
Catatan \= rate 21 yang belum dewasa tolong di skip (Semua untuk hiburan jangan sampai terbawa suasana)
********
Ailee menatap layar ponselnya beberapa waktu, setelah melakukan sesi panggilan dengan seseorang dia tampak menggigit pelan bibir bawahnya.
Bola matanya menunggu sang daddy kembali entah pergi kemana, sebentar-sebentar melirik ke arah pintu berharap sang Daddy segera kembali saat ini juga.
Beberapa kata yang didengar nya dari balik handphone nya tadi masih terus terngiang di telinga nya.
"Maafkan aku Ailee, Mungkin untie kejam pada mu, tapi kamu satu-satunya harapan kami, Aland laki-laki yang di khianati mommy mu selama bertahun-tahun, jangan membenci dia, dibandingkan luka yang kau alami,dia jauh lebih terluka"
"Karakter nya dulu tidak seperti itu, kau tidak tahu betapa baik nya Aland dimasa lalu"
Seketika pintu depan terbuka, Aland menyeruak masuk sambil membawa beberapa makanan dan minuman untuk mereka.
"Kau pasti menyukainya baby"
ucap Alan sambil menaikkan tangan nya, menampakkan beberapa macam makanan dan 2 gelas es di atas nampan.
"Minuman kesukaan mu"
setelah berkata begitu, Aland meletakkan Semua nya ke atas nakas, lantas segera membuka pakaian nya berniat untuk membersihkan tubuhnya. tapi Ailee secara berlahan memeluk tubuhnya dari arah belakang.
"Daddy"
Aland tampak diam, menatap jemari-jemari indah itu tengah melingkar di pinggang nya.
"Jika aku selalu ada untuk Daddy baik disaat suka maupun duka, maukah berjanji pada ku?"
Aland mengerutkan dahinya.
"Tidak akan menikah atau bahkan bercinta dengan perempuan manapun selain diriku"
seketika Aland membeku, mencoba membalikkan tubuhnya.
"Jika Daddy menginginkan nya, berjanjilah tidak meminta nya pada perempuan lain, aku akan melakukan nya dengan sukarela"
"Ailee?"
"Mari belajar saling mencintai Daddy"
sepersekian detik kemudian ailee melingkar kan tangan nya di leher Aland, menarik wajah itu agar bertemu dengan wajahnya, menautkan bibir mereka untuk waktu yang begitu lama, hingga akhirnya Aland membalas tautan itu begitu dalam, menautkan lidah mereka kemudian saling berbelit begitu sempurna.
Cukup lama saling bertaut dan membelit, hingga akhirnya tangan kanan dan kiri Aland menuntun tubuh itu menuju ke atas kasur, merebahkan tubuh kecil itu dengan lembut, BI..bir itu masuk ke ceruk leher Ailee, men..jilati dan menyesapnya dengan begitu lembut hingga membuat Ailee terbuai.
Dibandingkan semalam, kali ini begitu berbeda, Daddy nya menjadi begitu lembut dan penuh cinta, tidak brutal ataupun berlaku kasar, memperlakukan dirinya benar-benar dengan cinta, membuat Ailee berulang kali memejamkan matanya karena terbuai.
Apalagi ketika tangan itu dengan lembut masuk dari bawah melalui perutnya, masuk dan naik ke atas, melewati bra nya menangkup lembut da..da nya, bermain pada ujung benda kecil disana.
"Akhh"
era..Ngan kecil keluar dari bibir mungil itu, disana terasa begitu mendominasi, lembut dan menciptakan sensasi bak aliran listrik yang tiba-tiba membuat menyala semua lampu didalam tubuhnya dari ujung kaki hingga ujung kepala.
Aland secara berlahan melepaskan satu persatu pakaian Ailee, dari atas hingga ke bawah, dengan gerakan tergesa-gesa melepas pakaian nya juga, tangan Ailee ikut melepaskan celana Aland dengan cepat hingga akhirnya mereka benar-benar tidak menggunakan apapun.
"Daddy"
rengekan halus itu terdengar begitu menggoda di balik telinga Aland, membuat dia semakin menggila untuk membawa Ailee kemanapun dia suka.
Tangan kanannya dengan lincah bergerak dibawah sana, bermain dibawah sana lebih dulu, menciptakan suara-suara menggila dari ailee sambil tangan gadis kecil itu berusaha untuk menahan jemari-jemari nya yang terus meng..gesek dan bergerak lincah.
"Daddy"
"Sttt"
bisik aland lembut
Semakin ailee terpekik histeris, Aland semakin menambah jarinya, bergerak terus hingga dibawah sana mulai menumpahkan cairan nya.
"No..no..Daddy"
suara ngos-ngosan Ailee mendominasi di balik telinga Aland, membuat Aland mulai menggila, membuat dirinya turun ke bawah, memainkan peran Li..dah nya di bawah sana dengan gerakan lincah hingga membuat Ailee bergetar hebat dan lagi-lagi ingin menumpahkan sesuatu di bawah sana.
"Dad..dy stop a..ku mau pi..pis"
pekik Ailee histeris.
Aland tersenyum, semakin lincah menggerakkan Li..dah nya, menunggu Ailee sekali lagi menumpahkan has..rat nya. dan sepersekian detik kemudian lagi-lagi sesuatu tumpah dari sana hingga membuat Ailee men..desah sempurna.
Aland naik ke atas tubuh Ailee, berbisik dengan lembut.
"Daddy masuk berlahan hmm"
kemudian aland meletakkan tangan Ailee ke atas punggung nya.
"Kamu boleh melakukan apapun pada punggung Daddy jika sakit hmm"
setelah berkata begitu, Aland mulai menggesek dibawah sana, bergerak berlahan memasukkan nya dengan lembut.
"Daddy"
Ailee berusaha membenamkan jemari nya ke punggung Aland.
"Sakit hmm?"
ailee menggeleng pelan
"Teruskan Daddy"
Aland mencium lembut kening ailee, sepersekian detik kemudian aland langsung kembali bergerak dan mendorong cepat dibawah sana hingga terbenam sempurnah.
"Akhhh"
Ailee berteriak kecil, menggigit bahu Aland beberapa waktu, air mata nya keluar tiba-tiba, rasanya masih begitu sakit, penuh dan perih secara bersamaan.
"Lihat daddy hmm"
Aland bicara sambil membenahi rambut Ailee yang berantakan.
Ailee menatap dalam bola mata daddynya untuk beberapa waktu, hingga secara perlahan dibawah sana bergerak sempurnah, mengubah rasa sakit dan perih menjadi sesuatu yang begitu nikmat.
"Mulai terbiasa?"
Seketika Ailee tersenyum malu, masuk ke dalam dada Aland, membiarkan laki-laki itu terus membawa nya menuju ke awan-awan, memompa dirinya dengan Begitu lembut, hingga membuat dirinya berkali-kali mengeluarkan suara-suara memalukan, mengeluarkan de..Sahan panjang dan beberapa kali memeluk erat tubuh Aland, Aland terus membuat nya dirinya menggila secara luar biasa, pompahan itu semakin menjadi, menggila dan semakin cepat, membuat Ailee beberapa kali menarik bad cover untuk menahan desakan yang mendominasi dibawah sana, semakin membuat Ailee menggila, berteriak karena sensasi luar biasa yang membuat dia kehilangan kendali atas dirinya sendiri, hingga terasa sesuatu yang luar biasa ingin tumpah, membuat Ailee menarik bantal yang ada di kepalanya, tapi dengan cepat Aland meraih jemari-jemari nya, saling bertaut dan meremas Sempurna.
Sesuatu Benar-benar terasa tumpah dibawah sana, hingga akhirnya sepersekian detik kemudian diikuti sesuatu yang hangat menabrak dinding ra..him nya.
"Baby"
Aland me..ngerang sempurna di balik telinga nya, seakan-akan ini adalah pelepasan Paling sempurna. Mencium kelopak mata Ailee kiri dan kanan nya lantas mencium lembut keningnya, kemudian tubuh kokoh itu berguling dan membiarkan Ailee masuk ke dalam pelukannya.
"I love you Daddy, i love "
ucap Ailee sambil membenamkan wajahnya di dada bidang itu, menikmati aroma khas tubuh daddy nya yang sama sekali tidak berubah sejak dulu.
********
Catatan \=
Maafkan lah hamba mu ya Allah pagi-pagi kasih adegan beginian πππ±π±
readers outhor tercinta maafin outhor yaaaaa..... pagi-pagi kasih sarapan yang terlaluπ€£π€£π€£ππππ π π π€π€π€π€