(Anak Genius) YANG TERBUANG

(Anak Genius) YANG TERBUANG
New novel


PENGUMUMAN!!!


Assalamu'alaikum


apa kabar semuanya??


Semoga kita selalu sehat dan dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa


Sesuai permintaan kalian,


Author meluncurkan karya baru kelanjutan dari Anak jenius, Yang Terbuang.


Novel ini menceritakan tentang jatuh bangun Davina dalam kehidupannya, lika-liku perjalanan cinta, harapan, dan obsesinya


Ada sedih, romantis, kekonyolan Davina dan juga humor dalam cerita ini, pokoknya asam manis pedes gitu rasanya hehehe


Pastikan kalian mengikutinya ya sampai habis, dan yang pastinya author tunggu kalian mampir ya, jangan lupa tinggalkan like dan komennya



Berawal dari sebuah kejadian memalukan di Perta pernikahanku, calon suamiku meninggalkanku satu jam sebelum acara ijab qobul berlangsung, dan demi menutupi malu, aku meminta om ku sendiri untuk menikahi ku


Ya om ku sendiri yang tidak memiliki hubungan darah, walau sebenarnya aku merasa bersyukur karena musibah ini, aku bisa menikah dengan pria pujaan ku.


Aku sudah jatuh cinta pada om ku sejak kecil.


Bagaimana pernikahan kami kedepannya???


Apakah perbedaan usia yang jauh bisa membuat kami bertahan atau justru malah menjadi jurang pemisah diantara kami???


"Om kok koper aku di taro disini???" tanya Davina saat melihat koper pakaiannya di letakkan di sebuah kamar di samping kamar utama


"Kamu tidur di sini" ucap Sebastian


"Om tapi aku mau tidur di kamar itu, tunjuk Davina pada kamar utama dimana Sebastian tidur selama ini sebelum menikah dengan Davina


"Baiklah, ayo" ucap Sebastian sambil menyeret kopernya menuju kamar utama.


Setelah pintu di buka Davina di buat takjub, pasalnya kamar itu sangat rapih dan wangi.


Tidak seperti kamar seorang duda anak satu yang ia bayangkan sebelumnya.


Ia mengira jika akar sebastian akan berantakan dan kotor, nyatanya kamar ini lebih bersih dari kamarnya sendiri yang notabenenya seorang wanita, dalam hati Davina jadi malu sendiri


Aroma parfum maskulin memenuhi kamar ini, serta nuansa yang nyaman tak semonoton yang Davina bayangkan membuat Davina langsung merasa betah


"Gimana mau tidur disini?? atau di sebelah??" tanya Sebastian yang tak perlu jawaban Davina karena terlihat sekali Davina menyukai kamarnya


Davina langsung loncat ke atas kasur dan berbaring di sana layaknya anak kecil yang melihat kasur empuk, ia berguling ke kanan dan ke kiri membuat sprei tempat tidur itu langsung berantakan karena ulahnya


Bagaimana anak manja ini sudah memutuskan menikah saat dia saja belum dewasa.


Dan sayangnya pernikahan itu kacau.


Namun sebastian juga sedikit bersyukur karenanya.


Bisa ia bayangkan jika Davina benar menikah dengan bocah sialan itu, hidup Davina akan hancur.


Diam-diam sebastian meminta anak buahnya untuk memeriksa kehidupan Marcel dan mendapati Marcel sudah berselingkuh di belakang Davina.


Bagaiman seorang Davina bisa kecolongan???


apakah cinta membuat ia buta dan menutup mata serta telinganya untuk semua perbuatan Marcel???


Dimana Davina yang di kenal memiliki insting tajam dan kejam yang selama ini ia kenal??


apakah julukan Devi angel sudah tak pantas melekat padanya????


"Om, aku gak nyangka om punya selera bagus juga.


Aku kitlra akan memasuki kamar yang membosankan dengan warna putih dan hitam yang terkesan kaku.


Tapi ini ...


Selera om lumayan" ucap Davina nyengir kuda


"Dari mana kau menyimpulkan itu?? dari dulu aku punya selera yang baik" ucap Sebastian sombong


"Ih kamar om dulu di rumah kakek kan membosankan.


Kaya kamar kutu buku!!!" ucap Davina cuek langsung berjalan menuju kamar mandi, ia perlu membersihkan diri setelah perjalanan mereka yang panjang sehabis pulang bulan madu


Tian hanya terkekeh melihat istri mungilnya, ia lalu membuka lemari dan merapihkan beberapa pakaian untuk ia bawa pindah di kamar sebelahnya.


Bukan sebastian tak mau sekamar dengan Davina, ia hanya takut khilaf.


Davina masih memiliki masa depan yang cerah, ia tak mau Davina terjebak dengannya.


Penasaran kan kelanjutannya...


Cyuss mampir ya, author tunggu


terima kasih


pooh