
Deswita ragu apakah menjadi saksi untuk kasus bi Atun adalah pilihan yang tepat atau tidak.
Di samping itu yang ia singgung adalah mantan kekasihnya, sekaligus papa dari Sebastian walau Sebastian tak mengetahui siapa papanya.
Namun di dunia ini apa yang tidak bisa terbongkar???
serapat-rapatnya rahasia itu di tutup-tutupi akhirnya ada masanya akan terbongkar, kecuali orang itu berselimut tanah, tak akan ada yang keluar lagi dari mulutnya.
"Apa kau yakin nak ingin membantu keluarga itu?" tanya Deswita ragu
"Ma, mama sudah banyak menyakiti keluarga itu, ini saatnya mama menebus kesalahan mama.
Tian harap bisa membantu mereka" ucap Sebastian menatap lurus ke arah mama nya
"Baiklah, sebelum mama mengatakan keputusan mama. Mama akan mengatakan sesuatu yang mungkin akan merubah sudut pandanganmu pada kasus ini.
Mama akan maklum jik kau berubah pikiran.
wanita itu, Karen Chou adalah Tante mu, Tante dari papa biologis mu, apa kamu masih yakin ingin menjebloskan wanita itu?"
Sebastian terkejut, ia tak menyangka mama akan memberitahukan sesuatu yang ia amat hindari.
Namun keterkejutan Sebastian hanya sebentar.
Beberapa menit kemudian ia terlihat tenang, seolah tak terbaca apa yang ada dipikirannya
Davina malah justru khawatir. di balik sikap Sebastian yang tenang tersembunyi bom waktu yang setiap saat akan meledak.
"Aku tak keberatan ma, lagi pula aku tak mau tahu siapa papa biologis ku apalagi wanita itu sudah melakukan perbuatan jahat"
Sekalipun suatu saat kamu akan berhadapan dengan papa biologis mu??" tanya Deswita menaikan sebelah alisnya
"Sekalipun itu, aku hanya khawatir mama tidak mau membantu kami karena mama memiliki perasaan dengan pria itu" ucap Sebastian balik menyudutkan deswita
"Omong kosong, jika pria itu menemui ku dan berlutut untuk menyelamatkan adiknya, aku tak akan gentar.
Atau dia mengirim seseorang untuk menyakitiku, selama mama punya kamu, mama akan berjuang sekuat tenaga agar bisa secepatnya kita berkumpul lagi" ucap Deswita penuh keyakinan membuat Sebastian terharu. Cinta mama nya yang terlalu besarlah yang membuatnya salah jalan. Secara tak langsung Sebastian merasa ia ada andil dalam kejahatan mamanya.
"Ma, terima kasih sudah menyayangiku sebesar ini.
Aku berjanji setelah mama keluar nanti, aku akan membawa mama jauh dari sini.
aku akan membahagiakan mama, aku berjanji ma" Deswita hanya mengangguk sambil menghapus air matanya.
Ia harus berkelakuan baik agar secepatnya keluar dari tempat laknat ini.
Setelah pulang dari penjara, Sebastian memilih untuk langsung pulang, Davina menyarankan dirinya pulang ke kediaman kakek buyutnya, akhirnya Sebastian setuju.
Sesampainya di sana semua orang terkejut tak terkecuali Arjuna, ia memeluk adiknya dengan mata berkaca-kaca
"Tian, Alhamdulillah kau baik-baik saja" ucap Arjuna bersyukur
"Aku bukan nak kecil kak, bagaimana kabar kakak dan kak Ayu?" tanya Tian pada kedua orangtua Davina
"Alhamdulillah kami sekeluarga baik-baik saja.
Kakakmu sedang hamil lagi, kembar dua" ucap Arjuna pamer
"Astaga aku turun senang kak" ucap Sebastian
mereka akhirnya makan malam lalu di teruskan berbincang-bincang.
Sebastian juga mengatakan maksud ia kembali ke tanah air. Arjuna mau tak mau harus berterima kasih apa Tian.
Pasalnya mereka semua sudah meminta Deswita menjadi saksi namun Deswita menolak.
Hanya Sebastian yang bisa membuta deswita setuju.
Daffa dan Daffi sangat senang dengan kedatangan Sebastian. Para pria setelah makan malam langsung main game secara kelompok.
Arjuna dan Daffi satu team, sementara Sebastian satu team dengan Daffa, keempatnya terlihat seru bahkan sekali terdengar sorak Sorai dan tawa mereka.
Davina memilih kembali ke kamarnya, ia masih memiliki sesuatu untuk di urus.
Davina meminta Agatha untuk menyebarkan rumor.
Ditengah perusahaan yang goncang akan lebih sedap jika di hembuskan rumor.
Jimmy Chou pasti di atas kesabarannya.
Ditambah adiknya sedang diujung pintu hukuman, siapa yang ia pilih untuk ia selamatkan????
Permainan baru di mulai, Davina menjadi bersemangat. Bagaimana orang licin kawakan itu bisa lepas dari jerat yang ia tebar.
Seperti langit berpihak padanya, ia juga mendapatkan bukti kecurangannya dalam pemilihannya, ya walau sudah berlalu tetap saja itu sebuah skandal buruk.
Imbasnya mungkin dia akan di pidanakan atau di copot dari kursi yang ia duduki.
Ibarat sutradara, Davina merancang bagaimana alur hidup Jimmy nantinya.
Hanya menanti selama satu jam, berita keburukan Jimmy alias Aditya sudah menyebar di sosial media.
Apa mereka bisa melacaknya??? itu tergantung seberapa pintar hacker tersebut.
Nyatanya ia punya satu orang yang brilian di kubunya.
Jimmy hanya akan menghabiskan waktu banyak dan saat ia menemukanya mungkin karirnya sudah hancur
"Kau menyeramkan bos" ucap Agatha pada Davina
"Aku hanya menenangkan kebenaran.
Bukankah tak baik bermain kotor saat ia menjadi wakil rakyat??? sementara ia hanya baik di permukaan dan men dizolimi orang yang mempercayakan suaranya padanya Jimmy Chou????"
"Kau benar" ucap Agatha setuju.
"Berikan pengumuman pada semua orang kita, aku akan memberikan mereka bonus pada mereka semua tanpa terkecuali, saat masalah keluargaku selesai.
Aku juga perlu menyerahkan perusahaan padamu, aku hanya akan mengontrol dari rumah."
"Tapi bos, aku gak siap, aku takut mengecewakanmu"
"Aku percaya padamu Agatha" ucap Davina meyakinkan
"Apa kau tak takut aku mengkhianatimu???" tanya Agatha membuat Davina tertawa terkekeh
"Hei, apa kau manusia???? sebentar lagi kau akan jadi tanteku, kita keluarga.
Kalau kau mengkhianatimu, aku akan menyuruh om ku menceraikan mu, apa kau paham???"
"Kau bocil kecil ah bukan iblis kecil menyebalkan.
Saat aku menikah dengan om mu, ku pastikan , aku akan menyiksamu, kau dengan bocil" ucap Agata menutup teleponnya dengan keras.
Davina tertawa terbahak-bahak hingga ia terbatuk-batuk.
mengerjai Agatha merupakan hobby nya.
Ia sangat tahu Agatha hanya malu, di luar terlihat kuat dan garang, tapi sebenarnya Agatha gadis yang pemalu jika di ledek. Selain itu jika pun Agatha tak jadi menikah dengan Willy, Davina sangat yakin Agatha tak akan mengkhianatinya, karena Agatha orang yang sangat bisa Adi percaya dan kompeten.
Sementara di kediaman Jimmy Chou
Jimmy melempar semua benda Yanga dan di depannya, ia sangat amat marah.
Reputasi yang selama ini ia bangun hancur dalam sekejap, dan yang paling mengesalkan adalah, ia belum bisa melacak siapa yang sudah membocorkan kejahatannya di media sosial.
Karena ini juga Jimmy besok di panggil oleh ketua dewan fraksinya dan dia juga sudah di telepon oleh ketua wakil rakyat sehubungan dengan berita yang beredar di media sosial.
Jimmy merinding dalam kemarahan, jaman sekarang orang dengan mudah menjatuhkan atau membunuh hanya dengan postingan.
Saya postingan itu viral, banyak orang yang penasaran dan mencari tahu, lalu membagikan hal tersebut di Lamat media sosial merek, sehingga dalam hitungan jam hampir seluruh pengguna media sosial yang tahu dan membacanya.
Hancur. karier Jimmy Chou hancur.
Walau belum terbukti, kredibilitasnya sebagai wakil rakyat sudah hancur, dalam dua hari ia akan di panggil dan di sidang oleh dewan pimpinan wakil rakyat
Mungkin juga ia akan di interogasi oleh pihak berwajib terkait maslaah ini.
Jimmy Chou menjambak rambutnya frustasi, merasa sedang di permainkan oleh seseorang.
Karena semua kejadiannya datang secara bertubi-tubi.
ini bukan sebuah kebetulan belaka, ini sebuah mekanisme balas dendam yang terorganisir
Hingga detik ini ia masih belum menemukan siapa dalang di balik kekacauan ini.