
Mendengar kata-kata itu, hati Lin Tian merasa lebih tidak nyaman, dan wajahnya yang agak buruk menjadi lebih suram.
Kenapa kata-kata ini sepertinya tidak asing?
Lin Tian ingin berkata dan membantah perkataan Zhi Wu. Tapi dia tidak tahu harus berkata apa.
Jika di ingat kembali, kejadian demi kejadian yang Lin Tian lihat hari, mereka memang di luar pengetahuan Lin Tian. Lin Tian juga mengerti, dunia ini begitu besar, dan ada banyak eksistensi yang dapat menghancurkannya hanya dengan satu jari.
"Mendesah"
"Lupakan," Kata Lin Tian tak berdaya.
"Bisakah kamu menjelaskan tentang Gulungan Tiantang?" Kata Lin Tian kembali setelah beberapa saat.
"Tidak ada penjelasan. Aku hanya akan berkata, semua di luar imajinasimu." Jawab Zhi Wu acuh tak acuh.
"Bagaimana dengan Pagoda Bintang?" Lin Tian masih penasaran dan bertanya.
"Sama, itu adalah hal yang tidak bisa kamu impikan.Tapi, kamu cukup beruntung untuk mendapatkan Gulungan Tiantang dan mewarisi Seni Bintang Abadi. Meskipun begitu, kamu masih terlalu lemah untuk mengetahui semuanya, dan sebaiknya kamu segera meningkatkan kekuatanmu terlebih dahulu." Jawab Zhi Wu dan masih berkata kepada Lin Tian dengan acuh tak acuh.
Mendengar jawaban Zhi Wu, Lin Tian merasa sangat tidak puas dan tak berdaya.
Dengan semua kekuatan dan pengetahuan Lin Tian di masa lalu, dia masih belum memenuhi syarat untuk mengetahui asal-usul tentang sesuatu yang ada di tubuhnya sendiri.
Perlu di ketahui. Sebagai Raja Abadi di alam Abadi, di Alam yang di dominasi oleh kekuatan, Lin Tian adalah salah satu kekuatan paling di hormati di sana.
Dengan kekuatannya sendiri, Lin Tian menaklukkan wilayah Selatan yang di juluki sebagai alam liar dan biadab. Menciptakan domainnya sendiri dan mendirikan sebuah Sekte Tianlingzong dan menjadi salah satu kekuatan terkuat di Alam Abadi. Lin Tian juga di puja ratusan juta mahkluk hidup di manapun berada dan masih dapat berjalan dengan bebas di Alam Abadi.
Tapi, dengan kekuatan dan prestasinya di masa lalu, dia masih belum memiliki syarat untuk mengetahui asal-usul Gulungan Tiantang dan hanya di perbolehkan untuk mengetahui namanya.
Ini seperti menemukan harta surga dan bumi yang luar bisa, yang tidak memiliki pemilik, tapi kamu tidak dapat mengambilnya.
"Aku juga tidak menduga, kamu masih memiliki keberuntungan lain. Apakah kamu tahu gadis kecil ini?" Ketika Lin Tian tidak berbicara, Zhi Wu memandang Lin Lin yang sedang tertidur dan berkata dengan sedikit kagum.
Mendengar kata-kata Zhi Wu, Lin Tian berbalik dan memandang Lin Lin yang sedang tertidur sambil berpikir.
Sejak Lin Tian ingat, dia hanya memiliki seorang ayah dan tidak pernah melihat ibunya.
Saat berumur 10tahun, Lin Tian sering di tinggalkan ayahnya Lin Nantian pergi keluar dan jarang tinggal di rumah untuk merawatnya. Di usia itu, melihat anak-anak lainnya memiliki ayah dan ibu yang selalu menjaganya, dan merawatnya, Lin Tian yang di tinggalkan sendirian tanpa seorang Ibu yang menjaganya, secara tak sadar dia merasa iri.
Lin Tian pernah bertanya kepada Lin Nantian: "Apakah aku tidak memiliki ibu?" Jawaban yang dia dapat hanya satu kata "Memiliki". Tapi Lin Nantian tidak pernah menyebutkan panjang lebar tentang ibunya. Ketika menanyakan tentang ibunya kepada anggota keluarga Lin lainnya, mereka bahkan tidak mengetahui jika Lin Tian memiliki seorang Ibu. Bahkan sampai saat ini Lin Tian tidak pernah mengetahui sedikit informasi tentang ibunya, bahkan jika itu hanya sebatas namanya. Sepertinya itu memang sesuatu yang tabu.
Mungkin karena Lin Nantian mengetahui kesendirian Lin Tian, tak lama setelahnya, ketika Lin Nantian kembali dari luar, dia membawa seorang gadis kecil. Gadis kecil itu adalah Lin Lin. Lin Nantian juga tidak menyebutkan secara spesifik tentang asal usul Lin Lin. Dia hanya berkata: "Mulai sekarang dia adalah anggota keluarga kita dan saudara perempuanmu."
Ketika Lin Tian mencoba mengingat kembali tentang Lin Lin, dia hanya tahu gadis kecil yang selalu berjalan di belakangnya, menemaninya tumbuh dewasa dan selalu memanggilnya dengan Tuan Muda. Bahkan jika ayahnya menyuruhnya untuk memanggil Lin Tian sebagai saudara, dan menyebut dirinya sebagai ayah, dia hanya mengangguk, tapi tidak melakukannya. Selain itu, Lin Lin dalam ingatannya hanya gadis kecil biasa, gadis kecil yang polos dan lugu.
"Hmmmm..... Aneh.... Siapa ayahmu?" Tanya Zhi Wu.
"Lin Nantian." Kata Lin Tian pelan.
Lin Nantian.
Setelah Lin Tian berkata, Zhi Wu di belakang berhenti dan tidak bersuara lagi.
Jika Lin Tian berbalik saat ini, dia akan melihat ekspresi Zhi Wu di belakangnya yang terlihat menarik. Meskipun dia berupa kabut asap, saat ini kabut asap itu bergerak, membentuk sebuah wajah manusia, seperti seorang lelaki tua, memegang dagunya dengan tangan, ekspresi wajahnya seperti sedang memikirkan sesuatu dengan rumit, entah bingung, atau terkejut.
"Siapa ibumu." Setelah beberapa saat berpikir, Zhi Wu bertanya lagi.
"Aku tidak tahu." Jawab Lin Tian.
Zhi Wu berhenti dan tidak bersuara lagi.
"Hahahaha... hahaha... "
Setelah diam sejenak, terdengar tawa panjang Zhi Wu di belakang punggungnya. Tawanya sangat aneh, entah karena tertawa senang atau menghina.
Mendengar tawa di belakangnya, Lin Tian mengerutkan kening dan berbalik.
"Apakah kamu mengenal ayahku?" Tanya Lin Tian dengan memiringkan kepalanya.
"Tidak," jawabnya singkat.
Jawaban Zhi Wu, membuat Lin Tian merasa ingin segera memukul kepalanya.
Jika kamu tidak tahu, kenapa kamu segera tertawa setelah mendengarnya? Dan masih tertawa seperti orang gila.
"Aku tidak yakin. Tapi, menurutku gadis kecil Lin Lin ini adalah seseorang yang dapat membantumu di masa depan." Zhi Wu melanjutkan dan berkata dengan serius.
"Membantuku? Apakah aku butuh bantuan di masa depan?" Lin Tian bingung dan bertanya secara spontan.
Mendengar pertanyaan Lin Tian, Zhi Wu tidak menjawab. Dia melayang maju ke depan dan melihat Lin Lin yang sedang tertidur dengan pandangan serius.
"Berbeda dengan Tubuh spiritual atau Tubuh Bawaan, Tubuh Asal hanya ada dua di dunia ini. Pertama Yang dan kedua Ying. Awal dan Akhir. Sebab dan Akibat. Baik dan Buruk. Semuanya yang ada di dunia ini saling berkaitan dan berasal dari Yin Yang. Tapi aku tidak menyangka, akan ada satu lagi Tubuh Asal Dunia di Alam bawah." Kata Zhi Wu.
"Satu lagi, maksudmu, saat ini sudah ada satu lagi terlebih dahulu?" Mendengar kata-kata Zhi Wu, Lin Tian sedikit terkejut dan segera bertanya.
Zhi Wu mengangguk, berbalik dan melihat Lin Tian.
"Gadis kecil yang disebut Lin Lin adalah satu. Dan yang kedua adalah kamu." Zhi Wu melihat Lin Tian di depannya dengan serius dan berkata.