SUPER RICH MAN

SUPER RICH MAN
Pertanyaan Bodoh Reykhel


Jackson sedang bersiap-siap untuk menghadiri makan malam bersama klien, beberapa menit yang lalu Tuan muda Reykhel menelefonnya jika dirinya tak bisa mengikuti acara tersebut di karenakan Ariana yang tidak mau di tinggal, padahal karena masih tidur,🤭


Tok tok tok ...


Jackson membuka pintu kamarnya, "Ya?"


Kepala pelayan datang melapor jika Jessy tak mau menyentuh makanan yang di suguhkan, "Tuan muda, Nona menolak untuk makan."


"Suruh saja dia bersiap aku akan membawanya keluar, katakan untuk bersiap dalam waktu sepuluh menit!"


"Baik Tuan, akan segera saya sampaikan kepada Nona."


"Hm, pergilah."


Kepala pelayan itu pun mengangguk lalu segera turun menuruni anak tangga, mengetuk pintu kamar Jessy.


Klek!


Jessy hanya membuka setengah pintu kamarnya, "Ada apa? Bukankah sudah ku katakan kalau aku tidak ingin makan..."


"Tuan muda ingin Nona segera bersiap, Tuan muda akan membawa Nona keluar... waktu Nona hanya sepuluh menit."


"Apa? Kenapa dia suka seenaknya?"


"Iya, Nona... apakah Nona mengatakan sesuatu?" tanya kepala pelayan itu dengan heran.


"Aaaaa tidak kok, baiklah aku akan segera bersiap... terima kasih sudah memberitahuku."


Waktu yang di berikan pun berhasil di eksekusi Jessy, dia sudah bersiap rapi tanpa mengikat rambutnya.


Jessy keluar dari kamar dan bertemu dengan Jackson, pria itu masih saja enggan menyapa dirinya setelah mengambil keuntungan.


Cih! Ekspresi apa itu? Tidak menegur ku sama sekali? Hahaha... lalu kenapa dia mengajakku keluar, coba? Dasar bujang lapuk aneh.


Mobil pribadi berwarna merah sudah siap di pelataran rumah, "Selamat sore, Tuan dan kakak ipar..." hari ini Gerry menjadi sopir pribadinya.


"Gerry, kau tidak pulang?" tanya Jessy keheranan.


"Tidak kak, kan, saya juga tinggal di sini," imbuh Gerry sembari membuka pintu mobil, tangannya bergerak sopan mempersilakan keduanya untuk segera masuk.


Setelah duduk dan memakai sabuk pengaman begitupun juga dengan Gerry, sudah siap di belakang kemudi. Dia memasukkan kunci ke lubang kecil dan menyalakan mesin mobil.


Beberapa detik kemudian mobil pun melaju dengan kecepatan sedang meninggalkan rumah.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


"Engh..." Ariana mengerjap pelan, dia tertidur sampai senja menyapa. Tidur sembari memeluk tubuh suaminya, "Engh..." tangannya bergerak pelan mengguncang dada Reykhel, di mana Reykhel pun tengah tertidur.


"Sayang..." Ariana masih mengguncang pelan, "Sayang, bangun... sayang..."


"Hm, diam saja dulu kau sudah mengurungku setengah hari di dalam kamar, membuatku harus membatalkan janji bersama klien."


Tangannya nakal, suka sekali memanfaatkan kesalahan Ariana untuk kesenangan pribadinya.


"Sayang apa yang kau lakukan?" Ariana merasa geli saat Reykhel menyusupkan tangannya ke dalam pakaian Ariana, melepas kaitan di belakang punggungnya.


"Tentu saja menghukum mu..."


"Kenapa kau selalu menghukum ku dengan hal yang seperti itu?"


"Hm?" Reykhel mengerutkan keningnya, "Hm.... baiklah, kalau begitu aku akan mengirim mu ke penangkaran buaya, bagaimana?" wajahnya terlihat serius dengan sorot matanya yang tajam membuat Ariana takut.


Dia menggeleng dan langsung memeluk suaminya, erat.


"Aku hanya akan memberimu dua pilihan, menerima hukuman dengan cara yang menakutkan, atau menerima hukumanmu dengan cara yang indah..."


Tangannya bergerak ke depan untuk meremas benda kenyal Ariana yang mulai membesar dari ukuran normalnya.


"Kenapa membesar?" pertanyaan bodoh apa itu?


"Tentu saja akan membesar sesuai dengan perkembangan dan pertumbuhan usia kehamilanku, sayang..."


"Lalu bagaimana dengan yang di bawah? Apakah ikut membesar juga?"


"Reykhel, jangan bodoh!"


"Kau memanggil ku apa?!" Reykhel marah, dia menelentangkan tubuh Ariana lalu menciuminya dengan lembut, "Berani sekali kau menyebut namaku dengan bibir indah mu," cup! Untuk yang kesekian kalinya dia mendaratkan ciumannya di sana.


"Lihat saja, sampai pagi kau tidak akan keluar dari kamar ini!"


Perbincangan mereka berkahir dengan hal yang nikmat, dengan erangan yang saling bersahutan, 🥰


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...