Putri Perawan Milik Daddy "Balas Dendam Daddy"

Putri Perawan Milik Daddy "Balas Dendam Daddy"
SEASON 2 TRAILER


Yang mau baca season 2 sudah terbit kakak......


di profil outhor, klik akun profil cari judul


PUTRI PERAWAN MILIK DADDY SEASON 2



...TRAILER...


👇👇👇👇


********


...EPISODE...


...KUNCI MASUK AWAL...


Hera jelas menyusup masuk lebih dulu ke klub malam dan Kasino O'Hara, menjadi salah satu tamu untuk ikut bermain kartu judi bersama salah satu anggota red mafia.



********


...EPISODE...


...KUNCI MASUK...


Ryo berjalan ke arah nya tanpa melihat ke arah Hera, tangan Hera dengan gerakan cepat memberikan card kunci yang dia peroleh ke tangan Ryo.


"Zero one masuk dalam 60 detik, sayang aku membutuhkan mu sekarang"


Ucap Hera pelan.


"Dibelakang mu sayang"


Tiba-tiba Abigail muncul tepat di samping Hera.


"Mari menarik Benang merah"


Bisik Hera lantas bergerak cepat menuruni anak tangga diikuti oleh Abigail di belakang nya.


********


...EPISODE...


...MENDEKATI TARGET...


Tapi sepersekian detik kemudian tiba-tiba terdengar suara pintu terbuka dengan gerakan cepat, Karl menoleh dengan cepat, bola matanya jelas terbelalak tidak percaya.


"Hallo Karl"


Bern bicara sambil mengacungkan senjatanya tepat ke arah depan, seolah-olah siap menghantam kepala pria itu saat ini juga dengan pistol nya.



********


...EPISODE...


...HALLO KARL...


Eden membidik Tepat mengenaik ban mobil mereka.


Srattttttttt


kitttttttt


Secepat kilat mobil berputar tidak beraturan


"Shiittt"


Dengan gerakan cepat Bahrat menghindari mobil itu yang hampir menabrak mobil mereka.


Cciitttttttt


Bahrat melesat melalui samping kanan mobil itu, dengan gerakan kacau mobil itu melesat kebelakang kemudian memutar tidak beraturan.


Braaakkkkk


Srriingggggg


Kitttttttttt


Duaaarrrr



**********


...EPISODE...


...TERUS MELAJU KE DEPAN...


"Posisi?"


"Radius 80 meter"


Bahrat kembali menaikkan kecepatan mobilnya, melirik sejenak ke arah Murat yang ada di samping nya.


"Kembali secepatnya, kau tahu keponakan? aku harus membuat sebuah lamaran setelah ini"


Murat terkekeh mendengar ucapan bahrat.


********


...EPISODE...


...DALAM PENCARIAN BESAR...


Seketika Abigail mengumpat saat melihat apa yang ada dihadapannya bersama Hera, eve sudah tiba di samping Mereka menatap pemandangan yang ada di hadapan mereka.


Berlian yang mereka cari di ujung ruangan itu, dan mereka mesti melewati sinar inframerah terlebih dahulu.



*******


...EPISODE...


Winda dengan gerakan cepat meraih rokoknya, Aland dengan gerakan cepat menghidupkan pamatik nya ke arah Winda, menunggu rokok Perempuan itu menyala dan mulai menghisap nya,Aland langsung mematikan pamatiknya, sepersekian detik kemudian Winda menghisap rokoknya dan membuang asapnya.


"Kenapa?"


Bern bertanya sambil bola matanya tetap fokus kedepan.


"Sejak awal kita masuk, kita sama sekali tidak melihat aries"


Ucap Aland cepat sambil berusaha memejamkan bola matanya.


"Ini sedikit aneh"


Lanjut Aland.


Seketika Bern terdiam diikuti Winda.


Yah mereka baru menyadari laki-laki ba..jingan itu sejak awal sama sekali tidak terlihat.


**********


...EPISODE...


...TERDESAK...


"Hello saudara sepupu"


Beberapa orang yang tengah bertarung jelas sontak menoleh secara bersamaan.


Bola mata Bern jelas membulat seketika, Aland dan Eden tampak tercekat, Murat dam bahrat yang baru saja melesatkan pukulan nya pada anak buah O'Hara langsung menghentikan gerakan mereka.


"Ailee, Belle?"


Suara Eden jelas tercekat di tenggorokan nya.


Aries menyeret paksa 2 gadis kecil itu dengan cara yang begitu kasar.


"Baji..ngan"


umpat Eden kasar.


******


...EPISODE...


...DALAM KEADAAN TERDESAK...


"Tidak, tidak sayang larilah...."


Pekik Hera Panik.


Ailee jelas tidak bisa berkutik, karena shock seolah-olah kakinya menjadi lumpuh Seketika.


Ailee melihat silau nya lampu mobil yang menembak tepat mengenai wajah nya, menyilaukan semua pandangan nya, Seketika Ailee memejamkan bola matanya.


Seseorang ikut berusaha mengejar langkah, dia yakin dia masih bisa mendapatkan Ailee, dia yakin bisa menyelamatkan perempuan kecil itu.


Braaakkkkk


Sebuah hantaman keras terdengar di sana.



Seketika dua tubuh itu terpelanting dan terhempas tanpa ampun ke depan.


"Akhhhhhhh"


Teriakan panjang dari bibir Bella terdengar begitu memekakkan telinga.


********


...EPISODE...


...MAAFKAN AKU...


Maaf kan Daddy karena menyakiti mommy mu bahkan juga dirimu.


"Dad....Daddy..."


Ailee yang sadar Eden berusaha melindungi dirinya, membiarkan tubuh kokoh itu menjadi temeng untuk melindungi dirinya, bahkan dengan gerakan cepat Eden membiarkan tubuh Kokoh itu berbalik lebih dulu dan terhempas hingga ke jalanan tanpa basa-basi, menyeret mereka hingga ber meter-meter jauhnya dari tempat semula, Eden mencoba menyakinkan diri Ailee baik-baik saja di atas tubuhnya, didalam dekapannya.


Dia masih bisa mendengar ucapan lirih Eden kepada dirinya saat laki-laki itu memeluk erat dirinya tadi


"Maafkan Daddy"


"Daddy..Daddy...no.."


Ailee berteriak histeris,dia menangis sejadi-jadinya, mencoba menyentuh tubuh dan wajah Eden, laki-laki itu memejamkan bola matanya secara perlahan.


"Daddy...jangan seperti ini, Daddy...maafkan aku"


********


...EPISODE...


...JANGAN BERCANDA DENGAN KU...


Keadaan mulai menjadi kacau, suara monitor mulai semakin memekakkan telinga,Air mata Asha jelas perlahan tumpah, masih bisa dia lihat bagaimana usaha semua dokter untuk mengembalikan kesadaran Eden, tapi berkali-kali papa nya memberikan alat kejut jantung,


semakin membuat hati dan Jantung Asha ikut merasa begitu sakit.



Tidak....tidakkkk


Asha berusaha untuk menutupi kedua belah telinganya, suara monitor itu semakin menekan keadaan Asha, seketika dia mencoba membuka pintu depan dengan gerakan kasar, menutup nya secara perlahan, Asha bersandar di balik ruang operasi yang dilapisi 2 kali pintu kaca yang bisa di geser, air matanya benar-benar tumpak tidak tertahannya.


******


Klik profil outhor untuk season 2


cari yang di lingkar di bawah