
Racun bunga malam adalah racun yang sulit di ketahui, jika orang itu bukanlah orang yang sangat pintar dalam mempelajari mengenai berbagai macam racun.
Namun berbeda dengan Lin Yao yang pernah hidup pada kehidupan 100 tahun yang, dimana dia telah mempelajari lebih dari 100 macam racun, dan membuat penawar dari racun-racun itu.
"Nona, sebenarnya racun apa yang ada di dalam tubuh tuan muda Xiao?" Ucap Feng Ying.
"Ini adalah jenis racun bunga malam."
"Racun bunga malam?"
Lin Yao mengangguk, "Iya, racun ini tidak berbau dan sulit untuk di ketahui. Bahkan meski kita meletakan jarum perak pada racun itu, kita tidak akan bisa mengetahuinya. Karena racun itu tidak akan bereaksi."
"Apakah sangat berbahaya nona?"
"Iya, orang yang memakan racun itu akan mati satu minggu setelahnya."
Feng Ying terkejut mendengar itu, begitu juga dengan wanita bangsawan yang berdiri tanpa bisa berbuat apa-apa itu.
"Dari apa yang aku lihat, kak Ming Yu terkena racun ini selama dua hari. Jadi racun ini belum menyebar ke dalam semua tubuhnya. Aku akan mencoba menekan racun itu dan mengalirkan racunnya ke bagian kaki kak Ming Yu."
Feng Ying mengangguk.
Lin Yao membuka pakaian tuan muda Xiao, dan dengan cepat menusukan beberapa jarum akupuntur pada tubuh tuan muda Xiao.
Selain itu Lin Yao juga menekan leher bagian belakang tuan muda Xiao.
Sekitar 5 menit kemudian, Lin Yao menarik jarum akupuntur itu. Dan menusukan kembali jarum akupuntur yang berbeda di titik akupuntur yang berbeda juga.
Lin Yao terus melakukan itu dan menekan leher bagian belakang tuan muda Xiao selama hampir satu jam.
"Nona, kaki tuan muda Xiao terlihat sedikit menghitam." Ucap Feng Ying.
Lin Yao melihat kaki tuan muda Xiao, "Bagus, r4cunnya sudah berkumpul di kaki kak Ming Yu."
Lin Yao Yao menarik semua jarum akupuntur, lalu mengambil b3lati yang dia simpan di balik pakaiannya.
"Nona, apa yang akan nona lakukan?" Ucap Feng Ying yang terkejut melihat b3lati itu.
"Aku akan sedikit melukai kaki kak Ming Yu untuk mengeluarkan r4cunnya."
"Apa? Tapi nona....."
"Tidak ada cara lain lagi Feng Ying. Aku harus segera melakukannya sebelum r4cunnya kembali menyebar."
Feng Ying hanya mengangguk.
"Kau letakan mangkuk itu di bawah kaki kak Ming Yu, agar r4cun yang keluar dengan d4rah tidak kemana-mana."
"Baik nona."
Mendengar semua perkataan Lin Yao, wanita bangsawan yang berdiri seperti patung itu terlihat sangat marah dan juga kesal, karena Lin Yao telah melakukan semua pada tuan muda Xiao tepat di depan kedua matanya.
Seeeeeet!
Daarah segar keluar dari luka yang Lin Yao buat pada kaki tuan muda Xiao.
Daarah yang bercampur dengan racun itu mengalir ke dalam mangkuk yang ada di bawah kaki tuan muda Xiao. Dan setelah beberapa saat, Lin Yao melihat jika sudah tidak ada lagi daarah hitam yang keluar.
Dengan segera Lin Yao membubuhkan sebuah obat di atas luka itu, agar daarah berhenti keluar.
"Baiklah, buang daarah itu keluar." Ucap Lin Yao.
"Baik nona."
Dengan hati-hati Feng Ying membawa mangkuk berisi daarah dan racun itu keluar untuk di buang.
"Aku harus mencari siapa orang yang telah memberikan racun ini pada kak Ming Yu. Aku yakin dia telah mempelajari berbagai racun yang berbahaya."
Wanita bangsawan yang melihat jika Lin Yao berhasil menolong tuan muda Xiao merasa tidak percaya, wanita muda yang berada di depannya telah berhasil menyelamatkan tuan muda Xiao dari racun berbahaya dan mematikan itu.
"Nona, saya telah menbuang semua racun dan daarah itu." Ucap Feng Ying setelah kembali.
"Baik, minta penjaga yang membawa kita kemari untuk membantu mengangkat tubuh kak Ming Yu. Kita harus segera memberi obat pada kak Ming Yu."
"Baik nona, tetapi.... Bagaimana dengan nona itu?"
Feng Ying dan Lin Yao menatap wanita bangsawan yang masih setia berdiri itu.
"Maaf nona, saya harus membawa kak Ming Yu kembali ke ibu kota. Karena dia harus segera di obati setelah racunnya berhasil saya keluarkan." Ucap Lin Yao pada wanita bangsawan itu.
Setelah mengatakan itu, Lin Yao membuat wanita bangsawan itu tidak sadarkan diri.
"Baiklah, kita hanya tinggal meminta penjaga di depan untuk membantu kita saja." Ucap Lin Yao.
"Baik nona."
Feng Ying lalu pergi untuk menemui penjaga yang ada di depan rumah itu. Dan tak lama dua orang penjaga datang.
"Maaf tuan, nona kalian memintaku untuk membawa tuan ini ke ibu kota sekarang." Ucap Lin Yao pada dua penjaga itu.
Kedua penjaga itu saling menatap, "Dimana nona kami?" Tanya salah satu penjaga.
"Nona kalian pergi ke kamarnya setelah merasa marah pada tuan ini, dia juga berkata dengan keras untuk segera membawa tuan ini pergi dari sini."
Mendengar apa yang di katakan oleh Lin Yao, dan mereka sangat mengerti bagaimana sifat nonanya. Mereka akhirnya percaya, dan membantu Lin Yao mengangkat tuan muda Xiao ke dalam kereta kuda.
"Silahkan naik nona, saya akan membawa anda kembali ke ibu kota." Ucap penjaga yang tadi membawa kereta kuda.
"Baik, terima kasih."
Lin Yao dan Feng Ying kemudian naik dan duduk di samping tuan muda Xiao yang terbaring dengan lemah.
Dengan perlahan kereta kuda bergerak menuju ibu kota, meninggalkan rumah itu.
"Nona, anda sangat pandai mengelabui para penjaga itu." Ucap Feng Ying dengan pelan.
"Mereka terlihat sangat takut pada wanita itu, dan aku mengira jika aku mengatakan hal yang membuat mereka takut pada nona mereka, akan memudahkan kita. Karena itu aku membohongi mereka dengan seperti tadi."
"Nona sangat pintar."
Lin Yao hanya tersenyum mendengar pujian Feng Ying, lalu menatap tuan muda Xiao.
"Kakak, sebenarnya apa yang telah terjadi padamu selama di luar kota. Bagaimana bisa orang seperti kakak bisa keracunan begitu mudah?"
Kereta kuda yang mereka naiki terus berjalan melewati sebuah pedesaan, sebelum mereka memasuki gerbang ibu kota.
Setibanya mereka di ibu kota, Lin Yao meminta penjaga yang mengantar mereka untuk pergi ke paviliunnya yang terletak tidak jauh dari toko obatnya.
Dan setelah sampai di paviliun, beberapa orang penjaga di paviliun membantu Lin Yao membawa tuan muda Xiao ke salah satu kamar kosong yang ada di dalam paviliun itu. Sementara penjaga yang mengantar Lin Yao tadi kembali.
Nyonya Xia yang melihat tuan muda Xiao di bawa ke dalam salah satu kamar, bergegas berjalan ke kamar itu.
"Lin'er, apa yang sudah terjadi pada Ming Yu?" Ucap nyonya Xia dengan khawatir.
"Ibu tolong tenanglah, aku akan mengobati kak Ming Yu terlebih dulu."
Nyonya Xia mengangguk, dia lalu meminta seorang penjaga untuk pergi ke kediaman bangsawan Xiao. Untuk memberitahu tuan dan nyonya Xiao tentang keadaan putra mereka saat ini.