
...Warning area 21+...
...belum 21tahun skip please...
...Maafkan lah Outhor kasih bonus pagi-pagi...
...dosa mari tanggung bersama...
...yang single, LDR, suami jauh tarik nafas...
...yang ber2 happy ber2 yaaa😘...
Ailee melesat menuju ke dapur, mencoba mengambil air mineral dari dalam lemari pendingin setelah kembali dari sesi jalan-jalan panjang seusai makan malam mereka.
"Baby"
Aland bicara sambil mencium pundak Ailee beberapa waktu.
"Hmm?"
Aishe bertanya sambil menuangkan air mineral dari botol di tangannya ke dalam sebuah gelas.
"Sudah selesai?"
Ailee tampak mengerutkan dahinya, mencoba menoleh ke arah Daddy nya.
"maksud Daddy?"
"Menggunakan roti Jepangnya?"
Ailee Terkekeh, mengangguk dengan polos tanpa tahu ke arah mana pembicaraan daddy nya. Dengan cepat langsung meneguk air mineral yang ada di tangannya.
"He em, sudah kemarin"
Aland tersenyum kecil, mencium lembut belakang leher Ailee sambil memasukkan tangannya ke perut Ailee.
"Daddy, aku mau minum"
rengek Ailee karena merasa cukup geli dengan perlakuan daddy nya.
"Bik Sumi dimana?"
tanya Ailee cepat, berusaha untuk beranjak.
"Izin pulang"
bisik aland pelan kali ini ciuman nya menuju ke cuping telinga Ailee.
"Daddy, geli"
Ailee mencoba menahan telinga nya dengan tangan kanannya, tapi Aland secepat kilat meraih wajah Ailee, membalikkan tubuhnya agar menghadap dirinya, spontan Ailee kaget, ingin bicara jika ini di dapur tapi Aland dengan cepat menautkan bibir mereka.
"Hmmm dad..."
Belum sempat dia menyelesaikan kata-katanya, Aland dengan gerakan cepat menautkan bi..bir mereka, Begitu menggebu, dalam dan panas membara. Dengan gerakan cepat Aland menggendong tubuh Ailee, menaikkan nya ke atas meja dapur, menyingkirkan kan apa pun yang ada di atas meja.
Dengan penuh has..rat dia me..lu mat bibir ranum itu dengan penuh gai..rah, tangan kanan nya menahan punggung Ailee, tangan kirinya mulai masuk kedalam pakaian Ailee.
"Akhh..dad..Dy"
Ailee jelas merengek dan men..desah ketika tangan itu dengan gerakan cepat masuk dari perut menuju ke da..da nya, sedangkan bi..bir itu terus menuntun nya sambil memainkan li..dah mereka.
Ailee secara perlahan mengikuti permainan Aland, saling membelit lidah dengan kedua tangan Ailee mencoba melingkar di leher Aland, memeluknya dengan erat.
Suara sesapan di sepanjang dapur terdengar saling sahut menyahut dalam waktu yang lama, kemudian secara perlahan li..dah dan bibir itu turun ke dagu Ailee, mencium nya hingga ke bawah dagu lantas naik ke lehernya.
"Ng.."
Ailee me..Leng..uh,memejamkan pelan matanya, menikmati sentuhan demi sentuhan yang diberikan Aland sambil kedua tangannya sibuk memeluk kepala aland, mengacak rambut Daddy nya beberapa waktu.
Bi..bir dan lidah itu akhirnya turun menuju ke da..da Ailee, tangan Aland jelas secara perlahan membuka seluruh pakaiannya dan penutup da..da nya dengan gerakan indah yang luar biasa nyaris tidak Ailee sadari, kemudian Li..dah itu bermain di da..da Ailee secara perlahan, menyesap nya seperti seorang bayi hingga menghantarkan getaran luar biasa di tubuh Ailee hingga ke bawah sana, membuat rasa basah mulai menyergapi bagian ba..wah nya.
"Akh... daddy"
Ailee kembali men..desah sambil mencoba memundurkan tubuhnya, Aland secepat kilat melepaskan bawahan Ailee bersamaan membuang da..la..man nya ke sembarang tempat, li..dahnya dengan menggila mulai masuk ke bawah sana.
"Akhh no..Daddy"
Ailee terpekik luar biasa saat terasa sesuatu menyambar di bawah sana, terasa selain dengan gerakan maju mundur, beberapa kali hisapan juga terjadi.
"Daddy, Daddy"
nafas Ailee tersengal-sengal, dia memundurkan tubuhnya karena merasa dibawah sana benar-benar mulai membuatnya menggila,hingga membuat Ailee merengek, dan men..desah beberapa waktu, bukan nya berhenti mendengar itu Aland semakin menjadi.
pekik Ailee histeris.
Aland semakin gencar meng..hisap nya, menunggu Ailee mengeluarkan pelepasan nya. dan benar saja cai..ran itu menyembur dengan sempurna, membuat Ailee menghela nafas nya lega, tapi Aland bukannya berhenti, dengan cepat dia memajukan pinggang Ailee, dengan gerakan terburu-buru melepaskan celananya, lantas tiba-tiba memasukkan miliknya secara perlahan ke arah milik Ailee di bawah sana.
"Akhhh...Daddy"
Ailee tersentak kaget, mencoba memegang pinggang Aland sekuat tenaga sambil berteriak kecil, sekali lagi Aland menghentakkan dibawah sana hingga terbenam sempurnah membuat Ailee semakin kencang memegang pinggang Aland.
"Sakit?"
Aland mencoba memegang wajah Ailee dengan kedua telapak tangan nya, menatap bola mata sayu itu beberapa waktu.
Ailee mengangguk pelan, bola matanya menatap tak berdaya ke arah daddynya, dia mengencangkan pegangannya ke pinggang daddynya, seketika Aland mencium lembut secara bergantian kelopak mata Ailee.
"Daddy akan melakukan nya dengan lembut"
bisik aland.
Ailee mengangguk pasrah.
Awalnya terasa masih luar biasa sakit, namun Daddy nya terus bergerak perlahan mencoba membiarkan Ailee terbiasa, memompa nya dengan begitu lembut Sempurna, saat mendengar ailee mulai terbiasa dan mengeluarkan de..sa..Han lembut baru sang Daddy mempercepat gerakan nya.
"Nggg... dad"
gerakan itu semakin lama semakin cepat dan menggebu, membuat Ailee menggila secara tiba-tiba, dibawah sana berganti rasa nikmat luar biasa, semakin Aland bergerak maju mundur dengan sempurna, semakin Ailee merasakan dibawah sana seolah-olah akan ada yang tumpah, Ailee semakin menggila dengan teriakan-teriakan kecilnya, membuat Aland semakin bersemangat memompanya dengan sempurna.
hingga akhirnya terasa sesuatu kembali tumpah dibawah sana, Aland merasakan pelepasan yang terjadi pada Ailee, dia semakin mempercepat tempo nya, bergerak semakin menggila hingga membuat Ailee terus menge..rang dan merengek sempurna dalam waktu sedikit lama hingga akhirnya Aland juga merasakan pelepasan nya datang dengan cara yang luar biasa.
"Oh God"
e..rangan Aland terdengar begitu seksi dibalik telinga Ailee,lantas Aland mengeluarkan miliknya dengan cepat.
"Kau luar biasa baby"
ucap Aland lantas meraih tubuh Ailee untuk masuk ke dalam pelukannya, Ailee fikir ini sudah, tapi tiba-tiba Aland menurunkan tubuh nya kebawah.
"Dad?"
Ailee tampak bingung, Aland kembali me..lu..mat bibirnya, lantas membalikkan pelan tubuh Ailee agar menghadap meja, membiarkan aile sedikit menjongkok.
"Pegangan pada meja"
Aland berbisik, mengajarkan Ailee agar kedua tangannya memegang ujung meja, sedikit melebarkan kakinya lantas membiarkan Ailee berjongkok Sempurna.
ailee menurut hingga akhirnya sesuatu terasa di gesek dibawah sana, lantas.
"Akhhh"
Ailee kembali berteriak kecil, dibawah sana kembali di hantam dengan indah, Ailee langsung mengencangkan pegangan tangan nya di sisi kiri kanan meja, rasanya kali ini begitu aneh dan lebih nik..mat, sensasi berbeda jelas terasa, apalagi saat daddynya menyentuh da..Da nya dengan sempurna, me..re..masnya
Aland dapat merasakan re..masan dibawah sana menjepit milik nya dengan sempurna.
"Oh God"
Aland men..de..sah.
Dengan cepat aland bergerak dengan tempo sempurna.
"No...Daddy"
Ailee merasakan tubuhnya berguncang hebat, sesuatu dibawah sana jelas semakin membuat nya menggila, semakin dia berteriak, men..de..sah dan me..le..nguh indah semakin Daddy nya bergerak dengan tempo cepat dan sempurna, menciptakan sensasi-sensari lebih menggila dari di saat mereka di Maldives.
Beberapa kali Ailee mengencangkan pegangan, membiarkan seluruh tubuhnya berguncang hebat dengan sempurna begitu lama, hingga akhirnya membuat Ailee merasakan dibawah sana lagi-lagi akan tumpah.
"Dad.."
de.sah nya pelan.
"Bersama"
bisik aland kemudian terus memompa dengan gerakan cepat, menggiring Ailee agar mendapatkan pelepasan nya lebih dulu, sesaat setelah merasakan milik Ailee tumpah, Aland langsung menumpahkan juga miliknya.
"Oh baby"
bisik aland sambil mengencangkan pelukannya, bersandar di punggung Ailee beberapa waktu lantas mencium bahu belakang Ailee dengan lembut.
Sepersekian detik kemudian Aland membalikkan tubuh Ailee, menatap wajah lelah itu beberapa waktu lantas dengan gerakan cepat mengangkat dan menggendong tubuh Ailee.
"Daddy"
Ailee tampak terkejut, langsung memeluk erat leher daddynya.
Aland mencium lembut kening Ailee, lantas berjalan cepat membawa tubuh mungil itu naik menuju ke kamar mereka.