Arrabella Twice Lives

Arrabella Twice Lives
Bab 123. Cursed


Elsa semakin panik melihat Aneesa jatuh pingsan. Ia berteriak memanggil para pengawal yang ada diluar, untuk memberitahukan keadaan Aneesa pada Raja dan Ratu.


***


Sementara itu Raja dan Ratu sedang duduk minum teh bersama di kursi dekat taman. Mereka mengobrol dengan santai.


" sudah lama kita tidak minum teh bersama seperti biasanya ya Ratu "


" Itu karena kau sangat sibuk dengan urusan diluar istana " kata Ratu Arrabella sambil tersenyum


" Ya mau bagaimana lagi, aku memang semakin sibuk. " kata Raja Aiden. " Oh ya bagaimana dengan putri Aneesa? bukankah hari ini dia sudah dibebaskan dari hukuman nya? " tanya Aiden


" Iya, aku sudah menyuruh seorang pelayan untuk ke kamarnya. Dan memberitahu nya bahwa hukuman untuknya sudah selesai " kata Ratu Arrabella


" Bukankah putri kita membuat masalah pada putra mahkota Vanders? aku heran kenapa putra mahkota Vanders menyetujui perjodohan ini, padahal sebelum nya mereka itu bertengkar kan?" tanya Raja Aiden


"Yang mulia apa kau tidak tau, benci itu bisa jadi cinta " jawab Ratu Arrabella sambil tersenyum


" Kau benar juga. Ya, aku sih setuju saja. Hubungan dengan Vanders juga akan semakin baik, jika mereka cocok itu bagus.." Raja Aiden


" Ya aku juga setuju berbesanan dengan Ratu Megan " kata Ratu Arrabella senang


" Tapi kita harus bicara dulu pada Aneesa tentang ini "


" Benar, aku memanggilnya kemari juga untuk membicarakan hal itu. Tapi kenapa dia lama sekali? apa terjadi sesuatu padanya?" gumam Ratu Arrabella cemas


Akhirnya Ratu itu berdiri dari kursinya, dan ia memutuskan untuk menyusul anaknya secara langsung. Belum lama berdiri, Elsa menghampiri nya dengan wajah panik dan khawatir.


*Elsa: Dayang pribadi yang melayani putri Aneesa


" Kau sudah datang, bukannya aku menyuruh mu untuk memanggil putri Aneesa?" tanya Ratu Arrabella


" Yang mulia Ratu, terjadi sesuatu pada Putri Aneesa.." jawab Elsa


" Apa yang terjadi pada putriku?" tanya Ratu Arrabella


BRAK


Raja Aiden yang juga mendengar itu terkejut, ia berdiri dari kursinya. Elsa mengatakan pada Raja dan Ratu Clariness itu bahwa Aneesa jatuh pingsan dan ia menyebutkan keanehan yang terjadi pada Aneesa.


Raja dan Ratu segera pergi menuju ke kamar Aneesa, mereka berpapasan dengan Jade yang juga akan melihat keadaan Aneesa.


Beberapa saat kemudian..


Mereka sampai di kamar Aneesa, disana ada Dokter Louis yang sedang memeriksa Aneesa. Gadis kecil itu terbaring tak sadarkan diri tertidur di ranjangnya.


Raja Aiden dan Ratu Arrabella kaget saat melihat keanehan pada diri Aneesa. Rambut Aneesa yang semula berwarna hitam berubah menjadi warna emas seperti warna rambut Ratu Arrabella, dari tubuhnya mengeluarkan cahaya.


Di depan kamar Aneesa, tengah berdiri Jade, Kyrie dan Kai yang melihat Aneesa dengan cemas. Mereka bertiga bertanya-tanya apa yang terjadi pada Aneesa, terutama rambutnya yang berubah menjadi warna emas persis seperti Kyrie dan Ratu Arrabella.


" Apa yang terjadi pada putriku?" tanya Raja Aiden kaget


" Dokter Louis, apa yang terjadi? apa putri Aneesa baik-baik saja?" tanya Ratu Arrabella cemas


" yang mulia Raja, dan yang mulia Ratu, saya sudah memeriksa keadaan putri Aneesa secara menyeluruh. Tuan putri hanya mengalami tekanan darah rendah, makanya tuan putri tidak sadarkan diri. Tuan putri akan baik-baik saja setelah meminum obat dan makan yang banyak, juga istirahat yang cukup " terang Dokter Louis menerangkan


" Syukurlah.. tapi dokter Louis apa kau tidak menjelaskan kenapa rambut putri Aneesa berubah warna?" tanya Ratu Arrabella


" Maafkan saya yang mulia ,tentang hal itu saya tidak tau. Tidak ada penjelasan medis yang berkaitan dengan itu. " jawab Dokter Louis yang juga terlihat keheranan melihat rambut Aneesa.


" Ratu, kurasa kita harus memanggil saint Lucia kemari untuk memeriksa keadaan Aneesa. " kata Aiden sambil mengusap kening Aneesa dengan penuh kasih sayang


Jika terjadi keanehan seperti ini, bukankah mungkin hal ini berkaitan dengan sihir. Lebih baik diperiksa oleh Saint Lucia untuk memastikannya.


" Ya, yang mulia. Kita harus memanggilnya " kata Ratu Arrabella cemas


" Lorenzo, segera kirim orang untuk menjemput saint Lucia dari kuil suci. Untuk segera kemari, katakan padanya ini titah dari Raja Clariness, dan sangat penting " ujar Raja Aiden tegas


" Baik yang mulia " jawab Lorenzo patuh


Lorenzo dan Dokter Louis pamit pergi dari kamar Aneesa. Sementara itu Jade, Kyrie dan Kai terlihat cemas dengan keadaan Aneesa.


" Kakak, bukankah saint Lucia adalah ahli sihir? kenapa kakak yang sakit harus diperiksa olehnya? apa kakak sakit oleh sihir?" tanya Kai bingung


" Aku juga tidak tau Kai, seperti nya Aneesa mengalami hal yang serius. " kata Kyrie cemas


Aku merasakan firasat buruk, perasaan ku tidak enak. batin Kyrie


Jika Baginda Raja dan Ratu sampai memanggil Saint Lucia yang terkenal itu. Apa sakit tuan putri sangat serius? tuan putri.. batin Jade cemas.


🍂🍂🍂


Jade menunggu Aneesa di sampingnya dengan setia, pria itu berdiri tegap tak jauh dari tempat Aneesa berbaring. Disana juga ada Kyrie dan Kai yang menemani Jade.


" Kakak, kenapa kak Aneesa belum sadar juga?" tanya Kai cemas


" Kai, aku juga tidak tau " jawab Kyrie cemas


Rambut Aneesa yang tadinya berwarna hitam berubah menjadi warna pirang sama seperti rambut ku dan rambut ibu. Dan dari tadi rambut emasnya terus mengeluarkan cahaya. Ada apa sebenarnya? ini benar-benar aneh. batin Kyrie berfikir


Tuan putri, sebenarnya kau kenapa?semoga tidak terjadi apa-apa padamu.batin Jade terus menerus cemas pada Aneesa.


KLAK


Beberapa saat kemudian, pintu kamar Aneesa terbuka. Raja, Ratu, dan Saint Lucia masuk ke dalam kamar Aneesa.


" Jade, tolong bawa kedua pangeran keluar dulu ya !" ujar Ratu Arrabella


" Baik Baginda Ratu. Pangeran Abercio, dan pangeran Alardo, mari kita keluar dulu " kata Jade dengan sopan


" Baiklah " jawab kedua pangeran dengan wajah yang sedih. Saint Lucia bisa melihat sekilas kalau mereka berdua sangat menyayangi saudari mereka.


Saint Lucia senang karena ramalan nya tentang matahari yang membenci bulan, itu tidak terjadi pada kedua anak kembar itu.


Setelah Jade dan kedua pangeran itu keluar dari kamar Aneesa. Ratu Arrabella menutup pintu kamar itu rapat-rapat.


Sang saint itu mengeluarkan cahaya dari tangannya, ia memeriksa tubuh Aneesa dengan kekuatan suci nya. Raut wajah wanita tua itu terlihat cemas dan gelisah. Hal itu membuat Raja Aiden dan Ratu Arrabella cemas melihatnya.


SLING


" Apa yang terjadi pada Aneesa?" tanya Ratu Arrabella


" Ada kejahatan yang tertutupi oleh kebaikan " jawab Saint Lucia dengan wajahnya yang serius


" Apa maksud anda saint Lucia? bagaimana keadaan putri kami ?" tanya Raja Aiden cemas


" Ada kabar baik dan kabar buruk, Raja dan Ratu, mau dengar yang mana dulu?" tanya Saint Lucia


Raja dan Ratu saling melirik satu sama lain, dan mereka ingin mendengarkan kabar buruk dari Saint Lucia lebih dulu.


" Kabar buruknya, putri Aneesa terkena kutukan sihir hitam. Makanya penampilan nya bisa berubah sewaktu-waktu, termasuk rambut nya yang berubah warna saat ini. Putri Aneesa juga memiliki kekuatan sihir hitam, walau tidak banyak. Tapi dia punya " terang Saint Lucia


" Apa? sihir hitam? bagaimana bisa?" tanya Raja Aiden kaget


" Putri kami terkena sihir hitam? tidak mungkin! sihir hitam dari mana?" tanya Arrabella yang syok dan kakinya merasa lemas.


" Ratuku, tenanglah " Raja Aiden memegangi Ratunya itu agar tidak jatuh.


" Kekuatan suci? "Ratu Arrabella terpana


" Bagaimana kekuatan suci dan sihir hitam bisa bersamaan di dalam tubuh Aneesa?" tanya Raja Aiden heran


" Itulah yang saya tidak tau. Yang jelas, saat ini kekuatan suci putri Aneesa sedang berusaha melawan sihir hitam yang ada di dalam tubuhnya. Makanya tuan putri jatuh pingsan seperti ini, dan penampilan nya juga berubah. " kata Saint Lucia


" Bagaimana ini bisa terjadi? Saint, tolonglah putri kami ! " seru Ratu Arrabella sambil menangis memegang tangan kecil Aneesa.


" Ada satu cara yang bisa membebaskan tubuhnya dari sihir hitam " kata Saint Lucia


" Benarkah? apa caranya?" tanya Raja Aiden


" Memindahkan sihir hitam itu pada seseorang yang memiliki ikatan darah dengan putri Aneesa " jawab Saint Lucia


" Kalau begitu, pindahkan sihir nya pada ku. " kata Ratu Arrabella


" Tidak Ratu, padaku saja. Pindahkan sihirnya saint Lucia !' kata Raja Aiden


" Maafkan saya, tapi sihir itu tidak bisa dipindahkan kepada Raja dan Ratu. " kata Saint Lucia


Raja dan Ratu Clariness kaget mendengar perkataan Saint Lucia. Wanita tua itu meneruskan kata-katanya, ia menjelaskan bahwa salah satu cara menyelamatkan jiwa Aneesa adalah memindahkan sihir itu kepada orang yang memiliki ikatan darah dengannya, dan itu haruslah Kyrie ( saudara kembarnya).


Kenapa harus Kyrie? karena anak itu memiliki ikatan batin yang kuat dengan Aneesa. Raja dan Ratu Clariness merasa dilema dengan penjelasan Saint Lucia. Jika sihir hitam itu dipindahkan pada Kyrie, maka sama saja Kyrie yang berkorban untuk Aneesa. Dan dia lah yang akan terluka. Raja dan Ratu itu tidak mau anak-anak mereka terluka.


" Pemindahan sihir hitam itu bisa tidak dilakukan, jika kekuatan suci yang ada di dalam tubuh putri Aneesa bisa melawannya. "


" Lalu apakah menurut mu, kekuatan Aneesa bisa melawannya?" tanya Ratu Arrabella


" Saya masih belum bisa melihatnya. Ada baiknya kita menunggu selama 1 minggu. Jika sihir hitam nya bisa teredam oleh kekuatan suci di dalam tubuhnya, maka itu adalah hal yang bagus. Namun jika sebaliknya, jiwa putri Aneesa akan mengalami keretakan, yang bisa berakibat fatal untuk nyawa nya " terang Saint Lucia


Raja dan Ratu terperangah mendengar nya. Mereka berdua mencemaskan keadaan putri mereka satu satunya. Tiba-tiba saja cahaya terlihat dari rambut Aneesa, yang merubah warna rambutnya kembali merah muda.


" Saint Lucia, tolong lakukan sesuatu !" teriak Raja Aiden panik


Saint Lucia memberikan Raja dan Ratu sebuah kalung penangkal sihir hitam sementara untuk dipakai oleh Aneesa. Ia juga mengembalikan warna rambut Aneesa ,menjadi pirang seperti sedia kala.


" Kalian jangan cemas, Raja dan Ratu. Warna rambut yang berwarna emas ini tidak berbahaya, ini justru pertanda dari kekuatan suci. Akan tetapi jika warna nya berubah menjadi merah atau merah muda, itu adalah pertanda kekuatan sihir hitam. " terang Saint Lucia menenangkan


Setelah obrolan itu, Saint Lucia diantar kembali oleh Demian. Tak lupa juga Raja dan Ratu berterimakasih pada Saint Lucia atas pertolongan nya. Saint itu berkata bahwa jika terjadi sesuatu pada Aneesa, Raja dan Ratu harus mengabari nya.


" Naomi, mari kita bicara berdua. Sebentar. "


" Ya yang mulia, ada yang ingin aku tanyakan juga padamu " kata Ratu Arrabella setuju


" Kita bicara di ruang kerja ku " Raja Aiden menatap putri nya dengan penuh kecemasan dan serius.


Apa sihir hitam ini ada hubungannya dengan wanita itu? tidak mungkin, Aneesa tidak mungkin.


KLAK


Pintu kamar Aneesa terbuka, dayang Aneesa diperintahkan untuk menjaga Aneesa di kamarnya. Elsa patuh dan segera masuk ke kamar Aneesa untuk menjaga putri yang masih belum sadarkan diri.


🍂🍂🍂


Di ruang kerja Raja..


Aiden dan Arrabella berdua saja disana, mereka membicarakan keadaan Aneesa yang bisa terikat dengan sihir hitam.


" Bagaimana ini bisa terjadi? aku masih belum mengerti. Yang mulia, apa mungkin kau tau sesuatu?" tanya Ratu Arrabella dengan mata yang sedih


" Maafkan aku Naomi. Seperti nya kutukan itu benar adanya, tapi aku tidak menyangka ini akan benar-benar terjadi " Kedua mata Raja Aiden mulai berkaca-kaca.


" Katakan padaku ! apa maksudnya?!" Ratu Arrabella memegang baju suaminya. " kutukan apa?" tanya nya lagi


" Sylvia dia.." Raja Aiden tampak ragu untuk meneruskan kata-katanya


" Sylvia? penyihir hitam itu yang dulu pernah menggoda mu? apa benar ini ada hubungannya dengan penyihir itu?"


" Tenanglah Naomi.. " Raja Aiden memeluk istrinya untuk menenangkan nya


" Bagaimana bisa aku tenang? anak kita, putri kita ! nyawanya sedang dalam bahaya. Yang mulia aku yakin ada yang kau sembunyikan dariku, katakan lah sekarang ! semua yang kau tau. Kumohon !"


" Baiklah, tapi kau jangan menangis lagi. Akan ku katakan semuanya " Raja itu menyeka air mata yang ada pipi istrinya dengan tangan nya.


Setelah itu mereka duduk di kursi, lalu Raja Aiden menceritakan saat ia di serang oleh Sylvia dulu. Ia ingat dengan jelas, kalau ia mendengar suara Sylvia sebelum wanita sihir itu menghilang, ia berkata bahwa ia akan mengutuk salah satu anak di kandung Arrabella.


Ratu Arrabella terkejut mendengar nya, ia menyalahkan dirinya. Karena ia lah yang awalnya membawa Sylvia ke istana dan membiarkan wanita itu masuk ke dalam kehidupan nya. Raja Aiden menghibur nya, dan mengatakan bahwa itu bukan kesalahan nya.


🍂🍂🍂


Di kamar Aneesa..


Keesokan harinya.


Gadis kecil yang sudah tidak sadarkan diri dari kemarin pagi, akhirnya bangun pada pagi itu. Ia melihat Ratu Arrabella tertidur di samping nya sambil memegang tangannya.


" Ibu? kenapa ibu bisa ada disini?" gumam Aneesa keheranan


Ratu Arrabella merasakan gerakan tangan mungil anak nya, ia merasa lega karena melihat putrinya sudah sadar.


" Aneesa, kau sudah sadar sayang?" tanya Ratu Arrabella sambil memeluk anaknya dengan perasaan lega


" ibu kenapa? mata ibu sembab? Apa ibu semalaman berada disini?" tanya Aneesa


Rambutnya kembali normal, dan seperti nya Aneesa baik-baik saja. Syukurlah tuhan.


Mendengar anaknya yang cerewet seperti biasanya, Ratu Arrabella merasa lega. Dokter Louis juga sudah memeriksa kondisi Aneesa yang sudah baik baik saja secara fisik.


Raja dan Ratu memutuskan untuk merahasiakan pada Aneesa tentang apa yang terjadi pada anak itu sebelumnya.


Namun kecemasan Arrabella sangatlah berlebihan pada putrinya itu. Semenjak kejadian itu, Aneesa dikawal ketat oleh pengawal kerajaan selain Jade. Dan hal itu membuat Aneesa curiga.


Suatu hari, Aneesa sedang sendirian di taman. Dan itu pertama kalinya Jade melihat wajah Aneesa yang terlihat sedih tidak seperti biasanya.


" Tuan putri, ada apa? apa ada yang membuat tuan putri terganggu?" tanya Jade cemas


" Banyak sekali " jawab Aneesa sambil cemberut


" Apa anda bisa mengatakan nya pada saya?" tanya Jade. " Ya ,maksud saya. Mungkin yang mulia bisa membagikan beban tuan putri pada saya dengan bercerita "


" Apa kau mau mendengar nya tuan Jade?" tanya Aneesa


" Dengan senang hati yang mulia " jawab Jade sambil tersenyum


Apa saja asalkan itu bisa membuat beban hati yang mulia berkurang? apapun akan saya lakukan.


...---***---...


Hai Readers ..mohon maaf untuk novel ini agak lambat up nya. Slow up !


Entah kenapa review nya agak lama sampe seharian penuh 😊 tapi tenang aja. Novel ini akan tetap hadir kok


mohon dukungan nya dengan berikan jempol kalian ya 😊👍