
Rahang Murat mengeras seketika saat sebuah amplop berwarna coklat tergeletak di atas meja nya tadi, Murat jelas cukup terkejut mendapati sebuah kenyataan, jika seseorang sedang berusaha memanfaatkan situasi di kejadian valentine, valentine sama sekali tidak tidur dengan Abigail, Ailee jelas-jelas bukan putri Abigail, seseorang sudah memutar balikkan fakta soal kebenaran hampir 18 tahun silam, tapi siapa?.
Eden kah?
sebab malam itu, di villa utama yang ikut serta adalah Murat, Abigail dan Bahrat, valentine menangis sambil menarik selimut yang menutupi tubuhnya, sebuah noda merah sudah mengering di atas kasur, gadis itu menangis sejadi-jadinya saat tahu Abigail tertidur di samping nya.
Tapi Abigail jelas bangun sambil memegang kepalanya, laki-laki itu semalam jelas mabuk parah, tidak bisa mengingat apa-apa soal kejadian sebelumnya.
Dan Semalam sebuah kabar datang dari bahrat, mengatakan jika kecurigaan diri nya soal Eden selama bertahun-tahun ini benar adanya, Eden seperti nya memang bukan Eden yang sebenarnya, hanya saja mereka harus menunggu tes DNA nya keluar lebih dulu untuk memastikan 💯% soal semua nya.
Murat fikir itu artinya mereka harus menunggu waktu cukup lama higga hasil tes DNA nya keluar, dia benar-benar ingin mendepak Eden dari Al Jaber secepatnya.
Awal mula kecurigaan Murat soal Eden adalah, laki-laki itu punya kebiasaan buruk saat kecil, Eden asli adalah type anak laki-laki yang begitu Perfeksionisme dimana sikap perpeksionisme merupakan sikap Cenderung selalu ingin sempurna, dan sudah menjadi karakter seorang perfectionist dan karakter seperti itu akan cenderung melekat kuat dalam alam fikirannya seumur hidup dan akan terbawa kemanapun termasuk ketika ia memasuki berbagai ruang pengalaman hidup baik yang bersifat lahiriah maupun batiniah,fisik maupun non fisik"
Seluruh kehidupan eden jelas harus Sempurna, dengan ruang kehidupan sendiri, kamar sendiri, meminta segala sesuatu tidak terlibat pada orang lain, Eden jelas selalu menginginkan sesuatu yang sempurna, tidak boleh ada sedikit pun kotoran, Debu atau kecacatan dalam seluruh ruang lingkup dan gerak nya, Eden akan protes jika pelayan rumah meninggalkan 1 debu saja di kamarnya, mata nya jelas begitu tajam melihat.
Eden terlalu sulit mengkonsumsi sembarang makanan, jika tidak cocok dengan 1 makanan dia tidak enggan membuang nya dan mulutnya selalu pedas saat mengkritik orang lain, dia tidak suka orang ceroboh atau bergerak sembarangan, dulu bergonta-ganti pelayan jelas merupakan kebiasaan buruk yang sangat tidak Murat sukai dari Eden.
Tapi hubungan diri nya dan Eden di masa kecil jelas terjalin begitu baik dan harmonis, namun begitu Eden kecil menghilang semua bagaikan sebuah kehampaan, lantas saat Daddy mereka membawa Eden kembali beberapa tahun kemudian, sifat itu berubah 180°, Murat yakin 💯% anak yang di bawa oleh Daddy nya bukan saudara kandung nya.
Karena itu sedikit aneh saat Eden yang di bawa kembali memiliki sifat yang sangat bertolak belakang dengan sifat Eden di masa kanak-kanak. Tapi Daddy nya menyakinkan diri, jika sifat akan berubah seiring nya Waktu, Eden jelas-jelas membawa barang dan bukti yang menyatakan dia benar-benar putra Al Jaber, dan saat tes DNA nya keluar di bulan berikutnya, hasil nya jelas menyatakan Eden benar-benar putra dari Daddy nya, putra Al Jaber company.