
"20000 batu spiritual. Tetua Wang adalah Tetua dari Sekte Longhunzong, aku yakin jika kekayaannya sangat besar, dan akan terus menawar." Kata Lin Tian, dan tersenyum penuh arti kepada Tetua Wang.
Melihat senyum Lin Tian yang sepertinya tidak sedang tersenyum, Tetua Wang merasakan sesuatu, tapi dia tidak tahu apa itu.
Dia hanya tahu, jika Lin Tian menaikkan harganya menjadi dua kali lipat dengan mudah, dan tenang.
Namun ketika dia mengingat kembali rasa malu yang di berikan oleh Lin Tian kepadanya, dia menghilangkan semua kekhawatirannya, dan menaikkan harganya lagi.
"21000.."
Mendengar Tetua Wang masih menawar, Lin Tian di ruangan no 1 tersenyum semakin lebar.
"40000 batu spiritual." Kata Lin Tian tenang, dan menaikkan harganya sebanyak dua kali lipat lagi.
Ketika Lin Tian menaikkan penawaran menjadi 40000 batu spiritual, Tetua Wang di sana tidak segera berbicara untuk menaikkannya.
Dia merasa curiga dengan cara Lin Tian menaikkan penawarannya dengan sikap tenang, dan tanpa sedikitpun mengerutkan kening.
Batu Spiritual sangat berharga, lebih berharga daripada emas, dan sangat berguna bagi para praktisi.
10000 batu spiritual sudah lebih dari cukup untuk dapat membuat praktisi Alam Bawaan sampai ke tingkat Bawaan tengah. Dan 40000 sudah cukup untuk meningkatkan kultivasinya sampai bawaan akhir, atau bahkan menembus Alam Yuan Qi.
Bahkan untuk dirinya sendiri, 40000 batu spiritual adalah angka yang sangat besar.
Di sisi lain, dia juga ragu, apakah Lin Tian memiliki batu spiritual sebanyak itu. Yang terpenting lagi, jika dia menaikkannya lagi, tidak ada jaminan apakah Lin Tian masih akan terus menawar.
"Ohh.. apakah Tetua dari Sekte Longhunzong sangat miskin, tsk...tsk... sangat menyedihkan."
Saat Tetua Wang sedang ragu-ragu, suara Lin Tian terdengar lagi, dan sangat jelas bahwa kata-kata itu sedang di arahkan kepada dirinya sendiri.
Kata-kata yang di ucapkan oleh Lin Tian tidak di ragukan lagi adalah hinaan telanjang pada dirinya, serta Sekte Longhunzong itu sendiri.
"Anak muda, apakah kamu tidak terlalu lancang?" Tetua Sun telah tersulut oleh kata-kata Lin Tian, dan segera berkata dengan suara dalam.
"Apakah aku salah berbicara? Jadi, apakah kalian sangat kaya, tapi kenapa berhenti menawar jika kalian memiliki banyak sumberdaya?" kata Lin Tian sebelum berhenti.
"Jangan bilang padaku bahwa batu spiritual kalian telah di curi. Ohh, benar, sepertinya aku kemarin melihat, seorang pemuda dengan pelatihan qi mencuri banyak batu spiritual dari salah satu di antara kalian. Apakah itu benar? " Lin Tian memasang wajah bingung, mengusap dagunya, dan bertanya dengan penuh tanda tanya.
Kata Lin Tian selesai, dan seluruh ruangan pelelangan menjadi tegang, dan wajah orang-orang dari Sekte Longhunzong segera menjadi merah, dan suram.
Kejadian salah satu dari Tetua Sekte Longhunzong memberikan batu spiritual kepada seorang pemuda telah di ketahui oleh orang-orang di kota Longshan.
Menurut rumor, Tetua Han memberikan batu spiritual kepada seorang pemuda bernama Lin Tian sebagai kompensasi.
Meskipun Sekte Longhunzong hanya kehilangan kurang dari seratus batu spiritual, kejadian ini di anggap sebagai rasa malu Sekte Longhunzong, dan mereka berusaha sekuat tenaga untuk menutupinya rapat-rapat.
Tapi seperti pepatah, Sepandai-pandainya tupai melompat, suatu hari pasti pernah jatuh. Sepandai-pandainya sesuatu di sembunyikan, suatu saat pasti akan terungkap.
Namun, setelah berita itu menyebar, tidak ada seorangpun yang dengan berani berbicara seperti pemuda ini dengan bebas. Apalagi berbicara dengan pihak yang bersangkutan.
Dan pemuda itu, dia bahkan masih menggunakan rasa malu Sekte Longhunzong untuk menghinanya.
Orang-orang masih belum yakin dengan niat Lin Tian, tapi mereka semua yakin, bahwa Lin Tian telah berhasil membangunkan singa yang sedang tertidur.
Karena saat ini juga, orang-orang dari Sekte Longhunzong terlihat sangat marah dengan kata-kata Lin Tian, dan urat-urat biru terlihat di kepalanya. Suasana di dalam ruangan no 4 juga terlihat sangat suram, dan penuh dengan niat membunuh.
"100.000 batu Spiritual. Bajingan kecil, mari kita lihat, siapa yang akan terus menjadi sombong." Kata Tetua Wang kepada Lin Tian dengan marah, dan memegang kursi di bawahnya dengan penuh kekuatan.
Lin Tian di ruangan no 1 tetap tenang, dan senyum menggoda di bibirnya sekarang terlihat sangat jelas di antara wajahnya.
"Jadi ternyata Sekte Longhunzong sangat kaya, dan sangat mampu. Aku sangat menghargainya. Sebagai rasa hormat, junior ini akan memberikan Pohon Iblis dengan murah hati. Selamat!" Sambil bertepuk tangan, Lin Tian berkata kepada Tetua Wang sambil diiringi senyum yang menggoda di mulutnya.
"Ledakan.."
Kata-kata Lin Tian selesai, dan sebuah suara keras segera terdengar dari tempat orang-orang Sekte Longhunzong berada.
"Hahahaha..."
Setelah suara ledakan itu, suara tawa keras segera mengikutinya.
Orang-orang di tempat pelelangan lah yang mulai tertawa terbahak-bahak. Mereka semua tertawa karena kebodohan Sekte Longhunzong.
Sesungguhnya tidak ada yang tahu niat awal Lin Tian. Mereka semua mengira bahwa Lin Tian hanya menginginkan Pohon iblis ini dengan maksud tertentu. Dan tidak mengetahui bahwa tujuan Lin Tian sebenarnya adalah untuk mempermalukan Sekte Longhunzong.
Mengingat kejadian di awal, semuanya berpikir Sekte Longhunzong sedang melakukan trik yang sama dengan trik yang di lakukan oleh Lin Tian.
Menaikkan harga dengan tujuan pihak lawan membayar dengan harga berkali-kali lipat.
Baru kali ini mereka sadar, tujuan awal Lin Tian memanfaatkan kebencian Sekte Longhunzong terhadapnya, dan menarik Sekte Longhunzong untuk membeli Pohon iblis dengan harga mahal.
Siapa yang tidak tahu dengan keanehan Pohon iblis? Siapa orang yang akan berani membayarnya? Membayar untuk sesuatu yang sangat berbahaya?
Jawaban sebelumnya adalah tidak seorangpun.
Tapi sekarang, orang tersebut adalah orang-orang dari Sekte Longhunzong. Bukan hanya sekedar membayar untuk barang yang tidak berharga, mereka bahkan masih membayarnya dengan harga mahal.
Saat suara tertawa di pelelangan semakin banyak, dan dengan jelas terdengar dari ruang no 4, Tetua Sun, dan Tetua Wang telah berdiri dan melihat Lin Tian di sana dengan mata merah.
Perabotan di ruangan itu semuanya telah hancur, dan semua orang yang ada di sana semuanya sedang berdiri, dan melihat Lin Tian dengan penuh niat membunuh, yang tidak lagi di sembunyikan.
"Bajingan kecil, aku akan membunuhmu!" Tetua Wang tidak lagi tahan dengan situasinya, dan berkata dengan dingin.
Setelah berkata, dia telah melompat dari ruangannya, dan dengan cepat menuju ke arah Lin Tian.
Saat Tetua Wang bergerak, Lin Tian masih berada di tempatnya, dan tidak bergerak.
"Ledakan.."
Kemudian dengan suara ledakan lain, Tetua Wang yang telah terbang ke arah Lin Tian terlempar, dan terbang kembali ke ruangan no 4.
Hanya sampai tubuh Tetua Wang menabrak tembok di ruangan, dia berhenti terbang dan jatuh ke lantai.