
“Nenek maafkan aku, tapi aku berusaha untuk menemukan nya, aku akan membawa nya kembali”
“Sean jika aku menjadi Mawar saat ini, aku tidak akan kembali padamu seumur hidupku dengan melihat semua media yang menyatakan Helena sebagai tunangan mu, apakah kau tahu perasaan Mawar saat ini jika melihat nya ?”
Sean yang mendengar nya hanya terdiam dan menyesali semuanya.
“Leon ikut aku,” ucap Kakek Prabu berlalu dari ruangan itu di ikuti oleh Leon dan Papa Roshan
“Mama, Sean salah, tolong Sean ma,” ucap Sean
Karena kasih sayang ibu nya, Mama Dara mendekap dan menenangkan Sean, sedangkan nenek Yolan berlalu mengikuti suaminya.
Semuanya berkumpul dan Sean hanya diam.
“Apa rencana ayah untuk perusahaan” ucap Papa Roshan ke tuan Prabu
“Lupakan tentang perusahan, kita mencari Mawar dulu, aku sangat khawatir, dia sudah trauma dengan melakukan segala nya sendiri dan saat ini karena keluarga kita dia menerima kesakitan lagi, kasian anak malang itu” ucap tuan Prabu
“Sean akan mengklarifikasi berita yang ada di media kek” ucap Sean
“Baiklah, urusan perusahaan serahkan padaku, kau hanya perlu mencari Mawar” ucap tuan Prabu
“Roshan, apakah kau yang turun tangan atau aku ?” ucap kake Prabu dengan tersenyum begitupun dengan Roshan
“Ayah saja, di negara ini bukan wilayah ku, bukankah kita sudah sepakat ?” ucap Papa Roshan dengan senyum
“Baiklah, kita memulai nya satu persatu” ucap tuan Prabu
Sean yang melihat kakek dan papa nya tersenyum, membuat Sean sendiri yakin bahwa mereka punya rencana yang tidak melibatkan Sean, “Apa yang mereka rencanakan, ahh sudah lah aku ingin mencari Mawar” batin Sean
...****************...
“Nenek maafkan Sean “ ucap Sean sambil mendekati Neneknya yang masih nampak kesal
“Bocah nakal, jika Mawar tergores sedikit saja, aku tidak akan bicara dengan mu lagi seumur hidupku,” ucap nenek Yolan
“Baiklah Nenek” balas Sean
“Leon, hubungi semua pihak media, aku akan pers konpres” ucap Sean
“Baik Tuan” jawab Leon dan berlalu.
“Maaf Tuan pihak media menolak meliput anda, karena mereka di tekan oleh pihak PC Group, mereka sudah mengetahui masalah pengalihan saham dari Helena, jadi mereka tidak menengarkan Tuan lagi” ucap Leon
Nenek Yolan tiba – tiba berdiri dan meraih telfon genggamnya menekan tombol lalu menelfon seseorang
“Apakah kau sudah bosan hidup ?? apakah kau ingin bangunanmu aku ratakan dengan tanah ? cepat lakukan mediasi dan jangan menambah berita baru lagi tentang cuc ku atau kau akan terima akibat nya” ucap nenek Yolan dengan suara yang geram.
Tiba – tiba telfon Leon berdering dan mengkonfirmasi mereka siap meliput Sean, Sean yang melihat nya sangat terkejut, bagaimana bisa Nenek yang selama ini terlihat kalem memiliki sisi ini, ucap Sean
Mama Dara tersenyum “KAu tahu kartu As yang selalu di maksud kakek mu ? dia lah orangnya”
Sean mendengar mama nya sontak kaget,” bagaimana mungkin Ma???”
“Dulu Kakek buyut mu seorang mafia kelas atas, kakek mu dulu bahkan takut dengan nenekmu, nenekmu memilki jaringan aktif sampai saat ini, tapi dia memilih untuk diam, belum saatnya dia memberikan amanah itu ke kamu, karena Nenek belum mempercayaimu, hatimu lemah walau kau terlihat kuat, lawan Helena saja kau sudah seperti ini, makanya Nenek sangat marah” jelas mama Dara singkat
...****************...
Mawar merasa sangat lelah, walau Mawar telah menghabiskan makan siangnya, Mawar mual, Aziza
berlari mendekati Mawar yang sedari tadi mual, “Ada apa Kak Mawar ?” ucap Aziza.
“Sepertinya asam lambung Kakak kambuh karena telat makan” ucap Mawar.
“Istrahatlah Jak, kakak sangat pucat, ntar Aziza yang bersihin dapurnya yaa..” ucap Aziza dan berlalu
Mawar menjawab Aziza dengan anggukan, Mawar kembali istrahat.
...****************...
Sean sedang berada di sebuah ruangan yang di penuhi oleh media, untuk pertama kalinya Sean akan mengklarifikasi skandalnya sedangkan Helena dan ayah nya tidak mengetahui hal tersebut karena Helena sibuk mengumpulkan para pemilik saham untuk meyakinkan mereka tentang Helena yang telah menjadi CEO di PC Group.
Dengan tegap Sean berjalan dan sedikit membungkuk memberi hormat ke awak media dengan sangat beribawa di tambah ketampanan yang sangat terpancar bak artis Hollywood. Sean memulai klarifikasi nya.!
“Saya ucap kan terimah kasih dengan para awak media yang bersedia menerima undangan saya, saya akan mengklarifikasi tentang banyak nya pemberitaan tentang saya, belakangan ini telah di hebohkan dengan pertunangan saya, saya katakan hari ini bahwa saya Sean Gaozhan Prabu tidak pernah bertuangan dengan Helena atau siapapun itu”
Semua yang mendengar nya kaget, awak media berlomba – lomba mmengankat tangannya untuk bertanya, Sean dengan santai nya mempersilahkan
“Lantas apa hubungan anda dengan nona Helena yang saat ini selaku wakil CEO anda ? dan bagaimana dengan foto yang telah beredar itu ?”
“Saya dan Helena hanya sebatas teman masa kecil dan saat ini dia menjadi wakil CEO saya rasa kedekatan kami wajar saja karena menghargai hubungan pertemanan kami, seperti hubungan pada umunya” balas Sean
“Lantas saat ini apakah anda memiliki hubungan asmara dengan salah satu artis, model atau anda tidak memiliki tuan ?”
“Saya sudah menikah” balas Sean
Media semakin syok dan semuanya ingin bertanya, posisi mereka sudah tidak berada di tempat, semuanya berlomba – lomba mendekati Sean untuk mendapatkan informasi terbaikya.
“Kapan tuan Sean menikah ?”
“Apakah anak dari salah satu perusahaan ternama Tuan ?”
“Mengapa anda menyembunyi kan pernikahan anda ?”
Pertanyaan para wartawan dengan banyaknya lagi tapi Sean dengan sigap menjawab.
“Istri saya bukan dari kalangan artis, model atau apapun itu, dia juga bukan anak salah satu pemilik perusahaan ternama, dia wanita biasa yang aku cintai dengan segala yang ia miliki, saya mengundang media karena saat ini saya sedang mencari nya, dia meninggalkan saya karena salah paham atas berita yang beredar, saya tidak berencana menyembunyikan pernikahan kami, tapi ini atas permintaannya yang belum siap terekspose, saya mengikuti yang dia inginkan” ucap Sean dengan mata berkaca – kaca, sedangkan para wartawan sudah terdiam dengan ekspresi Sean yang terkenal dengan datar, berwajah dingin kali ini memiliki ekspresi sendu untuk seorang wanita.
“Istri ku, Mawar Zulaikha Prasetya, pulanglah, aku dan semuanya menunggumu, di manapun kamu berada aku harap kau melihatnya, aku mencintaimu, aku menunggumu” ucap Sean dengan sendu dan segera berlalu dari hadapan media.
Seorang wanita berlari menuju ruangan rapat tanpa peduli dengan suasana rapat yang sedang membahas hal sangat penting.
Bersambung…
🌻🌻
Kembali di ingatkan untuk selalu menggunakan masker saat berada di luar rumah.
Salam sehat kak yaa..