Putri Perawan Milik Daddy "Balas Dendam Daddy"

Putri Perawan Milik Daddy "Balas Dendam Daddy"
1 pertanyaan besar


Sejenak Belle memandangi foto orang tua nya yang terletak di atas meja belajar miliknya, beberapa kali dia menghembuskan nafasnya berat. Sebenarnya ada 1 pertanyaan yang terus menghantuinya selama hampir 3 tahun ini.


Anak siapa aku sebenarnya?


Dulu saat dia masih kecil mungkin dia tidak memikirkan nya, tidak menghitung dengan benar tahun kelahirannya, hingga 1 hari dia mulai menyadari soal sesuatu ketika ada seseorang Bertanya.


Papa kamu meninggal nya kapan?


Orang itu sempat mengerut dahinya, seolah-olah mencoba menghitung dengan benar.


23 tahun yang lalu? kamu nggak salah hitung Belle? kalau 23 tahun yang lalu papa kamu meninggal, masa umur kamu 14 tahun?


seketika saat itu tubuh Belle bergetar, yah dia baru menyadari hal itu saat itu, usia nya waktu itu 14 tahun, jika papa nya meninggal 23 tahun yang lalu dan mama nya mengalami mati motorik otak sejak 20 tahun yang lalu, kemudian bagaimana caranya dia bisa lahir ke muka bumi ini?


Seharusnya dia sudah menjadi dewasa saat ini jika menghitung dengan benar prakiraan kelahiran, tidak mungkin masih sekolah dengan usia yang masih begitu dini.


karena itu saat orang-orang bertanya soal papa nya, dia sama sekali tidak pernah lagi membicarakan nya.


Saat menatap kehadiran Eden, ingin sekali dia menanyakan soal itu, tapi berulang kali dia ingin bertanya, jelas sekali lidah nya kelu.


1 foto perempuan yang terus menghantui diri nya yang pernah dia temui di kamar berbentuk gudang di apartemen lama nya dulu saat di masih berusia sekitar 11 tahunan, dia fikir apakah mungkin perempuan itu adalah ibu kandung nya? Dilihat dari kematangan usia di wajah nya,Belle fikir perempuan itu cukup masuk Akal untuk menjadi ibu nya.


Meskipun ada jutaan kecurigaan yang menghantam pemikiran Belle soal Eden, tapi sikap Eden terhadap nya benar-benar seperti kakak terhadap adiknya, benar-benar seperti ayah terhadap anak nya, tidak pernah sekalipun Eden berlaku tidak-tidak, begitu menyayangi nya meskipun Eden selalu dengan kejam mendidik nya saat masih kanak-kanak dulu.


Ada 1 dokrin yang selalu di bangun Eden untuk diri nya selama belasan tahun ini di kepalanya, Keluarga Faith Yildiz dan Al Jaber adalah orang-orang yang telah membunuh papa mereka, yang telah membuat koma mama mereka. Eden selalu mendoktrin nya soal kata-kata.


Jangan pernah kau mengampuni seorang penjahat yang menghabisi nyawa orang tua kita, bahkan Faith Yildiz adalah satu-satunya orang yang membuat kamu kehilangan mama.


Air mata ini Faith Yildiz lah yang membuat nya


Eden selalu mengatakan itu sambil menghapus air mata nya yang acapkali tumpah saat masih anak-anak dulu.


Dan hingga hari ini kata-kata itu selalu menjadi sebuah pegangan untuk Belle bertahan hidup sejauh ini, dia menyakinkan diri jika 2 keluarga itu adalah penyebab akar pokok masalah hingga membuat keluarga mereka berakhir secara tragis.


Tapi 1 pertanyaan besar soal aku sebenarnya anak siapa terus menghantam kepalanya selama 3 tahun ini.


Kebohongan apa yang Eden ciptakan untuk diri nya sebenarnya?