Putri Perawan Milik Daddy "Balas Dendam Daddy"

Putri Perawan Milik Daddy "Balas Dendam Daddy"
Persetan dengan cinta


Ailee merasa kulit tubuh nya tiba-tiba menjadi dingin karena sentuhan kulit seseorang, belum lagi terasa ada tetesan air yang mengenai kulit nya.


sesuatu teras menyapu di atas dadanya, tiba-tiba rasa geli dan aneh menjalar di seluruh anggota tubuhnya, rasa kantuk yang tadinya masih tersisa dalam sepersekian detik menghilang tiba-tiba.


Bola mata Ailee jelas membulat kaget, saat daddynya yang hanya menggunakan handuk mandi dengan rambut yang masih basah tahu-tahu sudah berada di atas nya.


"Daddy?"


Ailee berusaha untuk bangun, tapi Daddy nya menahan gerakan tubuhnya, li..dah daddynya terus dengan lincah menyapu ujung kecil dadanya yang masih berwarna pink.


Seketika suara e.. rangan halus keluar dari bibir cantik itu.


"Dad..Dy"


"Sebentar saja"


seketika Daddy melepaskan Sapuan nya, kemudian dengan gerakan cepat sang Daddy menyatukan bi..bir mereka.


"Dad ini.."


salah...yah salah.


dia ingin bicara, tapi Daddy dengan cepat membekap mulutnya dengan bi..bir Daddy nya.


Tangan Ailee jelas meremas kencang lengan daddynya, dia ingin bilang ini salah, tapi dengan bodohnya dia menikmati permainan daddynya.


Betapa lincah daddynya bergerak,BI..bir bertaut, li..dah membelit di dalam rongga tenggorokan nya, belum lagi gerakan tangan di bawah sana mendominasi, membuat dirinya melayang-layang ke cakrawala, jelas dia terbuai dan mulai terbiasa dengan keadaan, dia berdebar-debar, merasa sesuatu yang menggila bersama Daddy.


"Awalnya memang aneh dan malu, tapi lama-lama akan terbiasa"


tunggu..m maksud nya bagaimana?


lama-lama akan terbiasa?


Daddy nya akan sering melakukan hal memalukan seperti ini dengan nya?


"Ini hanya sedikit, belum nikmat, kau akan merasakan nya nanti, disaat usia mu cukup 17 tahun baby"


bisikan Daddy nya membuat dia menggila, ini saja sudah terasa di dalam perut nya menjadi tergelitik dan berbunga-bunga, seakan selalu ada sesuatu yang ingin keluar di bawah sana, saat akan keluar rasanya menyiksa, tapi begitu keluar rasanya benar-benar lega, seakan batu besar yang menyumpal keluar dengan sempurna, ini benar-benar luar biasa rasanya, lalu yang seperti apa lagi yang bisa membuat dirinya lebih menggila???


"Daddy.."


ketika gerakan jari itu terhenti jelas dia ingin menangis, sesuatu yang seharusnya keluar jadi tertunda.


bisa dilihat betapa senangnya sang Daddy dengan ekspresi marah dan kesal nya.


"Kamu menginginkan nya hmm?"


Daddynya jelas mulai mengerjainya.


"Daddy.."


dia menggila, saat Daddy nya memasukkan jarinya, mengeluarkan nya kemudian terlihat masa bodoh.


"Daddy.."


"Meminta lah, meminta lah dengan manja, baru akan daddy kabulkan"


bisik aland senang.


"Berjanjilah tidak boleh ada laki-laki lain melakukan nya, jika iya maka akan daddy kabulkan"


sebuah hentakan dari jari itu mengejutkan dirinya, nikmat lalu tiba-tiba dikeluarkan se enaknya.


seakan-akan memang disengaja membuat dia menggila.


"Lakukanlah... lakukanlah... please... Daddy"


suara manja itu merengek mendominasi


"berjanji tidak ada laki-laki lain hmm?"


aile mengangguk cepat, membenamkan kepala daddynya Di da..da nya.


"Ailee janji"


kemudian daddynya kembali menyatu kan bibir mereka, dan tiba-tiba sesuatu yang hebat kembali masuk dibawah sana, jemari itu bergerak cepat, membuat Ailee menggila, sungguh menggila, sesuatu dibawah sana benar-benar akan tumpah.


"No..no.."


getaran hebat mendominasi, pegangan nya pada kepala sang daddy semakin mengerat, ini saat nya sesuatu dibawah sana melebur tumpah. Dan benar saja, ketika semua terlepas pegangan itu mengendur dengan berlahan. Sang daddy jelas memandangi wajahnya dengan puas.


"Kau akan terbiasa setelah ini"


bisik daddynya lagi, mencium lembut bibir nya kemudian menggendong pelan tubuhnya yang lemas menuju ke kamar mandi.


salah kah ini tuhan?


Ailee menikmati nya, menatap wajah daddynya dalam, dia takut, takut sekali jika kenikmatan ini berubah menjadi candu kemudian menjadi cinta yang terlarang.


Flashback


"Aland...Aland.. aku mohon selamatkan Ailee, selamat kan putri kita"


seorang perempuan yang usianya sekitar 20 tahunan bicara sambil menangis dibawah kaki Aland remaja.


Aland jelas saja mendengus, menggerakkan kakinya dengan kasar, Kemudian menendang perempuan itu tanpa perasaan.


"Setelah pengkhianatan? menjatuhkan perusahaan orang tua ku? kini kamu mengemis meminta aku menyelamatkan diri mu bahkan putri mu?"


Perempuan itu kembali menarik kaki Aland, memohon dengan sejuta permohonan.


"maafkan aku Aland, aku terpaksa melakukan nya, aku mencintaimu Aland, aku mencintaimu"


Aland mendengus


"Persetan dengan cinta"


makinya kesal.


"Kau mencintai laki-laki itu, mengkhianati aku hingga lahirlah Ailee di antara kalian"


perempuan itu terus menggeleng.


"Dia putri mu aland, dia Putri mu"


Aland tertawa terbahak-bahak


"Putri ku? bagaimana aku bisa mempercayai kamu yg huh?saat menikah dengan ku jelas kami bukan seorang perawan, bahkan bukan kah kamu telah tidur dengan Kevin lebih duku? bagaimana aku yakin Ailee putri ku? bisa jadi dia putri Kevin bukan?"


perempuan itu menggeleng cepat


"Dia putri kita, selamat kan dia Aland aku mohon, kondisinya kritis, aku tidak bisa melakukan apapun lagi saat ini, Waktu ku sudah tidak banyak lagi"


Aland menjongkokkan tubuhnya, menarik kasar dagu perempuan itu.


"Baik aku akan menyelamatkan dia"


Alan bicara sambil berbisik ke arah perempuan itu.


"tapi bagaimana jika setelah dia dewasa dia menjadi pemuas nafsu ku? mengganti kan dirimu? apa kau keberatan?"


seketika bola mata perempuan itu membulat dan menggelap.


"Dia putri mu, dia putri mu, jangan lakukan itu, kau gila, kau gila Aland"


perempuan itu merontah, menarik kaki Aland dengan sejuta tangisan histeris.


"Jangan lakukan itu, dia punya masa depan aland, dia putri mu, putri kita"


seringai Aland, dia menaikkan tangannya, membiarkan beberapa bodyguard menyeret pergi perempuan itu saat ini juga.


"Aland jangan lakukan pada nya, dia putri mu aland, dia benar-benar putri mu"


perempuan itu berteriak histeris, mencoba memberontak dan melepas kan diri nya dari 2 bodyguard itu tapi rupanya sia-sia,jelas diri nya kalah tenaga.


*********


Masa sekarang


"kau menyukai nya hmm?"


Aland bicara setengah berbisik pada ailee, tangan nya dengan lincah menyabuni tubuh Ailee secara berlahan.


"Daddy, ini salah"


Ailee tampak terisak, dia malu juga merasa takut.


"Tentu saja tidak sayang, tidak ada yang salah, bukankah sudah Daddy katakan kemarin, di luar sana para Daddy sering melakukan nya kepada putri mereka, membicarakan putri mereka tumbuh dengan baik, mengajari mereka sek..s terbaik, cara bercinta yang baik kemudian baru melepaskan mereka pada calon suami mereka"


Aland bicara sambil berbisik lembut, tangannya dengan lembut mengusap pa..hanya, melebarkan nya dengan Berlahan kemudian jemarinya kembali dengan nakal kembali bermain dibawah sana.


"Daddy"


tangis Ailee berubah menjadi sebuah de..sahan manja.


"Jangan Lagi"


Ailee menggeleng pelan, antar menolak tapi juga menginginkan nya.


seketika Aland masuk ke ceruk lehernya, menghisap nya lembut disana.


"3 bulan lagi ulang tahun mu bukan? Daddy akan membuat mu menjadi lebih sempurna"


Ailee hanya mampu diam, tangan nya dengan cepat melingkar ke leher daddynya, dia menggigit bibir bawah nya, berusaha menahan perasaan di atas dan dibawah sana yang sama-sama gencar menggodanya.


"daddy, apa..kau.. membenciku?"


bertanya absurt itu keluar begitu saja dari bibir indah Ailee, dengan suara bergetar sambil terus memeluk leher daddynya dia mencoba tidak men..desah.


"Tidak sayang, Daddy begitu mencintai mu, karena itu Daddy melakukan ini semua"


seringai jahat tampak terpampang indah dari sudut bibirnya.


persetan dengan cinta.


umpat Aland dalam hati.