
“Traktir kan yeeee ???” tanya Sekar
“Iya deh, pokok nya beres” balas Mawar
Sekar segera mengambil kunci mobil milik nya dan mereka segera berlalu.
Selama perjalanan SEkar dan Mawar tak henti – henti nya tertawa mengingat masa lalu.
“Mawar, maafin aku yaa yang dulu, aku nggak bisa bantu apa – apa, tapi aku sempet nyari kamu Cuma info yang ku dapat kandas, begitupun dengan kak Agung eh maaf Mawar” ucap Sekar keceplosan menyebut nama Agung
“Sudah lah Sekar, aku sudah ikhlas dengan masa lalu, Allah sudah memberikan jalan yang indah dibalik itu semua, sebenarnya aku punya seseorang di kampung yang sering aku kirimkan surat, Cuma kami telah sepakat untuk merahasiakan nya, hanya beliau dan bapak ibu yang tahu keberadaanku, walaupun aku nggak pernah ngasih tahu alamatku, tapi mereka tahu aku kuliah di mana dan di kota mana, kak Agung orang nya baik, aku baru sadar bahwa dia juga dalam keadaan sulit karena, yaah sudahlah takdir hidup manusia berbeda” jawab Mawar
Melihat Mawar menatap seakan menerawang ke masa lalu, Sekar segera mengalihkan pembahasan.
“Ehh Mawar kita ke mana dulu nih” tanya Sekar
“Aku mau ke taman yang ada penjual es lilin nya” jawab Mawar
“Hahaha es lilin ? emang ada ? aku nggak pernah melihat es lilin di taman, es krim sih iya” jawab Sekar sambil terkekeh
Saat mereka saling bersenda gurau, mobil mereka terhenti karena lampu merah, Sekar tanpa sengaja melihat mobil Sean yang mengambil jalur puncak.
“Mawar, bukankah itu mobil suami mu?” tanya Sekar
Mawar mendengar nya melihat arah yang di tuju Sekar.
“Iya itu mobil Sean, itu jalur ke mana?” tanya Mawar
“Jalur yang dia pilih ke puncak” jawab Sekar
“Hah ?? puncak ? Sekar tolong ikutin dia” ucap Mawar dengan kaget
“Ngapain Sean ke puncak, apakah klien nya di puncak atau di rapat di puncak ? batin Mawar yang mencoba berpikir positif.
Mawar dengan jantung berdebar, mencoba mengambil handphone nya yang berada di dalam , mengirim pesan teks ke Sean “Sayang apakah meeting mu masih lama? Aku rindu, Sekar sangat membosankan” pesan teks terkirim.
Mawar hanya ingin melihat respon Sean.
Tapi pesan Mawar tidak di respon sama skli, Mawar sangat takut dengan pikiran nya sendiri.
“Mawar tenang lah, kau harus percaya dengan suami mu, dulu nya memang banyak skandal tentang nya dengan banyak wanita, tapi selama dengan mu, dia tidak pernah lagi dengan wanita lain,” ucap Sekar
“Iya, aku percaya dengan nya” balas Mawar
Mobil Sean terparkir di depan sebuah Villa yang sederhana, Sean berlari memasuki Villa itu.
Mawar dan Sekar memperhatikan Sean dari kejauhan dari dalam mobil.
Tiba – tiba Sean keluar memapah seorang wanita, Mawar dan Sekar tersontak kaget, air mata Mawar sudah mengalir, Sekar yang melihat nya menenangkan Mawar.
“Mawar tenang lah, tidak seperti yang kau pikir kan, mungkin dia adalah kerabat suamimu yang belum kau temui” jawab Sekar
Mawar hanya mengangguk, berusaha berpikir jernih.
Mobil Sean kembali melaju dan mereka masih mengikuti nya, SEan berhenti di sebuah rumah elit, mereka menyaksikan semua nya.
“Sekar tolong antar aku ke rumah sekarang” ucap Mawar
“Baiklah Mawar” balas Sekar
Selama perjalan kembali, Mawar diam dengan pikiran nya sedang kan Sekar sangat cemas dengan sahabat nya.
...****************...
“Aku juga merindukan mu sayang, aku sudah ingin pulang, maaf karena menungguku, apakah kau sudah berada di ruma?” tanya Sean
Tapi mawar tidak membalas pesan Sean, Mawar hanya berdiam dan mencoba berpikir dengan jernih.
“Apa yang harus ku lakukan jika benar Sean memiliki wanita lain? sku tahu banyak yang menginginkan nya, mengapa dia mesti berbohong, dia membalas pesanku setelah bersama nya, siapa dia ?” gumam Mawar dan tak terasa air mata nya mengalir.
Mawar kembali meraih handphone nya “Jika aku meminta bantuan Sekar, rencana ku tidak akan berjalan” batin Mawar, tiba – tiba Mawar melihat nama Dion di layar handphone nya.
“Halo Kak Dion” ucap Mawar
“Hai Mawar, tumben, ada yang bisa kakak bantu?” jawab Dion
Melihat nama Mawar menelfon, Dion sangat senang, walaupun Dion tahu Mawar sudah menjadi milik orang lain.
“Kak Dion, Mawar minta bantuan, mencari orang yang bisa di percaya mengumpulkan informasi, Mawar akan bayar” ucap Mawar
“Apa yang kau katakan Mawar, untuk apa kau membayar Spy?” jawab Dion
“Pokok nya Mawar butuh Kak, ada yang gangguin Mawar, jadi Mawar butuh Spy,” jawab mawar
“Hah ?? siapa yang berani dengan mu, mendengar nama suami mu saja, seluruh di kota ini tidak akan berani Nawar” jawab Dion
“Aku nggak mau ngerepotin Sean Kak, lagian hubungan kami belum di publikasi kan, tidak ada yang tahu, pokok nya urusan pribadi Mawar nggak mau ngerepotin suami Mawar” jawab Mawar
“Iya deh, Kakak akan mengirim nomor telfon nya kamu bisa buat kesepakatan dengan nya, dia bisa di percaya” jawab Dion
“Makasih Kak, tolong rahasia kan permasalahan ini” jawab Mawar
“Baiklah Mawar, makasih karena telah mempercayai ku” jawab Dion dengan senang
“Sama sama kak”.
...****************...
Sean kembali, mendapati Mawar sudah tertidur pulas, Sean merapikan selimut Mawar dan menicum keninga, Sean berlalu ke toilet untuk membersihkan diri kemudian ikut merebah kan diri nya dan memeluk Mawar dan tertidur.
Sedang kan Mawar benar benar belum tertidur “Sean, apa yang kau sembunyi kan, bahkan tubuh mu ada aroma wanita lain“ batin Mawar.
Helena bahagia, rencana nya berhasil, sambil meneguk wine Helena tersenyum “Sean kamu hanya bisa menjadi milik ku” ucap Helena.
Helena berhasil menipu Sean, Helena menelfon Sean dengan panik bahwa ada yang ingin mencelakai nya di VIla. Sedang kan Helena tahu Sean sangat menghargai persahabatan mereka sewaktu kecil, karena Sean dulu nya penyendiri hanya Helena yang ia miliki.
...****************...
“Pagi sayang”ucap Sean sambil mengecup kening Mawar
“Kemarin kamu dan Sekar jalan ke mana?” are you have fun ?” ucap Sean sambil menghabis kan sarapan nya.
“Iya sayang, kemarin kami ke taman dan nonton di bioskop, kamu semalam pulang jam berapa, kok pesanku nggak di balas sih ?” jawab Mawar
“Ohh semalam aku pulang nya agak larut, klien aku meminta penjelasan yang rumit jadi nya sklian kami dinner dulu baru balik, ehh kamu nya udah tidur, handphone aku ketinggalan di mobil sayang” jawab Sean tanpa curiga
🌻🌻🌻
Era pandemik, jangan lupa pake masker dan jaga jarak yaa..
Selamat membac a....