Against Heaven'S Destiny

Against Heaven'S Destiny
Masa lalu Lian Xiuying


Sementara itu, Lian Xiuying yang berdiri di sebelahnya, melihat pemandangan di depan matanya, matanya yang indah segera menjadi cemerlang.


"Menjadi kaya." Dengan matanya yang cemerlang, Lian Xiuying berseru.


Tanpa menunggu Lin Tian bergerak, Lian Xiuying menggertakkan tubuhnya dan melangkah maju terlebih dahulu. Berjalan ke depan dengan cepat, tersenyum di antara kedua bibirnya dan juga ada kegembiraan yang terlihat jelas di wajahnya yang cantik.


Berdiri di depan ruangan, melihat kebahagiaan dan tampilan bebas Lian Xiuying yang langkah, Lin Tian tersenyum dan merasa kasihan untuk Lian Xiuying. Entah apa yang membuat wanita ini yang harus memiliki tiga kepribadian. Di bandingkan kedua kepribadian sebelumnya, Lin Tian lebih menyukai tampilannya yang sekarang.


Lin Tian yakin, penampilan Lian Xiuying saat ini pasti adalah penampilannya yang sesungguhnya.


Lin Tian hanya menebak dalam hatinya dan tidak terlalu repot untuk mengetahuinya lebih banyak. Semua orang memiliki rahasianya sendiri, begitu juga dengan dirinya sendiri.


Setelah menggelangkan kepalanya dan tersenyum, kemudian Lin Tian juga melangkahkan kakinya.


"Lin Tian, seperti sebelumnya, kita akan membaginya 50:50." Lian Xiuying berjongkok, menyentuh eliksir di depannya dengan lembut, menoleh kepada Lin Tian dan berkata sambil tersenyum.


Lin Tian mengangguk dan tersenyum.


"Baik."


Setelah itu, Lin Tian melihat beberapa ramuan eliksir di sekitarnya dan mulai memilih.


Terdapat puluhan eliksir di sini, tiga puluh eliksir tingkat ketiga, dua puluh tingkat keempat dan hanya sepuluh untuk tingkat kelima. Di lihat dari tingkat pertumbuhan dan kepadatan auranya, eliksir disini setidaknya telah berumur lebih dari seribu tahun. Lin Tian tidak terlalu tertarik dengan ramuan tingkat ketiga, Lin Tian hanya menggali beberepa rumput keempat dan kelima. Tidak lupa untuk Rumput Api dan Bintang Biru.


Karena tempat ini tidak memiliki pemilik, Lin Tian tidak terlalu peduli dengan kelestarian eliksir berikutnya. Lin Tian langsung menggalinya begitu saja dan kemudian melemparkannya kedalam Pagoda Bintang.


Setelah mengambil sepuluh jenis eliksir tingkat keempat dan lima untuk tingkat kelima, Lin Tian berhenti dan berdiri.


"Kamu bisa mengambil sisanya." Kemudian Lin Tian menoleh, melihat Lian Xiuying yang sedang menggali eliksir dengan tangan putih gioknya, Lin Tian berkata.


Lian Xiuying yang sedang menggali dengan hati-hati menggunakan tangan gioknya, takut akan merusak khasiat obat, dia mendengar suara Lin Tian sedang berkata kepadanya.


"Apakah kamu sudah selesai?" Lian Xiuying berhenti, menoleh kearah Lin Tian dan berkata.


Mendengar kata-kata Lian Xiuying, Lin Tian mengangguk sebagai tanggapan.


Melihat Lin Tian mengangguk, Lian Xiuying menoleh dan melihat sekeliling. Benar saja, banyak tanaman yang telah menghilang dan banyak lubang di tanah. Keahlian menggali Lin Tian sangat cepat.


"Kenapa kamu tidak mengambil eliksir tingkat ketiga dan hanya mengambil tingkat keempat dan kelima?" Setelah melihat eliksir ketiga yang masih utuh dan hanya melihatnya Eliksir keempat dan yang kelima menghilang, Lian Xiuying bertanya.


"Mereka tidak berguna untukku." Jawab Lin Tian singkat.


Mendengar jawaban Lin Tian, Lian Xiuying tidak bertanya lagi. Lian Xiuying hanya mengangguk dan tersenyum.


Mengalihkan perhatiannya kepada eliksir di depannya, Lian Xiuying mulai menggalinya lagi dengan hati-hati.


Sementara itu, Lin Tian yang berdiri tidak jauh darinya, melihat cara Lian Xiuying yang sedang menggalinya dengan hati-hati dan masih menempatkan hasil galianya secara terpisah, Lin Tian sedikit mengerutkan kening.


"Jika aku tidak hati-hati, dan menggalinya dengan cepat, khasiatnya akan sedikit berkurang. Agar tidak terlalu lama, kenapa kamu tidak membatuku?" Lian Xiuying mengerutkan mulutnya, cemberut, dan bertanya.


"Lupakan, aku akan membantumu."


Lin Tian ingin segera melihat dan pergi ke kolam Lingzhi, tapi dia harus menunggu Lian Xiuying selesai dengan pekerjaannya, tetapi ketika melihatnya seperti ini, Lin Tian hanya bisa berkompromi dan membantu.


Berbeda dengan Lian Xiuying yang menggali dengan hati-hati, Lin Tian menggali dengan sangat cepat dan tidak peduli dengan khasiat obat yang akan menghilang.


Tak butuh waktu lama bagi eliksir yang tumbuh di tanah untuk menghilang dan hanya menyisahkan eliksir tergeletak di tanah, dan bekas lubang galian di sampingnya.


"Segera bereskan semuanya, ayo segera pergi ke kolam Lingzhi."


Lian Xiuying yang baru saja menyelesaikan pekerjaan galianya dan tiba-tiba mendengar kata-kata Lin Tian, mau tak mau Lian Xiuying mengangkat kepalanya. Melihat banyak lubang dan eliksir yang telah di gali, Lian Xiuying kaget dan kemudian melihat Lin Tian lagi.


"Jangan banyak bicara, cepat bereskan semuanya." Sebelum Lian Xiuying mengatakan apa yang akan dia katakan, Lin Tian memotongnya.


Lian Xiuying yang masih berjongkok segera terdiam.


Setelah tersadar kembali, dengan tampilan wajah tidak puas dan cemberut, Lian Xiuying mulai mengambil semua ramuan di tanah dan memasukannya ke cincin penyimpanan.


"Sesuai perjanjian kita di awal, Lin Tian, aku menginginkan setengah dari cairan Lingzhi." Setelah tiba di depan kolam Lingzhi, Zhi Wu yang berada di dalam pagoda bintang berkata kepada Lin Tian.


Setelah mendengar suara Zhi Wu, Lin Tian mengerutkan kening dan merasa tidak puas. Tapi bagaimanapun perjanjian telah di buat, Lin Tian juga bukan orang yang akan mengambil kata-katanya kembali.


"Aku akan berlatih di sini, jika kamu ingin membawanya kembali, ambilah setengahnya terlebih dahulu." Dengan hati yang tak berdaya, Lin Tian berkata kepada Lian Xiuying di sebelahnya.


"Siapa yang ingin membawanya kembali, Aku juga ingin berlatih di sini." Melihat kolam Lingzhi yang berwarna putih susu dengan lebar dua meter di depannya, Lian Xiuying berkata kepada Lin Tian.


Kemudian Lian Xiuying menoleh, melihat Lin Tian di sampingnya sambil tersenyum dan masuk ke dalam kolam. Duduk berlutut di tengah kolam, Lian Xiuying menutup matanya dan mulai menyerap cairan Lingzhi di sekitarnya.


Kolam Lingzhi ini hanya memiliki kedalaman setengah badan manusia dewasa. Jadi saat Lian Xiuying berlutut di tengah kolam, dia hanya menyisahkan kepalanya yang terlihat. Penampilannya saat ini terlihat tenang dan damai.


Lin Tian yang berdiri di luar kolam, melihat wajah cantik Lian Xiuying yang tenang dan damai, hatinya merasa tenang dan sedikit perasaan iba. Tampilan tenang dan damai wanita ini terlihat sangat cantik, tapi sangat di sayangkan, ada sesuatu yang membuatnya untuk tidak menjadi dirinya sendiri.


Lin Tian hanya merasa sangat di sayangkan, dan tidak berniat mencari tahu atau membantu.


Saat ini yang lebih penting adalah meningkatkan kekuatannya sendiri, dia tidak ingin terlalu terjerat dengan seorang wanita. Apalagi dengan wanita seperti Lian Xiuying, wanita yang memiliki identitas khusus. Wanita yang pasti akan menyebabkan banyak masalah untuk dirinya sendiri di masa depan.


Setelah berpikir sejenak, Lin Tian melangkahkan kakinya dan berjalan ke kolam Lingzhi. Berdiri di belakang punggung Lian Xiuying, Lin Tian kemudian mulai duduk bersila dan menutup matanya.


Lin Tian tidak menyerap Lingzhi di sekitarnya, tapi mengambil cairan Lingzhi di kolam sedikit demi sedikit dan memasukannya ke dalam Pagoda Bintang. Awalnya, jika Lian Xiuying mengambil cairan Lingzhi setengahnya terlebih dahulu, Lin Tian tidak memiliki kesempatan untuk mengambilnya dan sisanya harus memberikannya kepada Zhi Wu.


Tapi secara tidak terduga, wanita ini tidak mengambilnya terlebih dahulu dan hanya berlatih di sini, yang membuatnya bisa mendapatkan sesuatu.


Lambat laun waktu terus berjalan, dua orang pemuda, wanita dan laki-laki, sedang menutup matanya dan berendam di kolam. Saling membelakangi punggung dan tidak bergerak.