Satya serta empat puluh anak buahnya menjadi terheran heran, walau sedikit meragukan penjelasan dari Arya.
Namun karena keseriusannya, mau tidak mau mereka harus percaya juga, karena apa yang selama ini dilakukan Arya, memang terkesan tidak masuk akal, termasuk hari ini.
"Ketua agung! Apakah ucapan anda barusan bisa dipertanggung jawabkan?" Tanya Dave tua merasa penasaran.
"Kenapa tidak?. Sup tulang naga contohnya. Sudah ribuan orang sembuh dari penyakitnya, karena mengkonsumsi makanan itu, termasuk anda berdua kan?" Jawab Arya membalikkan keadaan.
"Benar juga sih? Tapi apakah menu yang anda sebutkan tadi itu tersedia di restoran anda?" Jawab Satya pula.
"Untuk saat ini memang belum tersedia disana. Tapi aku punya 100 porsi contohnya. Kalau kalian berminat boleh mencoba.Tapi harganya tidak main main?"
"Satu porsi saja dihargai satu juta dolar, atau sekitar 15 milyar rupiah. sesuai kurs rupiah hari ini. Apakah anda sanggup membayarnya?" Balas Arya.
"Satu juta dolar? Kenapa semahal itu? Memang ada ya?" Respon beberapa orang perwakilan berkerut keningnya.
"Kalau begitu aku mau satu porsi!" Seru Dave tua mendahului yang lainnya.
"Aku juga!. Sambung Satya tak mau kalah.
"Saya mau satu!"
"Saya juga!" Seru yang lainnya pula.
Berlomba lomba orang menyebutkan pesanannya. yang akhirnya tak sampai satu menit, semua porsi yang disebutkan oleh Arya habis terjual semua.
Jumlah uang yang diperoleh oleh Arya sebanyak 100 juta dolar, atau perkiraan kasarnya sebesar 1.518.775.000.000 rupiah. Suatu pencapaian yang sangat luar biasa, walau Arya mempunyai harta jauh lebih banyak dari pada itu. Tapi demi menghindari spekulasi menyesatkan, lebih baik dia mengumpulkan uang dari hasil penjualan produknya, termasuk produk tulang naga, dan yang terbaru sup jamur dewa.
Sesaat setelah menghirup aromanya, Seratus orang yang beruntung langsung bergetar tubuhnya, apalagi setelah menyelesaikan seluruh rangkaian makannya, sampai licin tidak tersisa.
Satu detik kemudian. Seluruh orang yang beruntung itu serentak duduk dilantai, dan menyingkirkan kursi lipatnya, untuk menerima anugrah tiada terkira, dari sup buatan Arya.
Sedetik berikutnya.
Boom!
Boom!
Puluhan bunyi teredam terdengar, dari tubuh tubuh yang sedang duduk bersila itu. menyebabkan getaran hebat, dan menciptakan berbagai macam kekuatan supranatural berelemen ganda, Api dan air, tanah dan batu, besi dan elemen elemen lainnya.
"Hahahaha!. Akhirnya kekuatan ku bangkit. Sekarang aku bukan orang lemah lagi. Aku sudah kembali muda, sehat dan kuat!"Teriak seorang penatua yang mempunyai istri lebih dari empat tanpa malu malu.
"Aku juga naik level!. Mata ku jadi awas, nafas jadi teratur, sirkulasi darah ku jadi lancar,"
"Kulit ku pun kembali muda, tidak keriput lagi. Istriku pasti pangling melihatku ?" Teriak yang lainnya pula.
"Tuan muda!. Bagaimana dengan kami. Apakah cuma melihat mereka seperti itu saja, tanpa mendapatkan apa apa?" Tanya seorang pengusaha pada Arya.
"Benar tuan muda! Kami juga ingin seperti mereka. Lihat ketua satu dan dua, mereka sudah menjadi muda, bahkan kekuatannya meningkat 10 kali lipat."
"Jadi mohon tuan muda bersikap adil pada kami. Jika tuan muda membuatnya lagi, tolong prioritaskan kami, karena kami setia mengikuti anda." Sambung yang lainnya pula.
"Baiklah! Untuk saat ini pertemuan sudah selesai.Tapi tolong rahasiakan dulu masalah ini, karena membuat menu itu tidaklah mudah."
"Selain itu bahannya susah didapat, dan membutuhkan pencarian cukup lama di hutan belantara sana."
"Oleh karena itu tolong kerja samanya, sampai kami mempunyai persiapan matang." Jelas Arya. Kemudian mempersilahkan orang orang tersebut untuk kembali, dan berbaur dengan kawan kawannya.
Arya menyadari, bahwa menutup mulut tempayan itu cukup mudah, tapi menutup mulut orang sangatlah susah. Apalagi saat melihat penampilan teman temannya itu sekarang sudah berubah. tentu mereka bertanya tanya, apa penyebab mereka bisa begitu?
Satu dua orang masih bisa tutup mulut, tapi 98 lainnya bagaimana?
"Ah merepotkan saja!" Gumam Arya.
Benar seperti yang diperkirakan. Baru saja mereka keluar dari aula, beberapa orang yang ada di luar sana sudah berkasak kusuk sesama mereka. Tentu yang mereka bicarakan, adalah masalah penampilan orang orang tersebut, yang sekarang sudah berubah. Tidak tua dan keriput lagi.Malah terlihat semakin muda.
"Lihat! Itu teman teman kita!. Tapi eh, itu bukan mereka, tapi orang lain?"
"Itu memang mereka. Bukan orang lain.Aku yakin itu!" Sela yang lainnya pula.
"Tapi bagaimana mungkin? Satu jam lalu mereka masih biasa biasa saja. Tapi begitu selesai pertemuan, penampilan mereka sudah berubah. Apa yang terjadi pada mereka?" Tanya yang lainnya.
"Katakan padaku, kenapa kau bisa berubah begini. Apa ada keajaiban di atas sana?" Tanya salah seorang dari mereka penuh rasa ingin tahu pada saudaranya.
"Biasa saja. Kami hanya minum sup, dan tiba tiba jadi begini. Ya gitu deh!" Jawab seorang pengusaha wanita pada saudaranya.
"Minum sup?. Sup apa. Tulang naga?" Respon saudaranya pula.
"Rahasia dong!.Mau tau aja?" Jawabnya mencoba genit pada saudara sepupunya itu.
"Tidak bisa! Kau harus mengatakannya pada kakak, kalau tidak aku akan melaporkannya pada kepala keluarga kita, bahwa kau telah melakukan operasi." Ancamnya.
"Eh jangan macam macam ya! Aku cuma minum sup jamur dewa. gitu aja." Respon Sonia terlepas kata.
"Sup jamur dewa?. Sup apa itu? Siapa yang menjualnya? dimana adanya? Di hotel itukah?" Tanya saudara sepupunya penasaran.
"Ah katiwasan aku! Bisa gawat kalau begini." Reaksinya.
"Teman teman!. Ada berita besar!. Mereka ini bisa kembali muda, karena telah memakan juga meminum sejenis sup langka, yaitu sup jamur dewa. Di hotel itu adanya!" Teriak Pama pada teman temanya.
"Sup jamur dewa, apa itu? Memang ada yang membuatnya? Respon yang lainnya pula.
"Ah jangan banyak tanya. Ayo kita serbu untuk mendapatkannya!" Tiba tiba terdengar seruan cukup kuat dari areal tengah, hingga membuyarkan konsentrasi mereka.
"Gawat!" Ujar Arya.Lalu buru buru membuat jalur pengaman, untuk mencegah penjarahan di hotel milik Satya.