
"Apa yang kamu lakukan disana dengan bingung!"
Lin Tian sedang terkejut dan terdiam, baru ketika mendengar kata-kata ini, dia akhirnya terbangun.
Menoleh ke sumber suara, Lin Tian melihat Lian Xiuying telah berdiri di depan pintu, dia mengenakan pakaian putih tertutup, yang menutupi sebagian keunggulan tubuhnya, dan hanya memperlihatkan wajah dengan senyum manis di bibirnya.
"Ada apa?" Melihat Lian Xiuying yang datang, Lin Tian memiringkan kepalanya, dan secara tak sadar berkata.
Ada apa hari ini? Apakah ada sesuatu yang menarik di tempat tinggalnya? Kenapa satu persatu selalu ada yang datang ke rumahnya?
"Kenapa? Apa aku tidak boleh datang?" Lian Xiuying balik bertanya dengan wajah kesal.
Tak menunggu jawaban Lin Tian, dia melangkahkan kakinya menuju ke arah tempat Lin Tian duduk. Berdiri di depannya sejenak, kemudian merendahkan kepalanya, dan melihat wajah Lin Tian yang bingung dengan tersenyum manis.
"Dimana Lin Lin?"
Ketika Lian Xiuying menundukkan kepala ke arahnya, aroma harum dari tubuhnya segera memasuki hidung Lin Tian. Dan sebelum dia sempat bereaksi, nafas hangat tapi terasa menyegarkan dari mulut Lian Xiuying yang sedang berbicara membuatnya segera menarik kepalanya menjauh secara tak sadar.
"Dia pergi ke kamarnya di atas." Setelah sedikit menjauh, Lin Tian melihat wajah Lian Xiuying yang tersenyum dengan tatapan aneh dan berkata.
"Hehehe.." Lian Xiuying terkikik seperti suara lonceng perak saat melihat reaksi Lin Tian.
Lalu dia tersenyum penuh misteri dan berjalan ke arah lantai atas.
"Apakah gadis ini sedang salah makan?" Memandang punggung Lian Xiuying yang berjalan ke atas tangga dengan bersemangat, Lin Tian merasa bingung dan menggelengkan kepalanya.
Mengalihkan perhatiannya ke arah Pil di depannya lagi, tangan Lin Tian bergerak, dan kotak kecil di depannya menghilang dari depannya.
"Tidak. Lin Lin sudah cukup makan…."
"Jangan menolak, ayo makan lagi.."
Tak lama kemudian, suara Lin Lin dan Lian Xiuying terdengar dari atas.
Mengangkat kepalanya, Lin Tian melihat Lin Lin di atas dengan wajah tidak rela sedang diseret oleh Lian Xiuying ke bawah.
Hari ini tingkah laku Lian Xiuying sedikit aneh!
"Kamu harus duduk lagi, dan menemani kita untuk makan!" Setelah sampai ke tempat meja makan, Lian Xiuying dengan paksa menyuruh Lin Lin duduk kembali di depan meja, dan berkata dengan nada sedikit memerintah.
Lin Lin, yang perutnya tampak sedikit keras karena sebelumnya terlalu banyak makan, dengan pasrah hanya bisa mengangguk patuh.
"Kamu juga harus!" Kemudian Lian Xiuying melihat ke arah Lin Tian, dan berkata dengan nada yang sama tapi lebih tegas.
"Um.. apa kamu barusan makan sesuatu yang salah?" Melihat Lian Xiuying yang seperti seorang kepala keluarga, Lin Tian terkejut, dan bertanya dengan curiga.
Mendengar apa yang dikatakan oleh Lin Tian, wajah Lian Xiuying mulai berubah merah, dan matanya dengan dingin menatap Lin Tian dengan tajam.
"Kenapa kamu terlalu banyak bertanya! Kenapa kamu tidak mematuhi saja apa yang aku perintahkan hari ini!"
Lin Tian terdiam, melihat wajah marah Lian Xiuying di sana sejenak, kemudian Lin Tian mengangguk pelan tanpa berbicara lagi.
Karena Lin Tian telah patuh, di wajah Lian Xiuying kembali tergantung senyum manis lagi. Lalu dia melambaikan tangannya, dan dengan ajaib, semua jenis makanan telah muncul di atas meja. Tidak lupa juga beberapa botol anggur spiritual yang memiliki harga jual tinggi di tempatkan di sana.
Lian Xiuying tampaknya sedang dalam suasana hati yang baik, dan tidak terlalu peduli dengan tampilan Lin Tian ataupun Lin Lin.
Setelah semua makanan telah disiapkan, dia duduk di kursi yang telah dia pilih dan dengan terampil tangannya bergerak ke sana kemari. Mengambil beberapa makanan di meja untuk dirinya sendiri, atau untuk Lin Lin maupun Lin Tian.
Untuk Lin Lin, sepertinya Lian Xiuying masih memiliki sedikit hati nurani, dan hanya memberikan sedikit porsi di piringnya. Tapi untuk Lin Tian, dia memberikan banyak hal kepadanya, yang bahkan melebihi sesuatu di piringnya sendiri.
"Tidak ada tawar menawar, kamu harus menghabiskan apa yang telah aku berikan." Melihat Lin Tian yang sedang memandang ke arah makanya dengan terdiam, Lian Xiuying di sana berkata sambil tersenyum.
Saat ini, Lian Xiuying seperti seorang ibu yang menyuruh anak-anaknya makan dengan baik. Dan jika Anda yang menolak, dia akan berteriak seperti seorang Ayah.
Melirik wajah Lian Xiuying yang tersenyum, tapi seperti tidak sedang tersenyum, Lin Tian dengan tak berdaya hanya bisa menggerakkan tangannya, dan mulai membuka mulutnya.
Tidak ada yang berbicara lagi di meja makan, hanya suara membosankan dari mulut yang mengunyah makanan, dan suara sumpit yang bersentuhan dengan piring.
"Hah.. Lin Lin tidak kuat lagi.." suasana membosankan di meja makan hanya berhenti ketika Lin Lin mulai mengeluh.
Sebelum ini, sebenarnya Lin Lin telah makan banyak makanan karena kata-kata Lin Tian di awal. Dan kali ini, karena Lian Xiuying yang memaksa, Lin Lin tidak memiliki hati untuk menolak. Tapi bagaimanapun juga, dia sudah cukup banyak makan, dan tidak sanggup lagi menghabiskan makanan yang diberikan oleh Lian Xiuying.
Yang sebenarnya masih memiliki porsi untuk tiga orang.
Lin Tian di sebelahnya juga merasakan hal yang sama, lima porsi yang diberikan oleh Lian Xiuying kepadanya juga telah membuatnya merasa sulit, namun dia tetap memakannya.
Sebenarnya dengan energi spiritual di dalam tubuhnya, bisa saja Lin Tian membuat semua makanan yang telah dia makan menghilang dari perutnya, tapi kali ini dia tidak melakukannya.
"Baiklah, karena kita telah kenyang, kita berhenti saja," melihat Lin Lin yang telah mencapai batasnya, Lian Xiuying akhirnya berkompromi.
Dia berkata "Kita telah kenyang" tapi sebenarnya, dari awal, dia tidak pernah menyentuh makanannya sama sekali. Dia hanya duduk di kursinya sambil tersenyum, dan melihat Lin Tian serta Lin Lin makan.
"Saudari Ying, kamu curang, kenapa makananmu masih tetap di sana, dan tak berkurang sedikitpun!" Lin Lin mengangguk saat mendengar kata-kata Lian Xiuying, lalu melihat makanan di piringnya masih utuh, dia bertanya dengan tidak puas.
"Kata siapa aku tidak makan! Lihat," Lian Xiuying mengambil satu daging dengan sumpit di tangannya, memasukkannya ke mulutnya, dan tanpa mengunyah lebih dulu, dia menelannya dengan perasaan tidak menentu,"Lihat, kan?" Kemudian dia berkata lagi.
Melihat Lian Xiuying di depannya, yang hanya memakan daging yang tidak lebih besar dari jari-jarinya, Lin Lin cemberut.
"Itu hanya satu daging kecil, tidak adil, kamu harus memakannya dengan besar."
Lian Xiuying terdiam, kemudian melihat ke arah makanya dengan ragu-ragu, dan tak lama kemudian melihat ke arah Lin Tian yang sedang berusaha memakan makanan terakhirnya.
Merasakan tatapan Lian Xiuying kepadanya, Lin Tian menelan makanan terakhir di mulutnya, "Baik, karena semuanya telah makan, sekarang adalah waktunya untuk menikmati anggur." Lalu dia berkata untuk mengalihkan topik pembicaraan.
Mendengar apa yang dikatakan oleh Lin Tian, Lin Lin di sana segera menoleh, dan melihat Lin Tian dengan wajah tidak puas.
Sementara di sisinya, Lian Xiuying dengan cepat mengangguk, dan dengan cepat mengambil botol anggur di sampingnya.
...****************...
***Hufft... Sampe dari sini ke beberapa bab selanjutnya, PLOT kali ini beneran membuat kepalaku cenat cenut.
"Menghela nafas....." Sungguh kejam jika membacanya di skip skip***.....