
Sehabis pulang dari kediaman Angelo, Sania banyak melamun. Ia masih memikirkan siapa mama kandungnya. siapapun mama kandungnya Ratih, itu tak akan merubah perasaan Sania pada Ratih.
Ia mencintai Ratih seperti mamanya sendiri, karena ia sejak awal hanya tahu Ratih mamanya.
"Hei, pamali bengong begitu pagi-pagi" ucap Adrian yang membuat lamunan Sania buyar
"Kak Adrian bikin jantungan aja"
"Siapa suruh pagi-pagi udah ngelamun" Adrian menyodorkan segelas juice buah pada Sania
"Thanks kak" ucap Sania meneguk juice nya
"Apapun yang terjadi om yakin kamu kuat.
Karena Allah memberikan ujian sesuai kemampuan umatnya. Kakak akan selalu ada untukmu"
"Terima kasih lagi kak" ucap Sania tersenyum samar
"Kakak mau menanyakan sesuatu, kakak tahu pertanyaan kakak konyol.
Apa kau tahu rumah sakit pertama di mana mama mu di rawat, ya kakak tahu waktu itu kamu masih bayi.
Mungkin saja mama mu menceritakan atau kamu melihat kenangan berupa foto" tanya Adrian tiba-tiba. Adrian Harus menggali informasi ebih detail bagaiman Ratih bisa berakhir dengan Aditya.
Adrian menghormati pria tersebut karena pria itu sudah menolong papanya dulu, namun jika pria itu jahat apa ia harus menutup mata???
batin Adrian memberontak, sebagai anaknya ia berutang Budi pada Aditya, namun kejahatan Aditya urusan lain.
"Aku hanya ingat mama menyebutkan sebuah rumah sakit di negara S, lalu setelah kondisinya stabil kami pindah dan menjadi tetangga kakak" ucap Sania
"Ah kak,mama punya album foto di mana ia di rawat, sebentar kau ambil" ucap Sania lalu berjalan menuju kamar Ratih.Tak lama kemudian ia kembali dengan album usang, disana banyak foto-foto masa kecil Sania, hingga terselip dia foto yang di ambil di sebuah rumah sakit. Ratih pernah menjelaskan bahwa saat ia kritis ia di rawat di sana dengan cidera parah patah tulang di beberapa tubuhnya.
Bahkan ia sampai setahun di tempat tidur, dan baru belajar berjalan beberapa bulan kemudian. itu pun ia mengikuti teraphy.
"Kak, aku tahu kamu mungkin ragu, aku belum mengatakan sesuatu padamu.
Sandy pengawal yang sejak kecil mengikuti ku apa kau ingat??? Dia kini di rawat di rumah sakit dengan luka serius di kaki dan tangannya, bahkan punggungnya banyak luka sayatan benda tajam, dan ada satu yang sangat dalam.
Kakak tahu perbuatan siapa?? Dia Aditya, papa angkat kakak. Sandy di ikat tangan dan kakinya dengan kawat berduri sehingga kaki dan tangannya koyak" ucap Sania mulai menangis
"Astaghfirullah, lalu bagaimana keadaanya saat ini???" tanya Adrian terkejut
"Davina dan temannya yang menyelamatkannya dan kini sedang dalam perawatan dokter. Aku awalnya tidak mau menceritakan hal ini, tapi aku merasa harus memberitahu siapa pria itu sebenarnya.
Hal yang membuatku shock bukan karena kenyataan dia bukan papaku, aku malah bersyukur dia bukan papa kandungku. Aku shock karena ternyata aku di besarkan oleh pria berdarah dingin"
Adrian mengelus puncak kepala Sania, ia tahu beban perasaan Sania.
Setelah mendapatkan informasi kecil dari Sania. Adrian mulai berselancar di dunia Maya. Ia menghubungi semua rekan sesama dokternya dan akhirnya ia mendapatkan informasi dari teman satu angkatannya bahwa benar Ratih berada di sana untuk perawatan karena terjatuh dari tempat yang sangat tinggi. Adrian juga menerima email yang bersifat rahasia itu.
Akhirnya sidang Karen di gelar juga.
Jimmy sangat shock saat tahu Ratih menjadi saksi untuk menolong Karen.
ia ingin marah, namun jika ia marah Ratih akan mencurigainya dan bahkan akan mencari tahu.
Namun jika Ratih meneruskan keinginannya, keluarga Baskoro akan tahu jika Ratih berada di tangannya.
Ini seperti memakan buah simalakama.
Jimmy merasa kecolongan, rupanya ada seseorang yang menghapus video tersebut, bahkan pengacara yang membantu Karen pun hilang di telan bumi dan di gantikan seseorang yang entah dari mana.
Saat keberadaan Ratih terungkap, Davina mengamankan pengacara Karen yang pastinya orang suruhan Jimmy, jika Karen saja itu aman, siapa yang bisa mengabarkan sesuatu jika Karen saja di balik jeruji besi.
Sementara saat ingin mengamankan kamera CCTV semua nyatanya sudah di hapus dan beberapa di rusak, dan dalangnya adalah Sandy.
Kini Karen berada di ruang sidang menatap bingung pengacaranya,ia tak mengenali pengacara tersebut.
Namun ia cukup puas Ratih membelanya, jika ada Ratih ia bisa bebas.
Sidang di mulai, Ratih berada dalam sumpah dan di mintai keterangan.
Saat itulah sebuah bukti di putar, penyataan seseorang yang Ratih amat kenal, siapa lagi kalau bukan Jimmy sendiri.
Video itu di ambil secara sembunyi-sembunyi yang jelas mengatakan bahwa Karen adalah orang yang mendorongnya ke tebing hingga Ratih terluka parah dan amnesia. Ratih shock, ia sampai sesak nafas menerima kenyataan itu.
Akhirnya Ratih di larikan ke rumah sakit, sementara Karen di beri hukuman seumur hidup karena melakukan pembunuhan terencana, menghilangkan nyawa anak bayi tak bersalah, penyekapan, penyiksaan dan memanipulasi keahliannya sebagai paranormal dengan menghipnotis Baskoro. Sidang Karen berakhir.
Karen berteriak tak terima, ia jatuh terduduk sambil menangis dan meraung
Masalah Vera, biarkan saja kenyataan itu terpendam.
selamanya Vera adalah adiknya, begitu pula Sebastian dan Sania.
Sementara di sebuah tahanan yang terlihat bersih Deswita bersujud syukur setelah mendengar putusan hakim, ia sangat bahagia akhirnya Karen mendapatkan karma atas perbuatannya.
Kini Deswita berhijab, ia sudah bertaubat dan rajin mengikuti taklim yang di selenggarakan pihak lapas.
Deswita sudah bisa menerima apa yang terjadi pada hidupnya, ia harus menebus segala kesalahannya dan berdoa agar semua orang yang pernah ia sakiti Sudi memaafkannya.
Sebulan sudah berlalu sejak Sebastian berkelana menenangkan diri, hal pertama yang ia lakukan adalah mengunjungi Deswita. Sebastian sangat senang melihat kemajuan mamanya, walau wanita itu terlihat lebih kurus, namun ia masih terlihat cantik dan lebih tenang.
Sebastian juga sudah di beritahu tentang Sania yang merupakan kakaknya,. Arjun sudah menceritakan semuanya dan Sebastian ingin sekali menemuinya.
Sementara karier Aditya semakin ancur, beberapa koleganya bahkan memutuskan hubungan dengannya, dan yang paling mengenaskan adalah ia di berhentikan sementara dari tugasnya sebagai wakil rakyat.
Sementra Ratih??? wanita itu memilih pisah rumah dari Aditya.
Saat tahu ia di celakai oleh adik suaminya sendiri perasaan Ratih hancur.
Ia ingin marah dan ia benci dengan Aditya.
Sania dengan penuh kasih sayang merawat Ratih hingga kondisinya pulih.
Untuk kenyataan bahwa Ratih masih sah istri Baskoro, semua orang memilih menundanya sejenak mengingat kondisi Ratih yang masih shock dan terakhir kali mengalami serangan jantung ringan.
Semua orang pergi saat ini, Adrian yang ikut tinggal bersamanya sedang ada urusan dan pergi keluar, sementara Sania berangkat kuliah.
Ia melihat pintu kamar Sania yang terbuka, di dalam kamarnya berantakan.
Sania sudah ia biasakan manja, sehingga ia sulit membuat Sania mandiri.
sambil berjalan Ratih merapihkan kamar Sania hingga saat ingin meletakkan sebuah jam tangan di meja rias putrinya, ia tanpa sengaja melihat sebuah kertas, alisnya berkerut.
"Kertas apa ini?? dari rumah sakit.
Apa putriku sakit? apa yang ia sembunyikan?" gumam Ratih lalu membuka amplop kertas dan membacanya
Matanya membelalak lebar dengan mulut menganga, ia shock, benar-benar shock, seakan ia jatuh dari tempat yang sangat tinggi, ia kesulitan bernafas.
Di sana tertera nama Sania yang cocok sembilan puluh persen dengan Baskoro, mengapa nama pria itu terasa familiar bagi Ratih? siapa wanita itu???
dan mama kandungnya tertera bernama "Deswita" bukan dirinya, jadi....
Sania bukan putrinya??? kertas kedua menunjukkan tes DNA bahwa tak ada keterkaitan genetik dengan Sania, yang artinya Sania benar-benar bukan putrinya atau putri Aditya, kenyataan apa ini??? mengapa begitu nyata???
Pandangan Ratih perlahan buram dan akhirnya gelap, Ratih tak sadarkan diri terkena serangan jantung
beruntung seorang asisten rumah tangga yng ingin merapihkan kamar Sania melihat dan langsung menelpon ambulance.
Ia juga sudah mengabarkan Sania dana Adrian.
Sementra Lara merasa kecolongan, ia sangat menyesal meninggalkan Ratih hanya beberapa menit karena harus ke toilet untuk buang air besar, dan hasilnya fatal.
Beruntung lara memberikan pertolongan pertama untuk pasien dengan gejala serangan jantung sehingga nyawa Ratih bisa di selamatkan.
Semua orang langsung menuju ke rumah sakit, tak terkecuali Baskoro yang antusias setelah mendengar bahwa istrinya masih hidup.
#Apakah Ratih akan kembali pada Baskoro??? lalu bagaimana nasib Ratna???
#Apakah Sania akan di beritahu siapa mamanya? atau mungkin seperti Vera yang tak akan pernah tahu siapa mama kandungnya
Pasti pada penasaran kan bagaimana kehancuran Jimmy Chou??? akan terbongkar sebentar lagi, yang artinya beberapa chapter kedepan karya ini akan segera tamat.
Terima kasih untuk semua yang sudah mendukung author dengan memberikan like dan coment, semoga kebaikan kalian di balas berlipat ganda oleh sang pencipta dan untuk yang belum kasih like, semoga Kalian tergerak hatinya, karena membaca tak seindah menulis. dengan memberikan like kalian tak akan mengurangi apapun yang kalian miliki!!!
Sampai berjumpa lagi di karya author lainnya, sekali lagi terima kasih, mohon maaf atas segala kekurangan.
Dari cerita ini kita bisa ambil hikmahnya.
Ambil baiknya, buang yang buruknya karena kesempurnaan hanya milik sang pencipta.
sukses selalu untuk kalian semua
Pooh