Mawar Untuk CEO

Mawar Untuk CEO
BAB 38


“Kali ini sulit Tuan, karena yang mengambil gambar dan video itu, bukan dari pihak wartwan tapi dari banyak sumber, sedang kan sistem Hecker kita tidak mampu mengatasi semua nya, mungkin hanya sebagian saja yang bisa di hapus” jawab Leon


“Apa topik pembicaraan mereka?” tanya Sean


“Topik nya tentang CEO PC Group cucu tunggal Prabu Canan telah menikah” jawab Leon


“Baiklah, biarkan saja, tapi jika ada yang mencoba menjatuh kan nama Mawar dalam artikel atau media apapun, hancur kan perusahaan nya” ucap Sean


“Baik Tuan” balas Leon.


...****************...


Semua keluarga Sean berkumpul dan menunggu Mawar.


Setelah Dokter keluar dari ruangan, Mawar dpindahkan ke ruangan VVIP yang berbeda, kali ini letaknya di lantai atas gedung rumah sakit, ruangan nya bisa di katakan rumah, bukan rumah sakit lagi, karena di lengkapi kolam renang yang ukuran nya tidak terlalu luas, dengan suguhan pemandangan bangunan pencakar langit.


Penyakit Mawar lebih parah dari sebelum nya, karena Mawar tidak sadarkan diri, Dokter mengatakan Mawar koma, badan Mawar sudah terhubung beberapa selang dan layar yang berada di dekat nya.


Semua orang kembali berkumpul dengan dokter pribadi tuan Prabu, dokter Diana selaku Psikiater.


“Dok, bagaimana cucu menantu saya?” tanya Kakek


“Tuan Prabu, kali ini jika Mawar tidak memiliki keinginan hidup bisa saja kita semua akan kehilangan nyonya Mawar” ucap Dokter


“Apa kau bilang? apakah kau sudah gila ? bagaimana bisa penyakit seperti itu membunuh nya?” teriak Sean yang emosi dan sedih mendengar ucapan Dokter.


“Saat ini nyonya Mawar sedang bertarung dengan hidup nya, dia bisa bertahan dan tidak nya bergantung orang yang berada di sekeliling nya, memanggil nya kembali dari dunia yang saat dia tempati” ucap Dokter


“Saya saran kan, Tuan dan nyonya mengajak nya berbicara, karena ruang bawa sadar nya bisa mendengar apa yang kita semua ucap kan, jika dia bisa merespon itu sangat bagus, kita semua wajib memberi nya semangat dan meyakin kan dia bahwa dia sangat di butuhkan” sambung dokter Diana.


“Ini semua salah ku, aku yang membawa nya keluar rumah dan membuat nya seperti ini, jika tidak Mawar sudah sembuh tanpa sakit lagi karena besok adalah jadwal Mawar bertemu dokter Diana” ucap Sean penuh sesal.


“Tidak semudah yang Tuan ucapkan, penyakit yang di derita nyonya Mawar sangat rumit, kita harus membuka luka yang nyonya Mawar simpan sangat dalam, setelah itu kita semua wajib meyakinkan nya bahwa kita membutuhkan nya, menerima nya” balas dokter Diana.


“Lantas apa yang kami harus lakukan sekarang dok?” tanya pak Roshan


“Sseorang yang Mawar butuhkan harus berada selalu menemani nya” jawab dokter Diana.


“Baiklah dok” jawab tuan Roshan


...****************...


Saat semua menjaga Mawar, Sean pindah keruangan lain menelfon asisten kepercayaan nya itu.


“Leon, kirimkan informasi tentang lelaki yang mendekati istriku dalam video yang beredar itu, aku ingin segera.” Ucap Sean


“Baik Tuan,” balas Leon.


Tidak menunggu lama, handphone Sean berdering dan membaca pesan Leon “Nama nya Agung Yoga Budiman, dia seorang CEO YG Group, dan dia adalah lelaki yang dulu nya dekat dengan nyonya Mawar saat nyonya masih di kampung.”


Amarah Sean tidak terkendali, Sean meninju tembok sampai tangan nya berdarah


“Brengsek, dia adalah biang keladi dari sakit Mawar, Mawar seperti ini semua karena ulah nya, aku akan membunuh mu” gumam Sean.


“Tenanglah Nak, sekarang temani Mawar, serahkan urusan lelaki itu kepada Kakek, nanti kakek yang mengurus nya, berani skali dia menyakiti cucu menantu ku” ucap tuan Prabu


...****************...


Sean duduk di samping Mawar dengan bantuan pernafasan membuat Sean sedih, Sean mendekat mencium kening Mawar dan memegang tangan Mawar


“Mawar sudah beberapa hari ini aku lebih banyak bercerita bukan? apakah kau mendengarku? Mawar bukan kah kau jahat jika ingin menghukum ku harus seperti ini? Mawar aku merindukan mu, hidupku sepi tanpa mu, kamu bebas marah dengan ku, aku tidak akan mengganggu mu lagi” dengan mata berkaca – kaca Sean mengatakan nya


“Mawar aku mencintai mu, sadarlah demi aku, aku mencintai mu Mawar, ku mohon sadarlah.


Air mata Sean mengalir, Sean tidak bisa menahan sesak lagi karena wanita yang di cintai nya terbaring lemah.


Suara pintu terbuka, Sean menghapus air mata nya dan melihat keluarga nya datang berkunjung. Mereka semua sedih melihat Sean dan Mawar.


“Ma, Pa, jaga Mawar, Sean akan melakukan sesuatu selama tiga hari bersama Leon” ucap Sean


“Baiklah Nak, kau tenang saja” jawab papa Roshan.


“Apa yang akan kau lakukan Sean, jika menyangkut YG Group, kakek sudah mengurus nya” ucap kakek Prabu


“Mereka tidak penting untuk ku, tenang lah Kek, ini untuk Mawar” balas Sean, sebelum pergi Sean mencium kening Mawar dan membisikan ke telinga Mawar “Sayang tunggu aku, aku mencintai mu”.


mereka yang melihat Sean seakan tidak percaya, mereka menangis haru melihat Sean memperlakukan Mawar.


“Anak itu sudah dewasa” ucap Kakek, dan semua nya mengangguk


...****************...


Agung sedang rapat di perusahaan nya sedang kacau, semua penanam saham di perusahaan YG Group tiba – tiba ingin menarik kembali saham mereka.


”Aku tahu ini ulah siapa, brengsek!!! Batin Agung.


Tapi tak bisa di atasi lagi, omset YG Group turun drastis, perusahaan nya terancam tutup, orang tua Agung syok, ayah nya sakit sedang kan ibunya hanya menangis, sedangkan Agung tidak memikirkan perusahaan lagi, tapi yang di pikirkan Agung adalah Mawar


“Kamu di mana Mawar, ku mohonn, jangan menghilang lagi “ batin Agung.


Karena berita yang sudah tersebar, semua kaget terutama orang tua Mawar, beberapa warga yang tahu segera memberikan informasi ke pada mereka, ibu Dewi dan pak Prass hanya menangis melihat anaknya sakit dalam video.


“Pak apa yang terjadi dengan Mawar pak?” tangis bu Dewi


“Siapa yang membawanya itu, mengapa dia menyebut Mawar istri nya? apakaha Mawar sudah menikah Pak? tanya bu Dewi


“Entahlah Bu, Bapak tidak tahu, semoga saja Mawar selalu dalam lindungan Allah” balas Pak Prass


...****************...


Sekar yang ternyata juga berada di kota J, kaget melihat berita tersebut, Sekar lansung menuju kantor PC Group, tapi Sekar tidak di perbolehkan menemui CEO, karena tanpa janji dengan CEO tidak ada yang boleh menemui nya, walaupun Mawar mendapat kan izin, CEO tidak ada di kantor.


B. e. r. s. a. m. b. u. n. g…